Jumat, 31 Jul 2026
light_mode

IPM Rendah, Pertumbuhan Ekonomi Madina Anjlok Sejak 2015

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
  • print Cetak

Prof. Dr. H. Eddy Suratman, SE.,MA

Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Madina terus menurun. Dari 6,21 persen (2015) anjlok menjadi 6,09 persen (2017). Lalu, terjun lagi menjadi hanya 5,30 persen (2019).

Kondisi inilah yang membuat angka pengangguran di Madina meningkat tajam, dari 4,43 persen (2018) menjadi 6,37 persen (2019).

Itu diungkap Prof. Dr. H. Eddy Suratman, SE.,MA.? Dia adalah salah seorang panelis saat debat Pilpres (pemilihan presiden) 2019 lalu?

Eddy, begitu ia biasa disapa, merupakan salah seorang putra terbaik Mandailing Natal (Madina), Sumut lulusan SMA Negeri 1 Panyabungan (1987). Saat ini ia menjabat guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat

Meskipun sudah meninggalkan Madina sejak lulus SMA, atau sekitar 33 tahun lalu, Eddy masih terus mengikuti perkembangan kemajuan tano hasorangan, baik melalui berita, juga lewat keluarga dan sahabat yang ada di kampung.

Informasi itu, kata Eddy, bisa juga didapat melalui pengamatan langsung. Sebab hampir dua atau tiga tahun sekali, dia pulang ke Panyabungan untuk melepas rindu dengan keluarga besar.

“Terus terang saya sangat khawatir melihat perkembangan ini,” kata peraih cumlaude saat lulus doktor dari Universitas Indonesia,Jakarta (2004), kepada Beritahuta.com, Jumat pagi (25/9-2020).

IPM juga sangat lamban, bahkan nomor 5 terrendah di Sumut.

Menurut Eddy yang juga lulus cumlaude saat mengambil gelar MA (Master of Arts) bidang ekonomi kependukan dan ketenagakerjaan di Universitas Indonesia (UI), Jakarta (1994), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Madina juga berkembang lambat.

Pada 2019 memiliki nilai 66,52 dan menempati peringkat lima terbawah dari seluruh kabupaten/kota di Sumut. Dengan kata lain, IPM Madina hanya lebih baik dari 4 kabupaten di Pulau Nias, yaitu: Nias Utara, Nias, Nias Selatan, dan Nias Barat.

Angka IPM Madina yang rendah tersebut terutama disebabkan dua hal, pertama: Angka Harapan Hidup (AHH) yang sangat rendah bahkan terendah se-Provinsi Sumut. Yaitu, hanya 62,51 tahun.

“AHH yang rendah tentu saja menggambarkan ketertinggalan dalam pelayanan kesehatan,” jelas lulusan terbaik dan tercepat jurusan ekonomi pembangunan Universitas Tanjungpura (1991).

Kedua, angka Rata-Rata Lama Sekolah (RTL) yang relatif rendah, yaitu hanya sekitar 8,36 tahun. Artinya rata-rata penduduk di Madina belum tamat SMP (butuh waktu 9 tahun).

Angka ini hanya lebih baik dari kabupaten-kabupaten yang ada di Pulau Nias (RTL sekitar 6 tahun) dan Kabupaten Batubara (RTL sekitar 8,02 tahun).

Padahal menurut Eddy, Madina memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) melimpah dan juga memiliki sejarah sebagai daerah penyumbang tokoh-tokoh yang sukses yang berkiprah di tingkat provinsi dan tingkat nasional.

Oleh karena itu patut diduga kalau perkembangan Madina yang mengkhawatirkan tersebut disebabkan “salah kelola” atau “salah urus”.

Sebab itu, mantan pembantu rektor (PR) bidang kemahasiswaan dan alumni Universitas Tanjungpura ini berharap momentum Pilkada Madina 9 Desember 2020 nanti dapat digunakan masyarakat untuk mengevaluasi secara obyektif perkembangan kemajuan kabupaten paling selatan Provinsi Sumatera Utara ini.

Kalau betul faktor utama-nya adalah karena “salah kelola”, maka Madina membutuhkan perubahan kepemimpinan daerah dengan orang yang memiliki karakter kepemimpinan kuat sekaligus memahami kondisi riil daerah.

