Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal Di Sipogu dan Rantobi Madina Bebas Beroperasi.Warga Minta Kapolres Baru Bertindak

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

Aktifitas tambang emas ilegal di desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal, Madina ( ist )

Batangnatal ( Mandailing Online ): Aktifitas tambang emaa ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator di wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara masih beroperasi bebas. Dugaan kuat, aktifitas pelaku tambang emas ilegal ini bebas beroperasi karena memiliki stabil pada oknum tertentu.

Pantauan dilapangan, di desa Sipogu, ada aktifitas alat berat terpantau melakukan aktifitas pengerukan material yang mengandung emas tepatnya di jalan lintas natal, dikecamatan Batang Natal. Dari pengakuan warga, tambang emas ilegal itu milik inisial B warga Ampungsiala. Untuk mendapatkan visual gambar yang bagus, reporter kami pun tidak begitu bebas karena banyak anggota penambang melakukan pemantauan aktifitas khusus nya journalis yang ingin mengambil gambar.

Selain di Desa Sipogu, ada juga di Desa Rantobi. Kedua aktifitas tambang emas ilegal ini berada di pinggiran sungai batang natal.

Aktifitas tambang emas ilegal didesa Rantobi beroperasi di daerah aliran sungai batang natal ( ist )

Nasution sebagai warga setempat mengaku, aktifitas tambang emas ilegal diwilayah batang natal bisa dipastikan tak akan bisa berhenti. Karena jelas Polsek setempat tutup mata.

” kalaupun pak Kapolres sekarang masih baru, namun yakinlah tidak akan ada tindakan bagi pelaku tambang emas ilegal yang notabenya hanya menguntungkan kelompok dan merusak lingkungan,’ kata Nasution.

Tetapi Nasution tetap optimis dan yakin, Kapolres Madina AKBP Bagus Priyandi sejauh ini belum menunjukkan taringnya terhadap para pelaku tambang yang notabenya merupakan pencuri harta negara dan pelaku pencucian uang.

” saya tetap optimis, mudah mudahan Kapilres Madina yang baru segera bertindak dan menu jukkan ketegasannya,” harap Nasution.

Dikutip dari Detik.com, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan perputaran duit diduga terkait penambangan emas tanpa izin (PETI) dan distribusi emas ilegal Rp 992 triliun. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyelidiki temuan itu.

PKH sendiri mengaku punya data  pemetaan aktivitas bisnis oleh semua korporasi yang ada di kawasan hutan,” kata juru bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

Dalam keterangan pers nya, pihaknya sedang melakukan serangkaian penyelidikan, investigasi, termasuk pengumpulan data, audit yang ada di lapangan.( napi )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkembangan Kasus Stunting Madina. Jaksa Minta Keterangan Pihak Terkait

    Perkembangan Kasus Stunting Madina. Jaksa Minta Keterangan Pihak Terkait

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Perkembangan terbaru dugaan korupsi dana stunting Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), kejaksaan tinggi sumatera utara ( Kejatisu ) masih terus melakukan permintaan keterangan pihak terkait meski kasus ini sudah lama ditangani kejaksaan. “Terinfo ke kami masih berproses di bidang Pidsus dan tengah dilakukan Permintaan keterangan pihak pihak terkait dalam rangka […]

  • Pemuda LIRA Madina Gelar Aksi Peduli dan Berbagi

    Pemuda LIRA Madina Gelar Aksi Peduli dan Berbagi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di masa pandemi covid-19 dan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbagai upaya sosial dilakukan sejumlah kalangan untuk membantu masyarakat yang terdampak, sekaligus melakukan himbauan pentingnya menjaga kesehatan. Seperti yang dilakukan pengurus DPD Pemuda LIRA Kabupaten Mandailing Natu (Madina), Kamis (03/09/2021) di Panyabungan. Pemuda LIRA turun ke jalan di bawah teriknya sinar […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian dua)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian dua)

    • calendar_month Minggu, 10 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)   Bagi kami waktu masih kanak kanak, bulan Ramadhan ini adalah bulan dimana setan dan jin diikat. Entah ngikatnya dimana wallohualam. Ada pula yang bilang, di batang pisang di belakang rumah ompung Jamangkilang. Sok tau. Begitulah orang orang tua […]

  • 1 November, Inalum Jadi Milik Indonesia

    1 November, Inalum Jadi Milik Indonesia

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Tim perunding Indonesia dan konsorsium Nippon Asahan Aluminium (NAA), hingga kini belum juga mencapai kesepakatan terkait besaran nilai kompensasi yang harus dibayarkan Indonesia sebagai pengganti saham NAA yang mencapai 58 persen pada PT Inalum. Padahal kontrak kerjasama antara Indonesia dengan Jepang sudah harus berakhir 31 Oktober 2013 mendatang. “Sampai hari ini pembicaraan masih […]

  • Saatnya Pemuda Berjiwa Heroisme

    Saatnya Pemuda Berjiwa Heroisme

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA; Hari ini, Rabu (10/11), memperingati hari Pahlawan tentunya seluruh Pemuda diharapkan memiliki jiwa heroisme sebgai estafet perjuangan pahlawan bangsa khususnya pemuda di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Demikian dikatakan Al –hasan Nasution seorang tokoh pemuda, yang juga Direktur Eksekutif Madina Insitut (MI) kepada koran ini di salahsati sekretariat organisasi di Penyabungan Selasa (9/11). ” Paling […]

  • Penempatan di Madina Guru Pincang

    Penempatan di Madina Guru Pincang

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – PDI Perjuangan Panyabungan Barat mendesak Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pemeratan dalam penempatan guru untuk SD di Kecamatan Panyabungan Barat. Saat ini, rata-rata SD hanya memiliki tiga orang guru kelas atau guru tetap. Sedangkan sisanya, termasuk guru honor. Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Panyabungan Barat Hosman Hasibuan mengatakan kepada wartawan […]

expand_less