Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Mengenal Bahasa Mandailing (4-selesai)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Nov 2016
  • print Cetak

Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam)

Almarhum Basyral Hamidi Harahap

Almarhum Basyral Hamidi Harahap

Di bawah ini diberikan beberapa contoh kalimat yang dibentuk dari bahasa daun dengan menggunakan nama daun dan benda-benda lain beserta maknanya menurut daftar di atas.

Hepeng sagodang, bulung ni pandan = taringot tu padanta i, godang situtu do rohangku= mengenai janji kita itu, aku berbesar hati.

Bulung ni sipabolkas, bulung ni tanaon = pabolkas jolo tonangku tu si….. = tolong sampaikan pesan saya ini kepada si……

Bulung ni uban-uban,bulung ni galunggung, hodong = jaru bahat pe bontar uban ujujung laing ko do lungunku = biarpun kepala ku sudah beruban, engkau tetap kurindukan.

Bulung ni sitarak, bulung ni adung-dung, bulung ni sitata, bulung ni sitangis, bulung ni podom-podom, bulung ni pau, = dung do hita na marsarak i, laing najolo tangis do au anso modom = sejak kita berpisah itu, aku selalu menangis barulah tidur.

Gambar ni sige, gambar ni parau, rimbang, hodong,= jaru tu ginjang ho husigei; jaru tu laut ko hulayari; angkon ko do di au = sekalipun kau jauh di atas akan terus kunaiki; sekalipun ke laut aku layari; engkau mesti untukku.

Hodong, bulung ni pau, mare-mare, sontang, pining,= intap ko da angkang di au sumonang do ate-ate, asa utang manjadi singir = sekiranya engkau lah abang menjadi milikku senang lah hatiku, maka utang menjadi piutang.

Bulung ni sitopu, bulung ni sitomu dalan, eme, (sanga bulung ni eme) = mardomu tu dalan ma hita, muda dapot eme on = kita bertemu di jalan setelah panen padi.

Bulung ni dapdap, bulung ni pau, bulung ni hasior, bulung ni salak, simata= mula ditatapko au, sior matamu tu halak = jika engkau menatap aku, tajamkan matamu kepada orang lain.

Bulung ni pandan, bulung ni tuba, gambar ni porda = taringot tu padanta i ulang muba-uba rohamu = mengenai janji kita itu jangan lagi berubah hatimu.

Tali na pudun mate, bulung ni hadapan = taringot tu padanta i, na dung pudun matema rohangku = mengenai janji kita itu, hatiku sudah disimpul mati.

Bulung ni sitarak, bulung ni sibaguri, bulung ni sabi, bulung ni sapot= marsarakma hita sannari, muli-muli mardomu do i sogot= sekarang kita berpisah, kelak akan bertemu juga.

Bulung ni gala-gala, bulung ni bio-bio = intap ku boto na suada,  ngana husuru namangido = seandainnya ku tahu (sesuatu yang ku minta) tidak ada, takkan kusuruh untuk meminta.

Bulung ni gala-gala, bulung ni indot, bulung ni pau, hodong-hodong ni rama-rama = pala giot ko di au, ra ma au di ho = jika engkau cinta kepadaku, akupun mau pada dirimu.

Lidi, batu = muda mate rap mate, muda mangolu rap mangolu = jika mati sama mati, jika hidup sama hidup.

Bulung ni kopi, gambar ni tomboman = nipi muyui do nipingku, jaru paasing-asing  pe podoman = mimpimu itu adalah mimpi ku, walaupun berlainan tempat tidur.

Bulung ni hayu pora, bulung ni sampilulut, bulung ni pau= ulang sai pora-pora hobarmu di au  dibaon dompak marsiluluton au = janganlah engkau berkata-kata lugas kepadaku, sebab aku sedang berduka cita.

Hodong, bulung ni timbako, bulung ni simartampua = tap ko da angkang di au, tilako manjadi tua= sekiranya engkau abang untukku, celaka menjadi tuah.

Bulung ni indot, bulung ni pau, bulung ni tiolu = ingot doba au pinomat sanoli sapanjang mangolu,= kenanglah aku setidaknya sekali selama masih hidup.

Bulung ni hayu  simarmonis-monis, bota= naparayak na samonis, nitadingkon na sabota, = dikejar yang sebesar menir, di tinggalkan yang sebesar  padi.

Bulung ni unte, bulung ni pau, sisik ni siroken = painte au di poken = tunggu saya di (hari) pasar.

Bulung ni jalak-jalak,pau, hodong, sibaguri= laing jalak-jalak au diho natuari = aku terus mencaricari engkau kemarin.

Bulung ni galunggung, bulung ni pau, obuk, hodong,= malungun magotap obuk au diho= aku sangat merindukan kamu..

Bulung ni : sapot, jior, bulu, pau = Incogot rior au  jolo tu julu = Besok aku akan ke hulu, susul aku kesana.

Bulung ni parira, bulung ni sumangge, bulung ni sanggar, bulung ni pau, = maila au mambege hobarmi = aku malu mendengarkan kata – katamu itu .