Untuk itu, ayah tiga anak yang pernah menjadi anggota tim asistensi menteri keuangan bidang desentralisasi fiskal di Kementerian Keuangan RI ini mengharapkan masyarakat Madina harus jeli menilai pasangan calon mana yang betul-betul menggambarkan adanya perubahan kepemimpinan di Madina.

“Madina harus bangkit. Madina harus dibenahi, dan saya kira masyarakat Madina sudah sangat cerdas menemukan solusi untuk mewujudkan perubahan itu,” kata Eddy. (*)

Sumber : Beritahuta.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musda Momentum Kebangkitan

    Musda Momentum Kebangkitan

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara didamping Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara Syah Afandin membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) IV PAN Kabupaten Madina di Hotel Internasional Payaloting, Panyabungan, Ahad (26/12/2010). Ketua Panitia Musda IV DPD PAN Madina Jakfar Siddik saat ditemui, menjelaskan kandidat Ketua DPD PAN Madina Periode 2010-2015 […]

  • Rekaman Suara “Osama” Ancam Prancis Pemerintah Prancis menanggapi ancaman ini dengan sangat serius.

    Rekaman Suara “Osama” Ancam Prancis Pemerintah Prancis menanggapi ancaman ini dengan sangat serius.

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stasiun televisi berita Al-Jazeera, Rabu 27 Oktober 2010, menyiarkan rekaman seseorang, yang diduga adalah suara Osama bin Laden, pemimpin jaringan teroris al-Qaeda. Dalam rekaman tersebut, bin Laden memperingatkan pemerintah Prancis menarik tentaranya dari Afghanistan dan mencabut larangan pemakaian burqa. “Jika kalian ingin menindas kami dan berpikir bahwa kalian berhak melarang wanita mengenakan burqa, berarti kami […]

  • Bawa Laptop Sendiri, Mahasiswa KKN Kelompok 253 Unimal Kenalkan Pengoperasian Komputer kepada Remaja Desa Aek Bargot

    Bawa Laptop Sendiri, Mahasiswa KKN Kelompok 253 Unimal Kenalkan Pengoperasian Komputer kepada Remaja Desa Aek Bargot

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    AEK BARGOT (Mandailing Online) – Berbekal 4 unit laptop pribadi, Mahasiswa KKN Kelompok 253 Unimal mengenalkan pengoperasian komputer kepada remaja di Desa Aek Bargot, Kecamatan Padang Bolak Julu, Padang Lawas Utara pada Senin (23/11) kemarin. Kegiatan yang dilaksanakan setelah pelaksanaan Shalat Zuhur di Balai desa Aek Bargot ini dilaksanakan sesuai permintaan Kepala Desa Aek Bargot […]

  • Menunggu “Pepesan Kosong” Dari Panwaslu Madina?

    Menunggu “Pepesan Kosong” Dari Panwaslu Madina?

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Akhiruddin Matondang   KEKHAWATIRAN banyak pihak terhadap terjadinya kecurangan pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara Desember mendatang adalah sesuatu yang lumrah. Masyarakat sudah lebih dulu menyimpan rasa pesimis terwujudnya pilkada yang bersih, langsung, aman, rahasia, jujur dan adil seperti diamanatkan undang-undang. Tantangan untuk menjadikan pilkada demokratis sepertinya […]

  • 3 Murid SD Adnani Juara Nasional Olimpiade PAI

    3 Murid SD Adnani Juara Nasional Olimpiade PAI

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga murid SD Islam Terpadu Adnani Panyabungan akhirnya meraih juara I Olimpiade PAI tingkat nasional di Bogor, Jawa Barat.   Ketiganya adalah Rian Rangkuti, Adinda Amelia Lubis, dan Nurjannah Angriani. Ketiganya utusan Sumut setelah sebelumnya memenangi Olimpiade PAI tingkat provinsi.   Di Bogor, mereka mampu menyingkirkan kontingen dari seluruh provinsi […]

  • 3 Desa di Puncak Sorik Marapi Tak Tau Keberadaan TKA di Wilayah nya

    3 Desa di Puncak Sorik Marapi Tak Tau Keberadaan TKA di Wilayah nya

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : 3 Desa di kawasan izin operasional PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina tidak pernah tau keberadaan Tenaga Kerja Asing ( TKA ) diwilayahnya. Para Kepala Desa mengaku tak pernah ada laporan perusahaan ke mereka. ” pernah kami meminta data ke perusahaan terkait TKA namun tidak […]

expand_less