Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

AMMPBB: APBD Sidimpuan 2011 Untuk Siapa?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan untuk membiayai urusan birokrasi semata. Kebijakan-kebijakan yang menyentuh langsung pada kemaslahatan masyarakat harus dikedepankan. Elemen masyarakat merasa dikebiri akan alokasi APBD Sidimpuan yang 75% nya dialokasikan untuk birokrasi.

Dana APBD Sidimpuan Tahun 2011 sebesar Rp435 miliar telah disahkan. Namun APBD itu dinilai sama sekali tidak menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat kecil. Pasalnya, alokasi untuk infrastruktur sarana dan prasarana jauh lebih kecil yakni hanya sekitar Rp8 miliar.

Koordiantor Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Birokrasi Bersih (AMMPBB) Halomoan Harahap dalam siaran persnya yang diterima, Sabtu (26/03/2011) menegaskan masyarakat merasa dikebiri dengan alokasi APBD Sidimpuan 2011 yang lebih mengutamakan urusan birokrasi. Menurutnya, alokasi sebesar 75 persen untuk operasional PNS itu sama sekali tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Dia menambahkan alokasi APBD bukan sekadar untuk pembiayaan PNS yang kami nilai telah sejahtera bila dilihat dari pendapatan dan honor bulananya. Ini sangat menyakitkan hati seluruh masyarakat di kota tercinta ini.

“Apakah APBD hanya untuk urusan birokrasi semata. Kami sangat kecewa karena ternyata alokasi APBD tidak menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat,” ketusnya.

Halomooan yang juga Aktivis HMI Sumut itu juga mengungkapkan rasa penyesalannya karena birokrasi dan legislatif masih belum paham dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, alokasi APBD seharusnya lebih mementingkan kemaslahatan masyarakat dan bisa menyentuh langsung kebutuhan mendesak masyarakat.

Dia mencontohkan, biaya infrastruktur untuk perbaikan jalan dan irigasi merupakan kebutuhan mendesak yang langsung menyentuh kepada kepentingan masyarakat. Untuk itu, dirinya mendesak agar APBD tersebut dilakukan perubahan sesuai kebutuhan secara nyata di lapangan.

“Perbaikan jalan akan mempermudah akses masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Apalagi Pemerintah Kota Padang Sidimpuan jelas-jelas mengetahui bahwasanya lebih sepuluh ribu orang menggantungkan hidupnya dari menarik becak. Artinya dengan kondisi jalan yang tidak baik pemko sudah mengabaikan hak-hak warganya. Juga bagi mereka para petani akan mudah melakukan distribusi usahanya bila infrastruktur dan jalan rayanya bagus. Dan bagi mereka para petani akan merasa sangat berguna bila irigasi mudah dijangkau,” ujar Halomoan memberikan solusi.

Kemudian, sambung Halomoan, besarnya alokasi untuk biaya birokrasi dinilai sangat menyakiti hati masyarakat. Pasalnya, kata Halomoan, birokrasi dianggap sudah mendapatkan fasilitas dari Negara dengan berkecekupan. Bila Tahun 2011 ini PNS mendapatkan alokasi dana yang begitu besar, maka alokasi itu dinilai sebagai kebijakan yang menghamburkan uang negara. Dengan tegas AMMPBB akan menolak segala bentuk kegiatan yang tidak pro rakyat yang dialokasikan dari uang rakyat.

“Selain dianggap sebagai kebijakan yang tidak pro rakyat, APBD itu sama sekali jauh dari usaha untuk mensejahterakan rakyat,” tukasnya. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Gerindra DPRD Madina Salurkan Bantuan ke Daerah Terparah Banjir Madina

    Fraksi Gerindra DPRD Madina Salurkan Bantuan ke Daerah Terparah Banjir Madina

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batanggadis ( Mandailing Online ): Dengan menaiki perahu kecil jenis robin selama 4 jam, Fraksi Partai Gerakan Indoneaia Raya DPRD Mandailing Natal ( Madina ) menembus desa terparah dan terisolir akibat banjir yang melanda wilayah siulang aling di Kecamatan Muara Batanggadis. Banjir yang melanda wilayah Siulang aling ini terdiri dari 4 (Empat) Desa yaitu […]

  • Pengacara : Bupati Madina Yang Paling Bertanggungjawab

    Pengacara : Bupati Madina Yang Paling Bertanggungjawab

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Baginda Umar Lubis, pengacara terdakwa Kadis Perkim Rahmadsyah, menyebutkan bahwa kliennya mengerjakan proyek yang merugikan keuangan negara hingga Rp 1,63 miliar ini berdasarkan perintah Bupati Madina Dahlan. Itu ditegaskan pengacara Baginda Umar Lubis dalam nota eksepsi persidangan kasus pembangunan Taman Raja Batu (TRB) dan Tapian Siri-siri Syariah (TSS) di Mandailing […]

  • Etnis Mandailing Malaysia Besok Mulak Tu Huta

    Etnis Mandailing Malaysia Besok Mulak Tu Huta

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailling Online) – Sekitar 73 orang etis Mandailing di Malaysia akan menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka Mandailing, besok. Kedatangan ini diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI) dalam program “Mulak Tu Huta” dipimpin Ramli bin Abdul Karim Hasibuan selaku Setia Usaha (Sekjen) IMAMI-Malaysia. Progran “Mulak Tu Huta” merupakan program rutin oleh IMAMI bagi […]

  • Tak Berkategori

    KPK: Bupati Madina Janjikan Satu Paket Proyek BDB ke Kontraktor

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Medan, – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi menyebut dari tiga proyek yang bersumber dari Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Pemprov Sumut yang didapatkan pemerintah kabupaten Mandailing Natal(Madina). Bupati Hidayat Batubara menjanjikan satu proyek untuk digiring pengerjaannya oleh kontraktor Surung Panjaitan. “Ada tiga paket proyek di APBD Madina yang bersumber dari BDB Pemprov Sumut. […]

  • Bupati Madina Bantah Terlibat Korupsi Taman Raja Batu

    Bupati Madina Bantah Terlibat Korupsi Taman Raja Batu

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut, Dahlan Nasution membantah soal dugaan korupsi di kasus Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu. Kalau ada kerugian negara yang terjadi, dia meminta agar ditetapkan siapa yang bersalah. “Saya enggak ada pernah korupsi, kok… Jangankan beratus juta, serupiah pun saya tidak ada korupsi di Madina. Kalau ada dapat […]

  • USU Tentukan Ranking CPNS

    USU Tentukan Ranking CPNS

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Kepala Humas Univeristas Sumatera Utara (USU) Bisru Hafi SSos Msi mengatakan pihaknya ikut menentukan ranking peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang menjadi mitra kerjanya. Ranking ini akan ditembuskan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sehingga bila BKD daerah mengubahnya akan ketahuan. ”Semua berkas lembaran jawaban ini akan dinilai tim yang terdiri dari […]

expand_less