Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Bekerja di TPA Tanpa Digaji

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
  • print Cetak


Bagi orang kebanyakan, sampah tidak ada gunanya. Sesegera mungkin orang akan menyingkirkan sampah karena makin banyak menumpuk makin tidak nyaman. Baunya yang tidak sedap mengundang lalat berseliweran. Bernafas pun tak segar, itu artinya sama saja mengundang penyakit.

Lain hal dengan keluarga Khoiron. Warga Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ini, rela bekerja di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Banggua, Kecamatan Panyabungan Barat, demi menghidupi keluarga.

Saat dijumpai di TPA, Sabtu (20/11/2010), Khoiron (45) mengatakan pekerjaan ini sudah ia lakoni kurang lebih selama 2 tahun. Ia beserta istri dan menantunya bekerja di TPA tanpa gaji. Mereka bekerja di TPA bukan untuk memulung tetapi untuk mengurusi TPA.

“Saya bekerja mengurus sampah-sampah ini tanpa digaji. Untuk penghasilan, saya mengumpulkan barang-barang bekas yang bisa dijual. Kadang dalam satu minggu saya dapat Rp 150.000. Kadang untuk tambahannya saya dikasih oleh pegawai Kantor Pertamanan. Itu pun kalau kita jumpa sama mereka,” ujarnya.

Lanjut Khoiron, kadang ia segan jumpa dengan pegawai Kantor Pertamanan sebab nanti dikira minta duit. Namun Khoiron kadang kesal juga karena ketika meminta racun rumput untuk mematikan rumput-rumput di sekitar TPA, tidak pernah dipenuhi Pertamanan.

Dulu, KTP Khoiron pernah diminta oleh pegawai Pertamanan. Katanya mau dibawa ke Kantor agar Khoiron diajukan menjadi tenaga honor. Tapi sampai sekarang belum ada gaji dari Kantor Pertamanan.

“Maunya saya dijadikan saja honor di kantor itu walaupun saya bertugas terus disini, supaya jangan duit orang itu terus yang dikasihnya sama aku. Kita segan karena itu kan bukan gaji saya, itu pemberian, mana mungkin selamanya saya begitu,” pintanya. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

    Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Lima daerah di Sumatera Utara (Sumut) batal menerima Dana Alokasi Umum (DAU) karena Kementerian Keuangan RI melakukan penundaan pencairannya mulai April 2011. Kelima daerah tersebut adalah Nias Selatan, Batubara, Padanglawas, Langkat dan Karo dengan total dana DAU sekitar Rp42 miliar. Kepala Bagian (Kabag) Pembinaan Anggaran Kabupaten/Kota Biro Keuangan Pempropsu Indra Saleh mengatakan, penundaan tersebut […]

  • Saipullah Nasution di PKS : Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Madina Masih Tinggi Disaat SDA Melimpah

    Saipullah Nasution di PKS : Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Madina Masih Tinggi Disaat SDA Melimpah

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): Bacakada Madina H. Saipullah Nasution mengaku merasa terpanggil untuk membenahi bumi Gordang sambilan yang kaya akan alam tapi belum dimaksimalkan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat. Hala ini dikatakannya saat pemaparan Visi dan Misi Bacakada ( bakal calon kepala daerah) Madina 2024 ke DPD Partai Keadilan Sejahtera( PKS ) di Jalan Willem […]

  • Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    Catatan dan Masukan Pansus Terhadap RPJMD

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebelum Ranperda RPJMD Mandailing Natal (Madina) disetujui oleh DPRD dan pemerintah terlebih dahulu Pansus RPJMD melakukan pembahasan dan telaah untuk memberikan masukan dan penyempurnaan dokumen ranperda tersebut Adapun Pansus RPJMD yang terdiri dari lintas fraksi tersebut, yakni Dodi Martua Tanjung (Fraksi Demokrat), Lely Hartati (Persatuan Madina), Zainuddin Nasution (Gerindra), Suhandi (Gerindra), […]

  • Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 23Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan penduduk Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerbu Mapolsek Panyabungan, Jumat sore (20/9/2013) Warga merusak sebagian fisik kantor Mapolsek. Kaca penyekat ruangan di bagian pos pecah. Sementara kantor Unit Lantas Panyabungan yang berjarak sekira 200 meter dari mapolsek juga kena sasaran amuk massa. Saat massa melewati unit lantas ini […]

  • Madung Ranggason Boto Loponi Namborui

    Madung Ranggason Boto Loponi Namborui

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Patunda ni kecek badongkang sego sude nadengan, iambang nalidang ampe madung polang, iambang natenang hapengani madung pingsan, iambang baen parsipna ampe madung maila songon kukang, songonimada boto angkang dihangoluanon pala madung sala pasang iambang goreng pisang ampe pisang ompan ni urimbang.ulang angkan naijomput ni bodat natobang, nahona urungdo boto angkang, inda nabisabe marjalang-jalang. Bahatdobo jolma […]

  • Camar Laut Biru

    Camar Laut Biru

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karya: Leli Marito Mata indah gadis itu tak henti menghitung burung camar yang ada di angkasa. Kakinya yang  mungil menari-nari di atas ombak samudra. Kapal yang bertuliskan "Jack Sparrow" terlihat melaju kencang ke arah selatan menuju pulau Wakatobi yang indah. "Ibu…nyampenya berapa lama lagi?," ucap gadis itu tak sabar ingin segera menjejakkan kaki di […]

expand_less