Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

ANGGOTA KPU MADINA BUDI ARYANSAH MENINGGAL DUNIA

  • account_circle webmaster
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
  • print Cetak

Panyabungan,

Anggota KPU Mandailing Natal, Divisi Logistik, SDM dan PeBudi-komisionerrencanaan Anggaran, Budi Aryansah, S.T meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Achmad Muchtar Bukit Tinggi, Selasa (17/3). Berdasarkan informasi yang diperoleh kpumadina.com dari salah seorang keluarga almurham, Budi Aryansah mengehembuskan nafas terakhirnya pada sekitar pukul 22.10 WIB. Kemudian jenazah Almarhum dibawa ke kampung halamannya di Desa Tangga Bosi Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal.

Pantauan kpumadina.com di rumah duka desa Tangga Bosi, ratusan pelayat berdatangan untuk mendoakan dan menyelenggarakan fardhu kifayah almarhum. Selain anggota KPU Madina, hadir juga seluruh anggota KPU Kota Padangsidimpuan dan seluruh anggota KPU Tapanuli Selatan, Kapolres Mandailing Natal, Ketua Panwaslu Mandailing Natal dan beberapa pimpinan partai politik tingkat Kabupaten Mandailing Natal.

Ketua KPU Madina, Agus Salam Nasution, S.H.I usai penguburan Almarhum menyatakan bahwa Keluarga Besar KPU Madina dan seluruh rekan-rekan KPU se-Sumatera Utara sangat berduka atas kepergian almarhum. “sudah lebih dari setahun kita bergaul bersama-sama beliau untuk melayani penyelenggaraan kedaulatan rakyat di kantor KPU Madina. Saya saksikan selama bersama-sama dengan beliau bahwa beliau ini adalah orang yang baik, idealis dan teguh pada prinsip. Kita merasa sangat kehilangan, dan kita sangat berduka. Semoga Allah SWT berkenan membukakan gerbang surga untuk almarhum. Begitu cepat dia meninggalkan kita semua, padahal kami sendiri dari Kantor KPU Madina sudah bersiap-siap untuk berangkat membezuk beliau ke Rumah Sakit Bukit Tinggi, tapi belum sempat kami berangkat, kabar duka sudah kami terima lebih dahulu” ucap Agus Salam dengan mimik penuh sesal. Hari Sabtu yang lewat juga ketika kita menerima kabar bahwa almarhum pak Budi ini dirawat di Ruangan ICU Rumah Sakit Permata Madina Panyabungan, kami KPU Madina bersama-sama Ibu Evi Novida Ginting dari KPU Sumut dan Ketua KPU Tapsel datang membezuk Beliau ke Rumah Sakit Permata Madina, sesampainya kami di Rumah Sakit, ternyata para pegawai Rumah Sakit mengatakan bahwa pak Budi telah dibawa ke RSU Achmad Muchtar Bukit Tinggi, jadi kita tidak sempat bertemu beliau”. tambah Agus.

Berdasarkan informasi dari keluarga almarhum, bahwa sebelum meninggal almarhum menderita penyakit infeksi ginjal.

Sumber: KPU Madina

  • Penulis: webmaster

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri Minta Kepala Daerah Sosialisasi Soal Kenaikan BBM

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta para gubernur, bupati atau walikota di seluruh Indonesia untuk melakukan sosialisasi kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pemerintah akan memberlakukan kebijakan tersebut dalam waktu dekat. “Kami minta agar kepala daerah di masing-masing daerah bisa menyosialisasikan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi ini kepada tiap warganya di […]

  • Marpenong-Penong Jolma Nalenong

    Marpenong-Penong Jolma Nalenong

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Zaman sannarion bahatmada jolma nalupa tu ajaran ni ompunta naparjolo sunduti dohot ajaranni ugamonta nasalalu ituturkon guru, harani bahat namarpenong-penong songon namabahattu mangan pining nacapot, hasidunganna eal, margorak-gorak idaia supping ni halak pala mardalan marjereng-jereng angke madung antong lenong tile. Salaludo antong dituturkon ompunta nadung parjolo mulak tu rahmat ni Tuhani ulang ning ibana ipasahat […]

  • API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 1)

    API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Barang Bukti Musnah, Akar Kejahatan Terus Menjalar?     Oleh: Tim Mandailing Epcentrum   Baru- baru ini, Kajari Madina melaksanakan pembakaran banyak barang bukti. Katanya, semuanya tanpa sisa. Ada sesuatu yang terasa ganjil setiap kali publik menyaksikan pemusnahan barang bukti. Tumpukan ganja dibakar. Sabu dimusnahkan. Rokok ilegal dihancurkan. Kamera menyala. Pejabat berdiri rapi. Lalu publik […]

  • Ketua DPRD Tak Bijaksana Penilaian Elemen Mahasiswa

    Ketua DPRD Tak Bijaksana Penilaian Elemen Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah elemen mahasiswa menilai pernyataan Ketua DPRD Palas, HM Ridho Harahap yang mengatakan, tidak ada masalah dengan spanduk ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1432 H yang memakai logo daerah lain tidak bijaksana. “Pantas saja Kabupaten Palas ini tidak ada majunya. Soalnya rasa cinta terhadap daerah sangat minim sekali. Bahkan, banyak orang yang mengaku tokoh, tapi […]

  • Bupati Saipullah Nasution Minta Ketua Gordang Sambilan Meminta Maaf.Miswar Daulay Nilai Bupati Keliru

    Bupati Saipullah Nasution Minta Ketua Gordang Sambilan Meminta Maaf.Miswar Daulay Nilai Bupati Keliru

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution melalui kuasa hukumnya, Achmad Sandry membantah pernyataan Miswaruddin Daulay dalam konferensi pers, Senin lewat (24/11/2025) terkait hutang pada masa kampanye pilkada 2024 lalu. Dikutip dari laman StartNews, Achmad Sandry Kuasa hukum Saipullah Nasution menuding tim gordang sambilan yang diketuai Miswaruddin Daulay telah melanggar asas praduga […]

  • Hartono Tenang Setelah Kembali ke Islam

    Hartono Tenang Setelah Kembali ke Islam

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Acara di radio membuatnya tertarik mempelajari Islam lebih dalam. Hartono (25 tahun) lahir dari keluarga Islam. Namun, ia besar tanpa pendidikan agama. Hal ini membuat jiwanya kosong. Ia mengaku selama itu ia tak pernah mendalami Islam secara sungguh-sungguh. “Saya blank sama sekali tentang Islam,” ujarnya kepada Republika lewat sambungan telepon, pekan lalu. Ia merasa pemahaman […]

expand_less