Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Animo Warga Tinggi, Vaksin di Muarasoma Kurang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
  • print Cetak

Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution meninjau kesibukan vaksinasi di Puskesmas Muarasoma, Sabtu (25/9/2021). Foto:Safaruddin Siregar

 

MUARASOMA (Mandailing Online) – Animo warga mememperoleh suntikan vaksinasi lumayan tinggi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina)

Pihak Puskesmas Muarasoma mencatat dalam beberapa hari terakhir rata-rata 400 warga per hari datang untuk divaksin covid-19.

Akibatnya puskesmas yang berbasis di ibukota Kecamatan Batang Natal itu kekurangan vaksin pada Sabtu (25/9/2021).

Kepala Puskesmas Muarasoma, Nurhasanah Harahap saat dikunjungi Bupati Madina HM Ja’far Sukhairi Nasution, menyatakan pihaknya hari ini kekurangan stok vaksin sebanyak 80 dosis.

Jumlah stok vaksin hanya sebanyak 720 dosis. Sedangkan warga yang sudah mendaftar pada hari ini sebanyak 800 orang.

“Karena kurang, vaksinasi akan dilanjutkan besok,” katanya.

Sejak Februari 2021, menurut  Nurhasanah, pihaknya sudah menjalankan vaksinasi sebanyak 5.000 dosis.

Selain kekurangan stok vaksin, Nurhasanah juga mengatakan pihaknya menemui kendala teknis pelaporan data secara online, sehingga banyak warga yang telah divaksin tetapi belum mendapatkan sertifikat bukti telah vaksin.

Kepala Puskesmas Muarasoma, Nurhasanah Harahap saat disuntikkan vaksin oleh tim medis pada Pebruari 2021. Dia orang pertama di puskesmas itu yang disuntik vaksin. Foto: arsip Mandailing Online.

Saat meninjau Puskesmas Muarasoma, Sukhairi mengapresiasi antusiasme warga mengikuti vaksinasi.

“Ini hasil kerja sama yang baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para tenaga kesehatan,” kata Sukhairi.

Sukhairi berharap vaksinasi ini terus berjalan lancar hingga target 60 persen total populasi Madina telah divaksin, sehingga terbentuk  kekebalan kelompok (herd immunity).

Terkait kendala kekurangan stok vaksin, Sukhairi mengatakan Madina baru mendapatkan 20 ribu dosis vaksin.

“Saya sudah perintahkan Kadis Kesehatan untuk terus men-droping vaksin ke Puskesmas. Segera buat laporan agar pemerintah provinsi dan pemerintah pusat segera menindak-lanjuti (suplai vaksin),” ujarnya.

Kunjungan Bupati ke Puskesmas Muarasoma merupakan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah tempat di wilayah Pantai Barat, Madina.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Gantung Tak Kunjung Selesai Puluhan Tahun Warga Bulu Mario Gunakan Rakit

    Jembatan Gantung Tak Kunjung Selesai Puluhan Tahun Warga Bulu Mario Gunakan Rakit

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan. Warga Desa Tor Banua Raja (Bulu Mario) dan Sopo Sorik, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) puluhan tahun masih menggunakan rakit untuk menyeberangi Sungai Batang Gadis menuju Jalan Lintas Sumatera dalam rangka melakukan aktivitas. Nur Asiyah Nasution (39), warga Desa Bulu Mario mengatakan, sebenarnya ada jembatan gantung pundasi beton dibangun. Namun sudah puluhan […]

  • Nasib Guru Honorer yang Masih Terpinggirkan, Mestinya Setara UMR

    Nasib Guru Honorer yang Masih Terpinggirkan, Mestinya Setara UMR

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JANJI ANGKAT: Presiden SBY saat menghadiri Kongres PGRI ke-XXI di Istora Senayan Jakarta. Jutaan guru honorer masih belum memperoleh penghasilan atau gaji yang layak. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperjuangkan supaya guru honorer itu mendapatkan gaji minimal setara dengan upah minimum kabupaten atau kota. Mereka telah melayangkan surat permintaan itu langsung ke Presiden Susilo Bambang […]

  • Pengawasan DPRD Minim, Kinerja Pemkab Madina Lemah

    Pengawasan DPRD Minim, Kinerja Pemkab Madina Lemah

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lemahnya kinerja Pemkab Mandailing Natal (Madina) belakangan ini akibat minimnya pengawasan dari anggota DPRD setempat, sehingga program pembangunan yang dicanangkan tidak maksimal. Padahal DPRD memiliki tiga fungsi mendasar, yaitu legislasi, budgeting dan pengawasan. Hal itu dikatakan pengurus DPP Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA), A. Suhari Lubis, S. Fil, kepada wartawan, Jum’at (11/9) […]

  • Madina Gelar Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor Mandailing

    Madina Gelar Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor Mandailing

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal menggelar Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor. Pembukaan dilakukan hari ini, Rabu (27/9/2017) di Taman Raja Batu, Panyabungan oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhair Nasution. Festival ini diikuti oleh utusan-utusan kecamatan dari wilayah Mandailing Godang dan Mandailing Julu. Total peserta sebanyak 10 grup gordang dan 10 grup […]

  • GAJI BUPATI DPR setuju gaji bupati dinaikkan

    GAJI BUPATI DPR setuju gaji bupati dinaikkan

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung menyatakan dukungannya terhadap permintaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang menuntut kenaikan gaji bupati. Menurutnya hal tersebut tidak menjadi masalah selama kenaikan gaji tidak diikuti dengan pembengkakan biaya operasional. “Kalau gajinya sudah diperbesar jangan kemudian cari yang lain,” kata Pramono saat ditemui di Gedung DPR […]

  • MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (2)

    MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (2)

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    oleh : Z. Pangaduan Lubis Hipotesis Tentang Kerajaan Mandala Holing Pada bagian terdahulu sudah dikemukakan bahwa di Simangambat terdapat reruntuhan Candi Siwa (Hindu) dari abad ke-8. Candi tersebut jauh lebih tua dari candi-candi di Portibi (Padang Lawas) yang menurut perkiraan para pakar dibangun pada abad ke-11. Dengan adanya candi ini bisa menimbulkan pertanyaan mengapa dan […]

expand_less