Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Pelunasan untuk Guru Swasta Dulu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
  • print Cetak

Kemenag Cicil Hutang Tunjangan Sertifikasi

JAKARTA, – Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menunjukkan tanda-tanda kewalahan menuntaskan tunggakan hutang pembayaran sertifikasi guru. Mereka memutuskan melunasinya dengan sistem dicicil. Pelunasan dimulai tahun depan dengan mendahulunan guru swata.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Nur Syam menuturkan bahwa total hutang Kemenag untuk membayar sejumlah tunjangan, termasuk tunjangan sertifikasi guru madrasah dan guru agama di sekolah umum mencapai Rp 5 triliun. “Kita tidak bisa melunasi langsung dalam satu tahun anggaran,” katanya kemarin.

Sebagai solusinya, mantan rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya itu menuturkan pelunasan hutang tadi akan dicicil. “Kita sudah sepakati dengan DPR, pelunasan mulai tahun depan sekitar Rp 1 triliun dulu,” ujarnya. Karena anggaran pelunasan hutang itu terbatas, Nur Syam mengatakan Kemenag menetapkan skala prioritas.

Hasilnya disepakati bahwa guru swasta yang berhak mendapatkan pelunasan tunggakan pembayaran tunjangan sertifikasi. Alasannya adalah murni karena faktor kesejahteraan guru. Menurut Nur Syam, guru swasta umumnya mengandalkan penghasilan dari tunjangan sertifikasi. Guru-guru swasta ini tidak seperti guru negeri yang mendapatkan gaji pokok rutin setiap bulan.

“Guru swasta memang ada gajinya per bulan. Tetapi jumlahnya kecil, masih besar tunjangan sertifikasi yang memang jadi harapan mereka,” urai Nur Syam.

Dia masih belum menghitung secara detail berapa jumlah guru swasta yang bakal menerima pelunasan tunjangan sertifikasi itu. Kepastian pelunasan ini digedok bersama dengan penetapan RKA-KL (Rencana Kerja Anggaran Kementerkan/Lembaga) Kemenag 2014.

Nur Syam menegaskan bahwa anggaran pelunasan tunjangan sertifikasi tadi di luar anggaran rutin. Dia menegaskan bahwa Kemenag berharap pengalaman pahit pada 2013 ini tidak terulang pada 2014 nanti. Nur Syam mengatakan bahwa Kemenag sampai menunggak hutang pembayaran tunjangan profesi guru ini karena anggaran mereka diblokir Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Tahun depan kami optimis tidak ada blokir-blokiran lagi,” katanya. Sehingga pembayaran tunjangan sertifikasi bisa lancar seperti periode sebelumnya. Dari data Kemenag dijelaskan bahwa tunggakan pembayaran tunjangan profesi guru PNS sebesar Rp 1,9 triliun. Lalu hutang pembayaran tunjangan profesi dan tunjangan fungsional guru swasta sebesar Rp 580 miliar.

Anggota Komisi VIII (Bidang Keagamaan/Kemenag) DPR Raihan Iskandar meminta Kemenag fokus menuntaskan tunggakan hutang itu. Dia masih menilai dalam rincian anggaran Kemenag 2014 belum tampak keseriusan menuntaskan persoalan yang dikeluhkan guru itu.

“Belum serius karena anggaran pelunasan hutang itu masuk dalam mata anggaran tambahan. Bukan mata anggaran pokok,” kata dia. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri didesak nonaktifkan Bupati Madina

    Mendagri didesak nonaktifkan Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP IMA Madina) hari ini menyurati Menteri Dalam Negeri ( Mendari) Gamawan Fauzi meminta agar Bupati Madina Hidayat Batubara yang saat ini dipenjarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur Jakarta terkait kasus suap segera di nonaktifkan. Menurut Ketua DPP IMA Madina Ahmad […]

  • Madina Jaya FC Bersiap Menghadapi Liga Nusantara

    Madina Jaya FC Bersiap Menghadapi Liga Nusantara

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Madina Jaya FC Mandailing Natal saat ini tengah seirus mempersiapkan timnya untuk berlaga di Liga Nusantara yang akan digelar pada akhir April. Ketua Madina Jaya FC, Mukhtar Hanafi Rangkuti menjawab Mandailing Online, Kamis (15/4) Selain menjalani latihan rutin di stadion Pemkab Madina, Sarak Matua, mental para pemain kesebelasan club dari […]

  • Atika: Sektor Wisata Pengaruhi Ekonomi Masyarakat

    Atika: Sektor Wisata Pengaruhi Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sektor pariwisata memberi dampak sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Disamping dapat meningkatkan pendapatan daerah. Oleh karena itu, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan yang dikembangkan oleh banyak negara dalam rangka meningkatkan pendapatan nasionalnya. Itu diungkap Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution di hadapan rapat paripurna […]

  • Inalum Gandeng Pers Promosikan Budaya

    Inalum Gandeng Pers Promosikan Budaya

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kualatanjung  – PT Inalum turut memiliki perhatian pada bidang pelestarian budaya. Salah satu upaya ini diwujudkan dengan mengadakan lomba karya tulis tentang budaya, wisata dan kuliner Batubara sejak Juli hingga November 2014 lalu, bekerja sama dengan PWI Batubara. Puncaknya, peluncuran buku "Budya, Wisata dan Kuliner Batubara: Tak Lekang Sepanjang Zaman" pada 7 Januari 2015 di […]

  • Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    Nasib Driver Ojol Terpuruk dalam Genggaman Kapitalis

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan pemerhati umat Siang malam berjuang di jalan untuk mengais rupiah yang kian hari kian susah. Driver ojol makin menderita nasibnya saat potongan besar yang dilakukan oleh aplikator berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Ibarat sapi perah, para driver ojol tersebut menjadi pelaksana teknis yang menghasilkan uang untuk disetorkan pada perusahaan aplikatornya. […]

  • Saro Mandailing

    Saro Mandailing

    • calendar_month Jumat, 28 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Edi Nasution BAHASA IBU KITA DULU, KINI, DAN ESOK TERJADINYA proses evolusi sehubungan dengan seleksi alam yang menimpa makhluk hidup, kini mungkin terjadi pula pada bahasa manusia. Terlepas dari kontroversi teori evolusi yang dirumuskan oleh Charles Darwin (1809-1882) itu, lalu muncul kekhawatiran karena cukup fakta yang menunjukkan bahwa sejumlah Bahasa Ibu di dunia […]

expand_less