Sabtu, 25 Apr 2026
light_mode

Ironi Korupsi, Ibarat Gelar di Antara Pejabat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Des 2022
  • print Cetak

 

Oleh: Dewi Nasution
Pegiat Literasi

 

Disebutkan dalam riwayat Imam At-Turmudzi:

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاشِي وَالْمُرْتَشِي

Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Dzi`b dari Al Harits bin Abdurrahman dari Abu Salamah dari Abdullah bin ‘Amru ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat orang yang memberi uang sogokan dan orang yang menerimanya.”

Penetapan R. Abdul Latif Amin Imron sebagai tersangka kasus korupsi menambah daftar panjang kepala daerah yang menjadi pesakitan komisi antirasuah. Bupati Bangkalan itu terseret kasus pemberian dan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara atau yang mewakili terkait lelang jabatan.
Selain sang bupati, ada lima tersangka lain yaitu mereka yang memberi suap.

Kasus lainnya misal Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo yang ditangkap, tersangka praktik jual-beli jabatan di Pemalang usai dilantik sebagai bupati. Ia ditangkap pada Jumat, 12 Agustus 2022. Kita coba tarik lebih ke belakang, ada Sri Hartini yang saat itu menjabat sebagai Bupati Klaten. Ia ditangkap KPK karena dugaan melakukan jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Klaten pada Desember 2016. Saat itu, KPK menyita uang Rp2 miliar, USD 5700 dan SGD2035. Ia ditangkap bersama terduga penyuapnya, Suramlan yang kala itu menjabat sebagai Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten.

Lalu, ada juga Bupati Nganjuk Taufiqurrahman pada Oktober 2017. Ia ditangkap bersama sejumlah terduga, yakni Kepala Sekolah SMPN 2 Ngronggot Suwandi, Kadisdikbud Nganjuk Ibnu Hajar, Kabag Umum RSUD Nganjuk M. Bisri dan Kadis Lingkungan Hidup Nganjuk Hariyanto. Taufiqurrahman ditangkap karena diduga melakukan jual beli jabatan.

Selain nama di atas, ada juga kasus Wali Kota Tanjung Balai M. Syahrial, yang juga menjadi tersangka karena diduga menagih uang kepada Yusmada, pejabat yang melamar menjadi Sekda Tanjung Balai. Kasus Syahrial menjadi pintu masuk keterlibatan eks penyidik KPK, Robin Pattuju dan eks Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.

Dengan memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKordia) menjadi catatan penting bagi Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), dikarenakan saat ini rasa percaya masyarakat sudah pudar pada lembaga ini dengan adanya kasus kasus yang terjadi pada para anggota lembaga tesebut. Ditambah lagi dengan adanya pengesahan RKUHP yang menyatakan akan mengurangi hukuman bagi koruptor yang melibatkan para politikus politikus tersebut, tentu akan membuka pintu korupsi selebar-lebarnya, para tikus negara akan semakin masif dan rakus akan kekayaan dunia, sementara rakyat semakin sengsara.

Inilah fakta bobroknya sistem yang mengatur hukum tentang korupsi, di mana korupsi akan selalu menjamur sampai kapan pun bila sistem dalam menangani hal korupsi tidak segera direvisi, bahkan menurut penulis bukan hanya direvisi tetapi diganti total dengan solusi yang menjamin semua hak manusia. Tidak ada berat sebelah atau hukum tumpul ke atas dan tajam kebawah seperti gambaran kapitalis hari ini.

Sudah saatnya kita sedikit menilik sistem Islam, sistem Islam yang berasal dari Sang Pencipta alam semesta beserta isinya, dialah Allah SWT. Jika suatu ciptaan diciptakan maka sudah pasti yang paling mengetahui aturan yang terbaik adalah penciptanya. Begitupula dalam hal korupsi, Islam tegas melarang dan menjatuhi hukuman yang sesuai. Para pelaku korupsi akan dicopot dari jabatannya dan disita semua harta miliknya. Jika sudah sampai nisabnya maka pelaku akan disanksi bisa sampai tangannya dipotong. Hukum Islam jelas menjadi pencegah sekaligus penebus bagi pelaku. Sehingga tidak ada yang berani melakukan korupsi lagi.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Candi Sipamutung

    Candi Sipamutung

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Candi Sipamutung di Desa Siparau Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas merupakan bukti sejarah peradaban yang diperkirakan berdiri pada abad XI. Candi yang dikelilingi oleh rangkaian perbukitan rendah tersebut  terletak, di dipinggir Sungai Barumun yang membelah dataran Padanglawas dan berjarak sekitar 40 Km dari ibukota Kabupaten Padanglawas, Sibuhuan dan dari kota Padangsidimpuan berjarak -+ 70 Km […]

  • Bupati dan Wakil Bupati Madina Terima Audiensi DPC Khusus Ikanas

    Bupati dan Wakil Bupati Madina Terima Audiensi DPC Khusus Ikanas

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Baik Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution maupun Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menerima audiensi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Khusus Ikanas (Ikatan Keluarga Nasution) di ruang kerja masing-masing, Selasa (9/4). Kedatangan pengurus Ikanas ini selain untuk temu ramah dengan pimpinan daerah juga menyampaikan kegiatan Gema Ramadhan 2022 […]

  • Pelajar Darul Mursyid Asal Madina Merajai Masuk PTN Jalur SNMPTN

    Pelajar Darul Mursyid Asal Madina Merajai Masuk PTN Jalur SNMPTN

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK (Mandailing Online) – Dari 19 pelajar lulusan Pesantren Darul Mursid, Sipirok yang berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri jalur SNMPTN tahun ini, 9 diantaranya pelajar asal Mandailing Natal. Berdasar data dari instagram Darul Mursyid, 19 pelajar tersebut menyebar di berbagai PTN di Indonesia. Berikut nama, asal, fakultas dan perguruan tinggi-nya:                         1. Widyaswita Fauziyyah, dari Panyabungan, […]

  • Galundung Mulai Menyebar Di DAS Batang Gadis

    Galundung Mulai Menyebar Di DAS Batang Gadis

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Beberapa minggu terakhir, galundung (mesin pengolah batu bercampur emas, red) mulai menyebar di Kecamatan Nagajuang Madina. Keberadaannya persis seperti di Hutabargot yakni di sekitar sungai. Ironisnya walaupoun sudah beberapa kali diwartakan koran ini tentang bahaya dari galundungan yang mengandung merkuri tersebut, namun warga sekitar mengaku belum tahu apa bahayanya. Pantauan METRO di Nagajuang tepatnya […]

  • Sumteng Berpotensi Segera Direalisasikan

    Sumteng Berpotensi Segera Direalisasikan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Ketua PB GP Ansor yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nusron Wahid, menyebutkan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara berpotensi segera direalisasikan. Sebab, isu tersebut akan dibahas di rapat parlemen secepatnya. Penegasan ini disampaikan oleh Ketua Koordinator Daerah GP Ansor se-Tabagsel, Ir Pandapotan Siregar dan Ketua GP Ansor Madina, Samsul Bahri Lubis SAg, […]

  • Otak Pembakar Hutan Masih Disidik

    Otak Pembakar Hutan Masih Disidik

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Polri masih mendalami otak pelaku di balik kebakaran hutan di Riau yang mengakibatkan bencana asap. Saat ini, Polri telah menetapkan 24 tersangka dari 17 laporan (LP) yang masuk. “Polda Riau masih mencari pelaku yang menyuruh melakukan pembakaran. Pendalaman hasil pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat penyidikan,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F […]

expand_less