Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian dua)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
  • print Cetak

Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)

 

Bagi kami waktu masih kanak kanak, bulan Ramadhan ini adalah bulan dimana setan dan jin diikat. Entah ngikatnya dimana wallohualam. Ada pula yang bilang, di batang pisang di belakang rumah ompung Jamangkilang. Sok tau.

Begitulah orang orang tua menyampaikan dan kami hanya manggut manggut, seperti sudah paham betul adanya. Tapi yang pasti selama bulan Ramadhan kami wajib melaksanakan puasa, menahan lapar dan dahaga.  Sedari kecil kami sudah dilatih berpuasa. 

Bila malam tiba, kami ikut bertaraweh di mesjid  yang ada di kampung kami, bahkan ada yang ikut tadarusan sampai menjelang sahur. Paginya setelah sholat subuh kampung kami menjadi sunyi,  hanya ada beberapa orang yang melintas di jalan raya. Tepian pemandian pun menjadi lengang. Maklum tak ada yang bersekolah, tak ada yang mandi pagi. Ada satu dua orang yang nampak sibuk memunguti ikan ikan kecil dari alahan yang sudah dikeringkan. 

Setelah subuh banyak yang mendengkur berdendang ria, baru menjelang siang tinggalkan peraduan. Lumayan tanpa terasa,  setengah hari puasa sudah dijalani. Toh, tidurnya orang yang berpuasa itu, juga merupakan ibadah. Kami  membenarkan perkataan pak guru.  Ahh… Itu bagi si penidur mencari pembenaran. 

Bagi sebagian kami, ada juga yang sudah mempersiapkan alat pancing. Kemudian ikut menumpang pedati pak tua, yang akan

menyabit rumput dan memandikan kerbaunya, ke sungai di ujung kampung. Sambil berdendang ria kami mengikuti ayunan pedati,  “tircak tircak padati lombu,  magotap solopku, sirit… ” tak usah kuteruskan. Para generasi sepuh pasti tau lanjutannya.

Hhhmmm… Lumayan hasil tangkapan dan sedikit sayur pakis serta rebung bulu parupuk yang kami petik di pinggir sungai, bisa menambah nambah lauk dan sayur untuk berbuka puasa. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi III DPRD Madina Periksa Proyek 1,9 Miliar yang Retak Baru 2 Bulan Selesai

    Komisi III DPRD Madina Periksa Proyek 1,9 Miliar yang Retak Baru 2 Bulan Selesai

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Anggota komisi III DPRD Madina desak kontraktor PT Gashabat Sukses Mandiri segera perbaiki bahu proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000. Hal ini diungkap Wakil Ketua Komisi III Tuguh W Hasahatan didampingi anggota saat melakukan kunjungan lapangan Selasa 11/11/2025. ” Ini proyek di akses pintu II […]

  • 69 tewas selama Lebaran di Sumut

    69 tewas selama Lebaran di Sumut

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- (MO), Hingga hari ke-14 selama Lebaran, pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2012 yang digelar di wilayah hukum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) terjadi 249 kasus kecelakaan lalulintas dengan mengakibatkan 69 orang tewas akibat kecelakaan lalulintas (Lakalantas) dan 188 orang mengalami luka berat serta 332 orang cidera ringan dengan kerugian materi mencapai Rp786.570.000,-. “Selama 14 hari […]

  • Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta agar meninjau kembali atas izin IPK dan izin perinsip atas nama AN yang berlokasi di Kecamatan Ranto Baek. Karena ini, diduga penyebab terjadinya banjir bandang yang melanda 4 desa di kecamatan baru-baru ini. “Kita minta kepada Pj.Bupati Madina Aspan Sopian agar meninjau kembali izin IPK dan izin […]

  • Atika: BPBD Garda Terdepan di Lokasi Bencana

    Atika: BPBD Garda Terdepan di Lokasi Bencana

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) adalah garda terdepan menanggulangi bencana. Oleh karena itu, dukungan peralatan patut dipenuhi agar BPBD bisa gesit di segala medan bencana. Di sisi lain, kemampuan keuangan Pemkab Mandailing Natal (Madina) masih terbatas. Kondisi itu harus diperhatikan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) terutama pemenuhan peralatan untuk daerah. Itu […]

  • Warga Aek Marian Pasang Kayu dan Bendera di Lobang Jalan

    Warga Aek Marian Pasang Kayu dan Bendera di Lobang Jalan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Didorong rasa kecewa sekaligus untuk protes terhadap kondisi jalan yang berlubang, warga memasang kayu dan bendera merah di lobang badan jalan Lintas Sumatera titik Desa Aek Marian, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina). pemasangan kayu dan bendera itu juga berguna sebagai rambu-rambu bagi para supir agar menghindari lobang yang […]

  • Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Harajaan Hutasiantar memprotes Kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) priode sekarang. Pasalnya, pemilihan pengurus tidak sesuai anggaran dasar BPA. Raja Harajaan Hutasiantar, Hasanul Arifin Nasution, S.Sos Gelar Patuan Mandailing, mengaku terkejut setelah mengetahui pengurus baru BPA Madina sudah terbentuk dan sudah pula dikukuhkan. Diungkapkannya, selaku raja Harajaan Hutasiantar, […]

expand_less