Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Mahasiswa Desak Kejatisu Umumkan Nama-Nama Tersangka Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
  • print Cetak

Ima Tabagsel berunjukrasa di halaman gedung Kejatisu, Medan, Selasa (30/4/2019).

MEDAN (Mandailing Online) – Mahasiswa berunjukrasa di Kejatisu mendesak mengumumkan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu di Madina.

Unjukrasa oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima Tabagsel) itu berlangsung di depan gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatsu), Medan, Selasa (30/4/ 2019).

Gaya teatrikal sangat kental di aksi unjukrasa itu. Mahasiswa mengenakan kain sarung tanpa memakai baju.

Dalam aksi itu, pengunjukrasa membacakan surat pernyataan yang ditandatangani Kordinator Aksi, Roy Ansari; Kordinator Lapangan Rahmadi Siregar yang diketahui Ketua Umum Ima Tabagsel, Wildan Lubis.

Surat pernyataan yang ditembuskan kepada KPK, Gubernur Sumut dan DPRD Sumut  itu terdiri dari 5 poin.

Pertama, meminta Kejatisu mengumumkan tersangka kasus proyek Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu. Seharusnya Kejatisu sudah mengumumkan nama-nama tersangka tanpa harus didesak lagi mengingat Pemilu sudah usai.

berita terkait : Karena Pilpres, Penetapan Tersangka Taman Raja Batu Ditunda

Kedua, meminta KPK memgambil alih kasus kasus proyek Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu, karena Kejatisu dinilai sengaja memperlambat proses penangan hukumnya, padahal kasus ini masih dalam pantauan KPK.

Ketiga, meminta Polda Sumut bekerjasama dengan pihak terkait sesuai dengan kewenangannya untuk menyelesaikan perkara yang dinilai lengah dalam penaganannya di Kejatisu, mengingat kasus dugaan korupsi ini sudah 1.5 tahun berjalan.

Ima Tabagsel juga meminta secara tegas kepada pejabat di Kejatisu untuk komit menjaga integritas sesuai dengan slogan kejaksaan “Satya Adhi Wicaksana” yang dinilai hanya slogan belaka.

Di poin terakhir prnyataan sikapnya, Ima Tabagsel akan terus melakukan pengawalan terhadap proses penanganan kasus ini agar terhindar dari prektek “kong kali kong” dan upaya-upaya pelemahan lainnya.

Gambar mungkin berisi: 10 orang

 

Sementara itu, Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian di hadapan pengunjukrasa menyatakan bahwa penanganan kasus Taman Raja Batu dan Tapian Siri-Siri tersebut sedang diproses dan sampai saat ini sudah dalam tahap penyidikan.

Dia juga meminta kepada seluruh mahasiswa Tabagsel untuk bersabar menunggu penyelesaian kasus tersebut.

“(Kejatisu) tidak main-main, saat ini kasus tersebut sudah sampai pada tahap penyidikan. Jadi saya mohon kepada kawan-kawan mahasiswa untuk bersabar menunggu proses hukum yang sedang berjalan” ujarnya.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alat Perontok Padi Tingkatkan Pendapatan Petani

    Alat Perontok Padi Tingkatkan Pendapatan Petani

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Meski pekerjaan musiman namun alat perontok padi dan pompa angin-alat pembersih gabah-di Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sangat menjanjikan sebagai tambahan keluarga. “Memang alat ini hanya dipakai saat musim panen padi tiba tetapi saya merasakan manfaatnya, apalagi pada musim penen kali ini hasil yang diperoleh petani pada umumnya meningkat,” kata Endin Nasution (37), seorang […]

  • BPD Desa Rantobi Mengaku Tidak Tau Soal Tambang Emas Ilegal Diwilayahnya

    BPD Desa Rantobi Mengaku Tidak Tau Soal Tambang Emas Ilegal Diwilayahnya

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): aneh. Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Desa Rantobi di Kecamatan Batang Natal , Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak tau menau soal tambang emas ilegal yang beroperasi di desa Rantobi. Hal itu diungkapkan Abdul Hadi selaku BPD Desa Rantobi saat dikonfirmasi Mandailing Online Rabu 7/5/2025. ” kami masalah […]

  • PT Jakon Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Warga di Pekerjaan Bobokan Saluran Air di Pasar Lama

    PT Jakon Tanggung Jawab Atas Kecelakaan Warga di Pekerjaan Bobokan Saluran Air di Pasar Lama

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- pihak perusahaan PT Jaya Kontruksi ( Jakon ) mengaku bertanggung jawab atas kejadian kecelakaan yang menimpa Aini Safitri yang tersungkur di lobang bobokan saluran drainase yang sedang tahap pekerjaan. Hal ini dikatakan salah satu manager PT.Jaya Kontruksi Haryadi pada Mandailing Online Rabu sore 27/9/2023. “Kami tanggung jawab dan sudah memerintahkan […]

  • Ketimpa Pohon, 4 Warga Batang Natal Meninggal Dunia

    Ketimpa Pohon, 4 Warga Batang Natal Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATANAG NATAL ( Mandailing Online ) 4 orang warga Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal dikabarkan meninggal dunia karena tertimpa pohon besar saat beristirah. Kejadian terjadi pada Minggu malam 30/7/2023 sekitar pukul 24.00 wib. Kadis Kominfo Mandailing Natal Martua Batubara  yang menghubungi Sekcam Camat Batang Natal Senin 31/7/2023 membenarkan periatiwa tersebut. ” ya benar, ada […]

  • Mahfud MD Jadi Saksi Sidang Akil

    Mahfud MD Jadi Saksi Sidang Akil

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Terdakwa kasus dugaan suap penanganan sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi (MK) dan tindak pidana pencucian uang, Akil Mochtar kembali menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (5/5). Salah satu saksi yang akan dihadirkan adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. “Saksi sidang Senin 5 Mei 2014 adalah Prof. […]

  • Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing. Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat. Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta […]

expand_less