Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

BPBD Hanya Datang untuk Foto-foto

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
  • print Cetak

Ishar Basri Batubara/Istimewa.

NATAL (Mandailing Online) – BPBD Mandailing Natal (Madina) dinilai setengah hati dalam melakukan pencarian korban hanyut di Natal. Bahkan BPBD disebut hanya datang untuk foto-foto.

Demikian pengakuan Izhar Basri Batubara, kakak sulung Zein Bisri Batubara korban hanyut di sungai Batang Natal pada Minggu (19/12) pekan lalu.

Meski demikian, Ishar tetap menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan BPBD membantu pencarian adiknya.

“Terima kasih kepada Kepala BPBD Madina karena sudah menurunkan Tim SAR untuk membantu melakukan pencarian di Sungai Batang Natal. Meski hanya setengah hari,” katanya melansir Madina Pos, Jumat (24/12).

Ishar menjelaskan kedatangan BPBD hanya setengah hari dan untuk berfoto-foto tanpa ada koordinasi dengan pihak keluarga.

“Walaupun datang setengah hari dan hanya untuk berfoto-foto lalu pulang dan tidak adanya berkoordinasi dengan pihak keluarga korban”, jelas Ishar.

Atas tindak-tanduk anggota BPBD tersebut, Ishar pun menyarankan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution memberikan penghargaan kepada Kepala BPBD agar ke depan bisa bekerja lebih baik.

“Saya minta Bupati Mandailing Natal supaya memberikan suatu penghargan kepada Bapak Kepala BPBD Mandailing Natal supaya ke depannya lebih bagus lagi,” ujarnya.

Meskipun tanpa bantuan BPBD, sebut Ishar, keluarga akan terus melakukan pencarian terhadap korban.

“Walaupun adik kami sampai sekarang belum ditemukan, kami akan tetap berusaha melakukan pencarian”, sebutnya.

Mengutip Madina Pos, sampai hari ini pencarian terhadap korban masih terus berlanjut dengan dibantu sejumlah masyarakat nelayan dan Satpol Airud Natal.

Sementara itu, Kepala BPBD Subuki Nasution yang dikonfirmasi Mandailing Online via WhatsApp menyebutkan, sebelum tim Basarnas bisa tembus ke Natal, tim tertahan di Muara Batang Gadis (MBG).

Subuki menjelaskan pihaknya terus berupaya agar bisa ke TKP, tapi saat sampai di TKP pihaknya menerima kabar ada 3 korban tenggelam di MBG.

“Sebelum tim Basarnas bisa tembus ke Natal, tim tertahan di MBG. Udah dahulu tim Polair dalam pencarian. Kita tetap desak untuk sampai ke TKP. Sampai TKP dapat kabar dari MBG tentang korban tenggelam lagi di sana tiga orang,” kata Subuki.

Subuki menyampaikan permohonan maaf karena pihaknya belum bekerja maksimal, terlebih dengan komunikasi yang tidak lancar.

“Maaf dengan pelayanan kami belum maksimal, komunikasi kadang nggak lancar ke sana,” tutupnya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka  Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    Tersangka Penikamam Anak-anak, Pecandu Ganja

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) : Tersangka pelaku penikaman terhadap dua bocah di Desa Simangambat Tambangan, ditengarai mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan mengisap ganja. Kepala Desa Simangambat  Tambangan, Asrin menjawab wartawan, Rabu (18/11) menyatakan tersangka Syahril diduga stres karena sudah lama mengkonsumsi narkoba jenis ganja. “Sebab setahu kita, beberapa tahun lalu, kondisi tersangka masih sehat. Mungkin inilah salah […]

  • Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

    Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Ingin jadi PNS, malah ditipu. Inilah yang dialami Supriyanti alias Yanti (35) dan rekan-rekannya, warga Dusun I, Desa Alur Gadung. Mereka rela melakukan apa saja, termasuk menyerahkan uang tabungan mereka berjumlah Rp418,5 juta kepada Budiono (43) warga Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, selaku calo PNS yang menawari mereka menjadi PNS. Informasi […]

  • Polisi Amankan 4 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    Polisi Amankan 4 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): dikabarkan empat pelaku tambang emas ilegal menggunakan alat berat jenis excavator di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ditangkap tim dari Polda Sumatera Utara. Satu diantaranya diduga keluarga kepala desa singengu. Lokasi penangkapan pelaku tambang emas ilegal ini sendiri dikabarkan diwilayah lapangan manja pasar kota nopan tepat nya […]

  • Ada Pengadaan Obat Obatan di Distan Madina, Saat Dikonfirmasi, Staf Mengaku Kabid Sedang Tidur

    Ada Pengadaan Obat Obatan di Distan Madina, Saat Dikonfirmasi, Staf Mengaku Kabid Sedang Tidur

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasarkan data yang dihimpun Mandailing Online ada pengadaan obat obatan di Dinas Pertanian senilai Rp. Rp. 200.498.700. alokasi dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2025. Ada 5 item dari dana sekitar 200 juta lebih tersebut yang dibelanjakan contoh  seperti belanja obat-obatan dengan jenis pengadaan […]

  • BOC Kembali Gelar Seminar Bisnis di Panyabungan

    BOC Kembali Gelar Seminar Bisnis di Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Business Owners Community (BOC) Panyabungan kembali mengadakan seminar bisnis di Hotel Rindang, Penyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Seminar bertopik “Meraih 3 Kebebasan Waktu, Pikiran dan Finansial” itu berlangsung tanggal 29 September 2024. Hadir pembicara adalah Mr. Johan Hendri, seorang pengusaha dan motivator yang sudah sering menjadi pembicara secara nasional dan di luar […]

  • Derita Palestina, Derita Kita

    Derita Palestina, Derita Kita

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Suci Hati, S.M Aktivis Dakwah Kota Medan Berita tentang seorang jurnalis yang mengalami tindak kejahatan yang dialami jurnalis Fatima tewas beserta tujuh anggota keluarganya telah menjadi target sasaran serangan brutal tentara Israel karena foto-foto yang menjadi hasil karya dokumentasi beliau terhadap warga Gaza (19/04). Mengingat tentang kondisi saudara kita yang ada di Palestina penderitaan […]

expand_less