Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Ini Resep dari Putra Habibie untuk Memajukan Negeri

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

JOGJA – Kemiskinan menjadi faktor yang harus dituntaskan oleh pemerintah demi menciptakan negara maju yang se-jahtera. Pernyataan ini dilontarkan Ilham Akbar Habibie, putera Presiden RI keempat BJ Habibie, dalam Seminar Nasional Teknoin 2014 di Fakutas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (UII),  Sabtu (22/11).

Selain meminimalisasi kemiskinan, ada tiga hal penting lain yang harus jadi perhatian negara. Yakni investasi human capital, investasi ilmu dan teknologi,  pembinaan dan pengembangan inovasi, serta entrepreneurship sumber daya manusia.

Empat hal itu harus dijalankan. Namun, sebelumnya harus dilakukan penggeseran pola pikir ekonomi yang selama ini meni-tikberatkan pada aset, diubah menjadi ilmu pengetahuan. “Itu saya ambil dari pernyataan Presiden Chili pada acara APEC,” ujar peraih doktor ingenieur di Technical University of Munich, Jerman, ini.

Dari pernyataan tersebut, Ilham lantas mengurai alasan human capital lebih penting ketimbang human resource. Maksudnya, negara harus bisa menciptakan kesinambungan antara tempat belajar dengan lapangan kerja yang memadai, sehingga sumber daya manusia (SDM)  yang memiliki kompe-tensi sesuai bidang ilmu masing-masing bisa berkontribusi bagi negara.

“Tidak bisa suatu negara hanya menciptakan SDM berkualitas tinggi, tapi tak diimbangi lapangan kerja,” ujarnya.

Sementara tentang ilmu dan teknologi (iptek), Ilham menganggapnya sebagai investasi karena harganya memang mahal. Tanpa mengubah pola pikir bahwa iptek adalah investasi, maka suau negara akan sulit maju. “Jadi jangan dilihat dari biayanya,” sambung Ilham yang kini menjabat CEO atau chairman di beberapa perusahaan terkemuka itu.

Sementara soal kemiskinan adalah satu hal yang tak bisa dipungkiri setiap negara. “Jerman dan Amerika Serikat juga punya warga miskin,” tuturnya.

Permasalahannya adalah apa yang harus dilakukan pemerintah untuk meminimalisasi kemiskinan. Menurut Ilham, negara harus bisa menekan kesenjangan antara si miskin dan si kaya.

“Semakin maju suatu negara, tingkat kemiskinan harus makin kecil. Jika kesenjangan semakin lebar, justru bisa membahayakan negara,” katanya.

Sumber : Jpnn

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbas Wabah PMK, Penjualan Sapi Kurban di Madina Berkurang 50 %

    Imbas Wabah PMK, Penjualan Sapi Kurban di Madina Berkurang 50 %

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Para penjual hewan kurban jenis sapi , sudah mulai melakukan aktivitas dagang sejak 1 Juni lewat . Namun, dampak wabah PMK sangat mereka rasakan. Mulai omzet dan jumlah sapi kurban yang menurun. Aswar, penjual sapi kurban di Jalan Lintas Barat, Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) mengatakan omzet nya turun […]

  • KPU Madina Tak Terima Berkas Pasangan Ali Mutiara-Safron

    KPU Madina Tak Terima Berkas Pasangan Ali Mutiara-Safron

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) tidak menerima pendaftaran pasangan calon bupati/wakil bupati Madina dari gabungan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Kedua partai ini mengusung nama Ir. Ali Mutiara Rangkuti dan Shafron,S.Psi yang datang mendaftarkan diri ke KPU Madina, Selasa (28/7). Demikian […]

  • Diberitakan Jalan Rusak, Kadis PUPR Madina Pastikan Kelapangan

    Diberitakan Jalan Rusak, Kadis PUPR Madina Pastikan Kelapangan

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal beserta Tim Pengawas Lapangan bergerak cepat meninjau lokasi ruas jalan yang dikabarkan media mengalami kerusakan padahal baru saja dibangun yang terletak di Desa Roburan Kecamatan Panyabungan Selatan, Rabu (11/10) sore. Elpianti Harahap, ST selaku Kepala Dinas PUPR Madina mengungkapkan ingin melihat langsung kondisi jalan […]

  • 20 Provinsi Terindikasi Korupsi Bansos

    20 Provinsi Terindikasi Korupsi Bansos

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Dugaan korupsi kembali digulirkan oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA). LSM itu menuding pemerintah daerah di 20 provinsi telah menyelewengkan dana Bantuan Sosial (Bansos) hingga Rp765,36 miliar sepanjang 2009. Sekretariat Nasional FITRA menilai ketidakjelasan prosedur dan peruntukan dana bantuan memicu penyimpangan. “Kecenderungannya, bantuan hanya dibagikan elit daerah kepada jaringan politik dan pengikutnya saja,” […]

  • Debat Publik Pilkada Madina, Saipullah-Atika Unggul Telak

    Debat Publik Pilkada Madina, Saipullah-Atika Unggul Telak

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution lebih menguasai realita dalam acara Debat Publik Pilkada Mandailing Natal (Madina), Kamis (14/11/2024) Debat Publik berlangsung di Sapadia Hall, Gunung Tua, Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut. Di sisi lain, paslon nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution-M. Ichwan Hussein Nasution gagal […]

  • Pelatih PSMS Tak Kenal Pemain Titipan

    Pelatih PSMS Tak Kenal Pemain Titipan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pelatih PSMS Medan Edi Syahputra terus melakukan persiapan terhadap timnya. Setelah menjaring 20 dari 50 pemain yang mengikuti seleksi tahap pertama, pihaknya kembali melakukan pencoretan terhadap sejumlah pemain yang mengikuti seleksi tahap kedua. Seleksi tahap kedua sendiri diikuti 38 pemain. "Ke-38 pemain yang mengikuti seleksi tahap kedua itu sudah termasuk 20 pemain hasil seleksi tahap […]

expand_less