Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Ribuan Rakyat Penambang Tuntut Pemkab Madina Terbitkan Regulasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2019
  • print Cetak

 

Unjukrasa rakyat penambang di halaman gedung DPRD Madina.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 5000 orang rakyat penambang melakukan unjukrasa ke DPRD Madina, Kamis (12/12/2019).

Mereka menuntut Pemkab Mandailing Natal (Madina) melakukan pembinaan tambang rakyat, bukan membinasakan penambang.

Karena ribuan kepala keluarga di Madina telah terbantu oleh rezeki dari tambang emas ditengah kegagalan pemerintah daerah menciptakan lapangan kerja untuk rakyatnya.

Pemkab Madina diminta mengupayakan penerbitan regulasi terkait Wilayah Tambang Rakyat serta yang mengatur hal-hal legalitas agar rakyat yang menambang mendapatkan kenyamanan berusaha.

Pengunjukrasa dalam orasi-orasi di halaman DPRD Madina meminta pemerintah agar tidak hanya memberikan keleluasaan kepada perusahaan kapitalis bertaraf internasional mengeruk emas di Madina sementara rakyat yang menambang dibiarkan dan ditangkapi.

Rakyat penambang yang berunjukrasa ini tergabung dalam Aliansi Masyarakat Penambang Madina (Ampena).

Mereka bergerak ke DPRD Madina sekitar pukul 10.00 WIB.

Orasi pengunjukrasa tertuang surat dalam surat Aliansi Masyarakat Penambang Madina yang ditandatangani Kordinator Aksi, Taufik Pulungan dan Kordinator Lapangan, Ilman Sakti Nasution.

Berdasar catatan Mandailing Online, aktivitas penambangan emas oleh rakyat telah berlangsung lebih 10 tahun di kawasan perbukitan Hutabargot dan Nagajuang.

Aktivitas penambangan secara sederhana itu menjadi mata pencaharian rubuan rakyat Madina ditengah kegagalan pemerintah menumbuhkan lapangan kerja bagi rakyat.

Penambangan emas oleh rakyat itu menjadi dilematis karena pemerintah belum menerbitkan regulasi yang mengaturnya, sehingga rakyat penambang rentan berhadapan dengan hukum.

Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis di hadapan pengunjukrasa menyatakan DPRD akan berupaya melakukan kajian bagi penerbitan regulasi yang mengatur tambang rakyat.

Di sisi lain, Erwin juga meminta penambang agar tidak mendirikan gelondongan emas di kawasan-kawasan pemukiman.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Widuri Diimingi Lulus CPNS MADINA; Pihak keluarga Widuri (nama samaran) membantah jika mereka ada melakukan pemerasan terhadap Djakfar S Nasution, anggota DPRD Madina. Sebaliknya, keluarga korban mengungkapkan, Djakfar pernah menjanjikan kepada Widuri akan diluluskan CPNS asalkan tidak memberitahukan kejadian asusila tersebut kepada orang lain. Hal itu dikatakan sepupu Widuri, Ismed Harahap (30), warga Sihepeng, Kecamatan […]

  • Heran, Dana Pemeliharaan Ada Lampu Merah di Kota Panyabungan kok Mati

    Heran, Dana Pemeliharaan Ada Lampu Merah di Kota Panyabungan kok Mati

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Lampu merah di Jalan Nasional Willem Iskandar, kota Panyabungan tak berfungsi alias mati padahal ada belanja pemeliharaan rambu rambu lalu lintas yang diposkan di Dinas Perhubungan Pemkab Madina. Pantauan Mandailing Online beberapa titil lampu merah tidak berfungsi seperti di Simpang 4 Titik kuning, Kelurahan Dalan Lidang, dan Simpang Jalan Abri, Willem […]

  • Karikatur Bincang Pilihan Calon Bupati Madina

    Karikatur Bincang Pilihan Calon Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karikatur Bincang Pilihan Calon Bupati Madina

  • Zubaidah Nasution Desak Polisi Temukan Pembuang Bayi di Hutapungkut

    Zubaidah Nasution Desak Polisi Temukan Pembuang Bayi di Hutapungkut

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Zubaidah Nasution mendesak pihak kepolisian untuk segera menemukan pembuang bayi di Aek Pungkut, Hutapungkut. Zubaidah menilai perlu keseriusan polisi dalam memburu pelaku pembuang bayi tak berdosa itu. “Kita berharap polisi serius dan segera menemukan pelaku pembunuhan dan pembuang bayi yang tali pusarnya saja belum putus […]

  • SBY: Penegak Hukum Harus Bersih dari Korupsi

    SBY: Penegak Hukum Harus Bersih dari Korupsi

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Penegak hukum harus bersih dari korupsi. Jangan sampai sebagai pihak yang bertugas melakukan perang terhadap korupsi justru malah tidak beres. Upaya pemberantasan korupsi tidak akan maksimal. “Cegah dan berantas korupsi di lingkungan penegak hukum. Sebagai yang menghunus pedang, penegak hukum harus yang berdiri paling depan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan di acara […]

  • Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Setelah dinyatakan lolos seleksi CPNS 2021, kini ratusan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memutuskan untuk mengundurkan diri. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengundurkan diri sebanyak 100 orang dari 112.513 orang total keseluruhan yang dinyatakan lolos seleksi tersebut. (KOMPAS.com, 27/05/2022) Kepala […]

expand_less