Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Listrik Sering Padam, Pelanggan PLN di Madina Kecewa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Akibat aliran listrik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhir-akhir ini sering padam tanpa penjelasan yang jelas dari pihak PT PLN Cabang Panyabungan, masyarakat Madina merasa kesal dan mengecam keras kinerja PLN.

Banyak masyarakat yang mempunyai usaha menggunakan jasa arus listrik seperti warnet, radio dan usaha lain lainnya merasa kecewa akibat banyaknya kerugian yang mereka alami setiap listrik padam yang kerap memakan waktu cukup lama.

Salah seorang warga Panyabungan Kota, Jumadil Batubara, Kamis (31/03/2011) mengatakan selaku warga Madina khususnya Kecamatan Panyabungan Kota amat kecewa dengan kinerja PT PLN, karena akhir-akhir ini sering mati lampu tanpa alasan jelas.

“Dalam beberapa hari belakangan ini, Kota Panyabungan terlihat seperti kota yang tidak maju seperti yang telah dibangun Pemerintah Daerah kita. Kota terlihat seperti hutan belantara bagaikan tanpa penghuni,” ujar Jumadil.

Masih kata Jumadil, apalagi saat hujan melanda Kota Panyabungan, lampu pasti akan padam sampai berjam-jam yang imbasnya kalau malam, anak-anak tidak bisa belajar di rumah karena tidak bisa melihat bacaan dan apa yang telah ditulisnya.

“Seharusnya pihak PLN menjalankan tugasnya dengan baik dalam memberi layanan kepada masyarakat. Jangan hanya ketika masyarakat terlambat sedikit membayar iuran listrik pasti akan terkena denda dan segera diputus aliran listriknya seperti spanduk yang mereka pasang,” tegas Jumadil.

Diharapkan, masalah lampu padam yang kerap terjadi belakangan ini bisa cepat teratasi, karena dampaknya sangat terasa bagi masyarakat, sebab banyak warga yang mempunyai usaha memakai jasa aliran listrik untuk menjalankan usahanya.

Jumadil juga berharap PLN memberitahukan kepada masyarakat setiap akan ada pemadaman lampu melalui radio atau selebaran, agar masyarakat tahu mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan menghadapi padamnya lampu yang bukan sebentar.

Untuk mengatasi agar rumah tidak gelap gulita seperti tidak ada penghuninya apabila lampu padam di malam hari, Jumadil terpaksa membeli mesin genset agar dapat ia gunakan menerangi rumah apabila lampu padam.

Sementara itu pihak PT PLN Cabang Panyabungan ketika hendak dikonfirmasi wartawan terkait seringnya padam lampu belakangan ini, tidak dapat dijumpai untuk dimintai keterangannya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Tokoh Milenial Harapan Penerobos Ekonomi Madina

    Atika Tokoh Milenial Harapan Penerobos Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin muda itu agresif, penerobos. Bahkan dobrakan kebijakannya sangat deras. Itulah jika pemimpin diangkat dari kalangan muda. Dari kaum milenial. Pemimpin demikian sangat dibutuhkan menggerakkan pemerintahan daerah. Di era yang serba akurat, era dimana energi gebrakan kebijakan harus deras agar suatu daerah mampu berpacu menerobos dinamika tuntutan ekonomi globalisasi, digitalisasi, di […]

  • 2 Warga Jerber Korban Penembakan di Bireun

    2 Warga Jerber Korban Penembakan di Bireun

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JEMBER: Dua warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban atas insiden penembakan di Kabupaten Bireun, Aceh, pada malam Tahun Baru 2012. “Kami tidak menyangka Suparno menjadi korban penembakan di tempatnya bekerjanya di Aceh dan tidak ada firasat apapun,” kata paman korban, Maksum di Jember, Senin 2 Januari 2012. Keduanya adalah Suparno (26) warga Desa Sidomekar, […]

  • Semua Elemen Menerima Kemenangan Hidayat-Dahlan

    Semua Elemen Menerima Kemenangan Hidayat-Dahlan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Coblos ulang Pilkada Mandailing Natal (Madina), Ahad (24/04/2011), dinilai salah satu proses demokrasi di Indonesia yang berjalan damai, jujur dan adil (Jurdil) dan Langsung Umum Bebas Rahasia (Luber) serta berjalan tanpa pelanggaran sedikitpun. Itu disampaikan politisi PKB M Jafar Suheri Nasution di Panyabungan, Senin (25/04/2011). Ia juga menilai bahwa masyarakat Madina telah dewasa berdemokrasi […]

  • Dengan Dana 3,5 M Untuk Pengamanan, Bupati Berharap Pilkades di Madina Aman

    Dengan Dana 3,5 M Untuk Pengamanan, Bupati Berharap Pilkades di Madina Aman

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) dengan anggaran 3,5 miliar, Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution meminta kepada penegak hukum untuk membantu berjalannya pilkades dengan aman. ” saya ucapkan terima kasih atas kesedian TNI/Polri untuk mengamankan pilkades,” kata Sukhairi pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, Kapolres Madina HM Reza […]

  • Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (2)

    Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (2)

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis (in memoriam) Sistem Religi Masuknya penjajahan atau pemeritahan kolonial Belanda ke Mandailing terjadi pada waktu Belanda sedang berperang dengan Kaum Paderi di Minangkabau pada 1830-an. Sebelum Belanda masuk ke Mandailing, beberapa tahun lamanya Kaum Paderi sudah lebih dahulu menguasai Mandailing. Salah satu tujuan penting dari Kaum Paderi menguasai Mandailing ialah […]

  • KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

    KPK Dalami Pengaduan Dugaan Korupsi Bupati Dairi

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Divisi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih terus menelaah laporan pengaduan dugaan korupsi Bupati Dairi, Jhonny Sitohang Adinegoro yang disampaikan “Masyarakat Peduli Dairi” pertengahan Januari lalu. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, penelaahan sangat diperlukan sebagai pintu masuk bagi upaya penanganan dugaan korupsi. Karena itu prosesnya juga tidak dapat […]

expand_less