Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Bekerja di TPA Tanpa Digaji

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
  • print Cetak


Bagi orang kebanyakan, sampah tidak ada gunanya. Sesegera mungkin orang akan menyingkirkan sampah karena makin banyak menumpuk makin tidak nyaman. Baunya yang tidak sedap mengundang lalat berseliweran. Bernafas pun tak segar, itu artinya sama saja mengundang penyakit.

Lain hal dengan keluarga Khoiron. Warga Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ini, rela bekerja di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Banggua, Kecamatan Panyabungan Barat, demi menghidupi keluarga.

Saat dijumpai di TPA, Sabtu (20/11/2010), Khoiron (45) mengatakan pekerjaan ini sudah ia lakoni kurang lebih selama 2 tahun. Ia beserta istri dan menantunya bekerja di TPA tanpa gaji. Mereka bekerja di TPA bukan untuk memulung tetapi untuk mengurusi TPA.

“Saya bekerja mengurus sampah-sampah ini tanpa digaji. Untuk penghasilan, saya mengumpulkan barang-barang bekas yang bisa dijual. Kadang dalam satu minggu saya dapat Rp 150.000. Kadang untuk tambahannya saya dikasih oleh pegawai Kantor Pertamanan. Itu pun kalau kita jumpa sama mereka,” ujarnya.

Lanjut Khoiron, kadang ia segan jumpa dengan pegawai Kantor Pertamanan sebab nanti dikira minta duit. Namun Khoiron kadang kesal juga karena ketika meminta racun rumput untuk mematikan rumput-rumput di sekitar TPA, tidak pernah dipenuhi Pertamanan.

Dulu, KTP Khoiron pernah diminta oleh pegawai Pertamanan. Katanya mau dibawa ke Kantor agar Khoiron diajukan menjadi tenaga honor. Tapi sampai sekarang belum ada gaji dari Kantor Pertamanan.

“Maunya saya dijadikan saja honor di kantor itu walaupun saya bertugas terus disini, supaya jangan duit orang itu terus yang dikasihnya sama aku. Kita segan karena itu kan bukan gaji saya, itu pemberian, mana mungkin selamanya saya begitu,” pintanya. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada pulau Indonesia yang dijual

    Ada pulau Indonesia yang dijual

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA (MO)- Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring tentang adanya situs yang mempublikasikan penjualan dua pulau di Indonesia. Agus menjelaskan, dalam koordinasi nanti akan dibicarakan, apakah pengumuman mengenai penjualan pulau yang ada di situs tersebut sudah masuk ke dalam pelanggaran kasus pidana. “Nanti […]

  • Hari Ini Tercatat 16 Kali Gempa Vulkanik Dalam Gunung Sorik Marapi di Madina, Warga Diminta Waspada

    Hari Ini Tercatat 16 Kali Gempa Vulkanik Dalam Gunung Sorik Marapi di Madina, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mandailing Natal melaporkan bahwa Gunung Sorik Marapi masih dalam status Level II (Waspada) per 04 April 2026. Dalam 6 jam terakhir, tercatat 16 kali gempa vulkanik dalam (VA). Masyarakat dan wisatawan dilarang keras beraktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari kawah puncak. Pos Pengamanan Sibanggor Tonga dan Sibanggor […]

  • Pemerintah Arab Saudi Tak Akan Pindahkan Makam Rasulullah

    Pemerintah Arab Saudi Tak Akan Pindahkan Makam Rasulullah

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Republika Online, MAKKAH – Pihak Masjidi Al Haram dan An Nabawi akhirnya memberikan tanggapan mengenai kabar pemindahan makam Muhammad SAW. Menurut mereka, pemerintah Arab Saudi tak pernah memerintahkan hal itu. Al Arabiya melaporkan, Sabtu (6/9), jubir kepemimpinan umum untuk urusan Masjid Al Haram dan Masjid An Nabawi, Ahmad Al Manshur membantah informasi tentang makam nabi […]

  • SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    SISTEM HUKUM MANDAILING (1)

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Entitas dan Kontekstualitas Sejarah Oleh : Askolani Nasution Budayawan/Sutradara Pada awalnya semua suku bangsa memiliki sistem aturan tersendiri yang mengatur pola tingkah laku antar-individu masyarakatnya. Mandailing, sebagai satu suku bangsa, bukan sebatas etnik dalam pengertian sempit, juga memiliki sistem aturan tersebut. Saya tentu tak berkompetensi untuk menjelaskan berbagai pengertian hukum, baik dari segi hukum adat, […]

  • Pemilukada Ulang Madina diharapkan tahun 2010

    Pemilukada Ulang Madina diharapkan tahun 2010

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelaksanaan Pemilu-kada ulang Mandailing Natal diharapkan tetap tahun 2010 dan tidak menunggu sampai tahun 2011. Pemkab Madina diharapkan agar segera mengupayakan alokasi dana di tahun 2010 dan kepada Kpud Madina agar menetapkan Jadwal Pilkada ulang. Hal ini di sampaikan Anggota DPRD Madina H.M Jafar Suhkairi dari Fraksi PKB dalam pandangan fraksi LKPJ akhir masa Bupati […]

  • Menapak Jejak SD 1 Kotanopan

    Menapak Jejak SD 1 Kotanopan

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Banyak tokoh besar pernah belajar di sekolah ini. Mulai dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, sastrawan nasional Mohamed Kasim Dalimunthe, Menteri Pendidikan Soetan Goenoeng Moelia hingga anggota Konstituante) Rangkuman ringkas : Askolani Nasution Tiada banyak cerita saya tentang SD 01 Kotanopan, ketika dua minggu yang lalu saya datang ke sekolah ini. Dulunya sebagai sekolah […]

expand_less