Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

AMMPBB: APBD Sidimpuan 2011 Untuk Siapa?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan untuk membiayai urusan birokrasi semata. Kebijakan-kebijakan yang menyentuh langsung pada kemaslahatan masyarakat harus dikedepankan. Elemen masyarakat merasa dikebiri akan alokasi APBD Sidimpuan yang 75% nya dialokasikan untuk birokrasi.

Dana APBD Sidimpuan Tahun 2011 sebesar Rp435 miliar telah disahkan. Namun APBD itu dinilai sama sekali tidak menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat kecil. Pasalnya, alokasi untuk infrastruktur sarana dan prasarana jauh lebih kecil yakni hanya sekitar Rp8 miliar.

Koordiantor Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Birokrasi Bersih (AMMPBB) Halomoan Harahap dalam siaran persnya yang diterima, Sabtu (26/03/2011) menegaskan masyarakat merasa dikebiri dengan alokasi APBD Sidimpuan 2011 yang lebih mengutamakan urusan birokrasi. Menurutnya, alokasi sebesar 75 persen untuk operasional PNS itu sama sekali tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Dia menambahkan alokasi APBD bukan sekadar untuk pembiayaan PNS yang kami nilai telah sejahtera bila dilihat dari pendapatan dan honor bulananya. Ini sangat menyakitkan hati seluruh masyarakat di kota tercinta ini.

“Apakah APBD hanya untuk urusan birokrasi semata. Kami sangat kecewa karena ternyata alokasi APBD tidak menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat,” ketusnya.

Halomooan yang juga Aktivis HMI Sumut itu juga mengungkapkan rasa penyesalannya karena birokrasi dan legislatif masih belum paham dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, alokasi APBD seharusnya lebih mementingkan kemaslahatan masyarakat dan bisa menyentuh langsung kebutuhan mendesak masyarakat.

Dia mencontohkan, biaya infrastruktur untuk perbaikan jalan dan irigasi merupakan kebutuhan mendesak yang langsung menyentuh kepada kepentingan masyarakat. Untuk itu, dirinya mendesak agar APBD tersebut dilakukan perubahan sesuai kebutuhan secara nyata di lapangan.

“Perbaikan jalan akan mempermudah akses masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Apalagi Pemerintah Kota Padang Sidimpuan jelas-jelas mengetahui bahwasanya lebih sepuluh ribu orang menggantungkan hidupnya dari menarik becak. Artinya dengan kondisi jalan yang tidak baik pemko sudah mengabaikan hak-hak warganya. Juga bagi mereka para petani akan mudah melakukan distribusi usahanya bila infrastruktur dan jalan rayanya bagus. Dan bagi mereka para petani akan merasa sangat berguna bila irigasi mudah dijangkau,” ujar Halomoan memberikan solusi.

Kemudian, sambung Halomoan, besarnya alokasi untuk biaya birokrasi dinilai sangat menyakiti hati masyarakat. Pasalnya, kata Halomoan, birokrasi dianggap sudah mendapatkan fasilitas dari Negara dengan berkecekupan. Bila Tahun 2011 ini PNS mendapatkan alokasi dana yang begitu besar, maka alokasi itu dinilai sebagai kebijakan yang menghamburkan uang negara. Dengan tegas AMMPBB akan menolak segala bentuk kegiatan yang tidak pro rakyat yang dialokasikan dari uang rakyat.

“Selain dianggap sebagai kebijakan yang tidak pro rakyat, APBD itu sama sekali jauh dari usaha untuk mensejahterakan rakyat,” tukasnya. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi, Adakah Solusi ?

    Korupsi, Adakah Solusi ?

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Indonesia, korupsi agaknya telah menjadi persoalan yang amat kronis. Ibarat penyakit, korupsi dikatakan telah menyebar luas ke seantero negeri dengan jumlah yang dari tahun ke tahun cenderung semakin meningkat. Hasil riset yang dilakukan oleh berbagai lembaga, juga menunjukkan bahwa tingkat korupsi di negeri yang penduduknya mayoritas muslim ini termasuk yang paling tinggi di dunia. […]

  • Garuda akan buka penerbangan Padang-Medan

    Garuda akan buka penerbangan Padang-Medan

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang – PT.Garuda Indonesia berencana akan membuka jalur penerbangan baru untuk domestik yakni rute Padang-Medan seiring dengan penambahan pesawat baru. General Manejemen PT.Garuda Indonesia Cabang Padang, Dedi Irawan, di Padang Kamis mengatakan, sebelumnya sempat terjadi penundaan untuk melayani rute penerbangan Padang-Medan yang dilakukan pesawat Garuda Indonesia. “Rute penerbangan pesawat Garuda Padang-Medan direncanakan akhir tahun 2011 […]

  • Masyarakat Harus Punya Ruang untuk Kelola Tambang Rakyat

    Masyarakat Harus Punya Ruang untuk Kelola Tambang Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai harus punya ruang lebih untuk mengelola tambang rakyat sehingga perlu sikap serius pemerintah dalam melahirkan solusi terkait pertambangan rakyat. Hal itu disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Akhmad Arjun Nasution di Panyabungan, Sabtu (1/12). Arjun mengatakan, sesuai tagline pemerintah H. M. Ja’far Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi […]

  • Tanggul  Penahan Banjir Mulai Dikerjakan.

    Tanggul Penahan Banjir Mulai Dikerjakan.

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terlihat dalam foto, tanggul penahan arus banjir dipinggiran pemukiman penduduk yang berada pinggiran Aek Rantopuran, Gunungtua, Panyabungan mulai dikerjakan.(hol/mo)

  • Dugaan Pencatutan Nama Organisasi, PC PMII Madina Angkat Bicara

    Dugaan Pencatutan Nama Organisasi, PC PMII Madina Angkat Bicara

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online)- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyoal tentang legitimasi kegiatan dan angkat suara terkait kegiatan yang diselenggarakan oleh Cipayung Plus di Aula Ballroom Ladang Sari, Gunung Tua Panggorengan, Senin 10 Juli 2023 lalu. Hal itu disampaikan Ahmad Rizal Nasution selaku Ketua PC PMII Madina kepada awak media […]

  • Pembentukan Provinsi Sumteng Mendesak, DPRD Sumut Desak Moratorium Dicabut

    Pembentukan Provinsi Sumteng Mendesak, DPRD Sumut Desak Moratorium Dicabut

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      MEDAN (Mandailng Online) : DPRD Provinsi Sumatera Utara kembali menggulirkan rencana pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng) yang sempat terhenti dalam beberapa tahun karena moratorium pembentukan otonomi daerah baru oleh Pemerintah Pusat. Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman meminta agar pemerintah pusat bijak menyikapi rencana pemekaran Provinsi Sumteng ini. Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman mengatakan, digulirkannya […]

expand_less