Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

PG dirikan posko banjir Ranto Baek

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


PANYABUNGAN – Jajaran DPD Partai Golkar (PG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) prihatin terhadap banjir yang melanda enam desa di Kecamatan Ranto Baek.

Menurut data akhir bencana, dan laporan tertulis Camat Kamal Khan, kejadian itu mengakibatkan 34 rumah penduduk hanyut, 47 rusak berat, 47 unit rusak ringan, dua jembatan gantung dan empat mesjid rusak ringan.

“Atas nama keluarga besar PG Madina, kami prihatin atas musibah bencana yang melanda kawasan Pantai Barat Madina. Untuk meringankan beban penderitaan korban diberikan bantuan beras, air mineral, telur, dan mi instan,” ujar Syariful Lubis, tadi pagi.

Syariful yang akrab disapa Sarling, menyatakan rasa percayanya pada Pemkab Madina dapat mengatasi maupun menangani korban banjir tersebut.

”Kita berharap masyarakat yang tertimpa musibah di Desa Simpang Talap, Muara Bangko, Manisak, Torus, Hutaraja dan Padangsilojongan tabah menghadapi musibah dan setiap saat bisa bangkit kembali dan semakin kuat setelah dilanda bencana,” katanya.

Syariful menjelaskan, selain memberikan bantuan kepada korban banjir, PG Madina bersama pengurus Kecamatan Ranto Baek, Lingga Bayu dan Batang Natal juga membuka tiga unit posko tanggap darurat sebagai wujud keprihatinan.

“Kami juga membuka posko di lokasi banjir untuk lebih mengetahui kebutuhan apa saja yang diinginkan masyarakat, sebab hingga kini DPD Partai Golkar Madina masih melakukan penggalangan dana bantuan untuk diserahkan kepada korban banjir,” ungkapnya.

Hal ini lanjutnya, merupakan instruksi langsung dari Ketua DPD II PG Madina, As Imran Khaitami Daulay, agar tetap tanggap atas bencana di seluruh wilayah Madina dan turut berbagi dengan masyarakat.

“Ini merupakan tindakan nyata program PG, yakni selalu berbagi dengan masyarakat dan tanggap dengan derita rakyat, karena suara Golkar itu merupakan suara rakyat,” tambahnya.

Pengamatan, kondisi kesehatan dan pangan masyarakat korban sampai saat ini masih stabil. Hanya saja mereka mulai kesulitan air bersih karena semua sumur yang ada airnya masih keruh, sehingga tidak bisa dimanfaatkan.

Untuk sementara, air bersih khusus keperluan makan dan minum didatangkan dari luar desa yang ditampung menggunakan drum dan bak air.

Sementara, untuk perbaikan pemukiman penduduk masih dalam tahap pembahasan unsur Muspida Madina, karena membutuhkan bahan kayu maupun papan yang tidak sedikit.

Plt Kadis PU dan Pertamben Madina, Nasrin Lubis, mengatakan saat ini sedang melakukan penghitungan dan pengukuran di lokasi banjir. Sehingga kerugian dan program penanggulangan bencana nantinya bisa dirumuskan serta disepakati dalam rapat dilaksanakan muspida bersama aparat terkait.
Sumber : Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    Madina Kembali Raih Opini WTP, Atika: “Ini Hasil Kerja Keras Kita Semua”

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut kembali meraih prestasi dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini WTP ini diraih berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatera Utara (Sumut). Laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut diterima langsung oleh Wakil […]

  • 11 Ranperda dan Kemauan Politik

    11 Ranperda dan Kemauan Politik

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pihak Badan Legislasi (Baleg) DPRD Mandailing Natal (Madina) pertengahan Juli 2013 menyatakan sikap menunda pembahasan 11 Ranperda yang diajukan pemerintah daerah. Alasan yang diusung terkait anggaran dana bagi kegiatan koordinasi atau kunjungan kerja ke Jakarta. Koordinasi atau kunjungan kerja yang dimaksud pihak Baleg DPRD Madina sangat krusial, karena memiliki keterkaitan dengan kebijakan departemen di Jakarta. […]

  • Draf Sempat Diperbaiki, Keppres Pemakzulan Bupati Karo Belum Terbit

    Draf Sempat Diperbaiki, Keppres Pemakzulan Bupati Karo Belum Terbit

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hingga kemarin (21/5), pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum juga menerima Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengesahan pemakzulan Bupati Karo, Kena Ukur 'Karo Jambi' Surbakti. Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Didik Suprayitno menyatakan, meski kemendagri belum menerimanya, tidak lantas dikatakan bahwa Keppres belum terbit. "Bisa saja masih di istana. Kita tunggu […]

  • Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

    Sapi di Padangsidimpuan Hanya 966 Ekor

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    P Sidimpuan, – Kota Padangsidimpuan akan mendatangkan hewan ternak untuk kebutuhan warga saat hari Raya Idul Adha 1434 H. Soalnya, sesuai data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padangsidimpuan, untuk tahun 2013 tercatat jumlah sapi ternak warga yang ada di Padangsidimpuan hanya 966 ekor. Kepala BPS Kota Padangsidimpuan melalui Kasi IPDS, Joel Roy Peranginangin […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi II) Hari : Rabu, Pukul : 10.15 s/d 12.45 wib Tanggal : 10 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000041 DEDI MISWAR 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • Anggota DPRD Ikut Pilkada Wajib Mundur

    Anggota DPRD Ikut Pilkada Wajib Mundur

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN, – Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, sudah menegaskan, bahwa seluruh anggota dewan wajib mengundurkan diri dari karir politiknya di legislatif. Hal tersebut sesuai amar putusan terhadap judicial review Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah, Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, […]

expand_less