Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Demo M3, Minta Ketua DPRD Madina Mundur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

Demo M3 ke DPRD Madina, 09/02/2012

Kejaksaa Juga Diminta Tuntaskan Kasus-kasus Korupsi

 

Panyabungan (MO)-Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat Madina Care dan DPP Ikatan Mahasiswa Muslim Madina (M3) melakukan unjuk rasa ke DPRD Madina, Kamis (9/2) mengusung lima agenda yang menyangkut pemerintahan, mosi tak percaya kepada ketua DPRD Madina, PT.Sorikmas Mining, Geotermal dan kasus percetakan sawah.

Massa yang berjumlah sekitar 60 orang itu tiba di gedung dewan sekira pukul 11.00 WIB dipimpin Kordinator Aksi, Fauzan Helmi Rangkuti dan Kordinator Lapangan, Akhir Lubis dengan membawa berb agai poster. Sebelum ke DPRD, massa lebih dahulu berunjuk rasa ke sekretariat Pemkab Madina

Lima poin usungan adalah, pertama, meminta Kejatisu menuntaskan kasus dugaan korupsi pengucuran dana Rp.1,4 Milyar APBD Padangsidempuan TA 2007 yang diduga melibatkan Sekda Madina, Daud Batubara.

Kedua, meminta Ketua DPRD Madina As Imran Khaytami Daulay legowo dan mengundurkan diri dari jabatan sebagai ketua DPRD Madina karena adanya mosi tidak percaya 26 anggota DPRD Madina kepadanya, agar lebih tercipta lembaga DPRD Madina yang lebih bermartabat dan kondusif dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya.

“Mosi tidak percaya itu menurut kami representasi mayoritas masyarakat Mandailing Natal. Anggota dewan adalah dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat,” teriak orator, Fauzan.

Ketiga, meminta kejaksaan, Polres Madina menuntaskan kasus dugaan korupsi percetakan sawah di Desa Banjar Aur Utara, Sinunukan, Madina yang nilainya diduga mencapai Rp.2,25 Milyar yang bersumber dari APBN tahun 2011.

Keempat, meminta presiden RI, gubsu, bupati Madina menghentikan operasional PT.Sorikmas Mining dan PT.Sorik Marapi Geothermal Power sampai persoalan perusahaan itu selesai dengan masyarakat.

Kelima, meminta Bupati Madina Hidayat Batubara menjalankan pemerintahan yang anti KKN, karena saat ini merebak isu adanya dugaan suap dalam mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

Massa diterima anggota DPRD Madina, Jafar Rangkuti, Riyadi Husnan dan Iskandar Hasibuan. Anggota DPRD dihadapan massa menyatakan akan meneruskan aspirasi massa tersebut kepada pihak terkait dan akan jadi agenda bahasan di komisi-komisi dewan. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • STAIM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

    STAIM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal (STAIM) telah membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2016/2017. ”Untuk tahun ini, kita membuka pendaftaran dua gelombang sehingga masyarakat dapat lebih memaksimalkan waktu untuk mendaftarkan putra putriya,” kata Moechtar Nasution, Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan dan Penyaringan Mahasiswa didampingi Kasubbag Umum Suandi Batubara, […]

  • Dinilai Permainkan Aturan, Madina Care Minta Pemkab Madina Balcklist dr AK dari Peluang PPPK

    Dinilai Permainkan Aturan, Madina Care Minta Pemkab Madina Balcklist dr AK dari Peluang PPPK

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) diminta memblacklist dr. AK dalam seleksi Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Kontrak Kerja (PPPK) 2024, karena diduga kuat pada penerimaan seleksi PPPK 2023 telah melanggar PermenpanRB Nomor 14 Tahun 2023. Demikian disampaikan Founder Madina Care Institute Wadih Al-rasyid, Jum’at (09/08/2024). Ia menilai apa yang telah dilakukan […]

  • Praktisi Hukum Sorot Penundaan Penetapan Tersangka Taman Raja Batu

    Praktisi Hukum Sorot Penundaan Penetapan Tersangka Taman Raja Batu

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) : Penundaan penetapan tersangka kasus Taman Raja Batu dan Tapian Sirisiri di Mandailing Natal tak seharusnya dikaitkan dengan agenda Pilpres. Tidak ada korelasi antara agenda politik pemerintah dengan penetapan tersangka. Ini diduga hanya alasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk menunda-nunda penetapan tersangka. Itu dikatakan praktisi hukum, Dr. Redyanto Sidi,SH.MH di […]

  • Ribuan Batang Ganja Dibakar

    Ribuan Batang Ganja Dibakar

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-METRO; Kepolisian Resort Mandailing Natal (Madina) memusnahkan barang bukti ribuan batang ganja yang kasusnya telah selesai diproses tahun 2010. Pemusnahan barang haram tersebut dilakukan di halaman Mapolres Madina di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan, Jumat (21/1) (f:metro/ridwan lubis) Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, Ketua PN Panyabungan Irwan Efendi SH dan Muspida plus saat memusnahkan […]

  • KPK tak percayai Polri dan kejaksaan

    KPK tak percayai Polri dan kejaksaan

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Permintaan KPK untuk mempergunakan tahanan TNI sebagai tempat bagi koruptor patut dipertanyakan. Padahal, rumah tahanan Polri dan kejaksaaan masih banyak yang kosong. Dengan demikian patut dicurigai, bahwa KPK tidak lagi mempercayai Polri dan kejaksaan. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menilai bahwa KPK tidak percaya lagi dengan lembaga kepolisian dan […]

  • Distan Madina Dukung Gerakan Nasional Ekosistem Halal

    Distan Madina Dukung Gerakan Nasional Ekosistem Halal

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Mendukung gerakan nasional untuk menciptakan ekosistem halal yang kuat, terutama di sektor pangan Dinas Pertanian Madina Lebih Spesifik Bidang Peternakan bekerja sama dengan Lpk Bersama Halal Madani (BHN) Padang Sumatera Barat melakukan latihan kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha). Dijelaskan Taufik Zulhandra Ritonga Plt Kadis Pertanian. Kegiatan tersebut harapannya tak hanya sekedar menciptakan […]

expand_less