Bulung ni bulu tolang, bulung ni silinjuang, bulung ni sanggar, bulung ni pau = Ngada tarjuang au hobar ni tulangta i = aku tak dapat membantah kata –  kata pamanku itu.

Bulung ni andarohot, bulung ni pau, bulung ni pege, hodong = Dohot do au muda kehe ho = Kalau engkau pergi, aku ikut.

Bulung ni unte, bulung ni pau, bulung ni sapot, bulung ni bargot = Painte au incogot di toru ni bargot an = Tunggu aku besok di bawah pohon enau itu.

Jika berbagai daun dan barang  – barang lain disusun sesuai urutan pesan, maka penerima pesan tidak akan mengartikan lain dari yang dimaksud oleh pengirim pesan.

Contoh di atas menunjukkan, bahwa pesan- pesan yang disampaikan merupakan pesan pribadi yang secara khas membudaya di kalangan muda-mudi.

Pengirim pesan yang  lebih  serius dapat dilakukan juga dengan mengirimkan atau meletakkan seperangkat benda- benda yang memiliki simbol yang khas, unik. Contohnya adalah ultimatum perang yang disampikan dengan menempatkan cabai, dan tiga ranting daun yang dibakar. Maknanya adalah pernyataan ultimatum perang dalam waktu tiga hari.  Pesan itu dapat diletakkan di  perbatasan jalan menuju kampung yang  hendak diperangi, atau diletakkan  di dalam  wadah, kemudian dihanyutkan. Yang disebut  terakhir bisa dilakukan, jika kampung  yang  menyatakan  perang itu  ada di hulu satu sungai yang mengalir di dua kampung itu.***

Dikutip dari : buku Madina Madani (2004)

(Almarhum Basyral Hamidi Harahap semasa hidupnya adalah Sejarahwan Mandailing)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Anggota DPRD Gelapkan Sepeda Motor

    Oknum Anggota DPRD Gelapkan Sepeda Motor

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIANTAR, – Franky Manullang, anggota Komisi III DPRD Siantar, dilaporkan oleh Boy Manto Saragih (19), warga Jalan Pelekat, Kelurahan Bane, Jumat (27/9). Mengenai laporan tersebut, Franky Manulang mengatakan, Jumat (19/7) lalu dia sedang menjalani pengobatan di rumah sakit. Terkait laporan Boy, saat dihubungi melalui ponselnya, Franky mengatakan tanggal yang disebutkan Boy saat membawa sepedamotornya, dia […]

  • Pengadaan Buku Baru, Kepala Sekolah Perlu Diawasi

    Pengadaan Buku Baru, Kepala Sekolah Perlu Diawasi

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIANTAR – Pengamat pendidikan Armaya Siregar berpendapat bahwa hal yang paling rawan dalam perubahan kurikulum ini adalah perihal pengadaan buku. "Yang kita lihat paling rawan itu soal buku. Kita sepakat memang dengan apa yang dinyatakan menteri bahwa kita belum siap dengan Kurikulum 2013. Cuma antisipasinya untuk semester depan ini kurang. Buku Kurikulum 2006 ini sudah […]

  • Pemkab Madina Saatnya Merampingkan Struktur OPD

    Pemkab Madina Saatnya Merampingkan Struktur OPD

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan Daulay Pemerhati Pembangunan Daerah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tengah menghadapi tantangan fiskal yang cukup serius pada tahun anggaran 2025. Berdasarkan dokumen APBD 2025, total anggaran belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,06 triliun, terdiri atas belanja operasi sebesar Rp1,45 triliun, belanja transfer Rp408,51 miliar, belanja modal Rp186 miliar, dan belanja tidak terduga sebesar Rp10 […]

  • IPB Telah Diperoleh, PT SMGP Memulai Kembali Kegiatannya

    IPB Telah Diperoleh, PT SMGP Memulai Kembali Kegiatannya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri ESDM Republik Indonesia, Sudirman Said telah mengeluarkan Izin Panas Bumi untuk PT Sorik Marapi Geothermal Power, Selasa (21/4) sebagai bagian dari penerapan Undang-Undang Panas Bumi yang terbaru untuk memulai kembali kegiatan pengusahaan panas bumi di Sorik Marapi, Mandailing Natal. Hal ini memantapkan hak PT SMGP’s untuk melakukan pengusahaan panas di […]

  • Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE (Mandailing Online) – Mahasiawa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Batang Natal-Aceh (IMABANA-Aceh) yang berkuliah di Universitas Malikussaleh membagi-bagi takjil di kota Lhokseumawe, Aceh. Kegiatan itu berlangsung pada Selasa (19/4/2022). Sasaran penerima adalah warga yang melintas di jalan raya, pencari nafkah di sekitar jalan raya seperti tukang bejak, tukang tambal ban, dan para penjual kerupuk. […]

  • Ogah Larut di Isu “Siti Mawarni”, Bobby Fokus Gas Sumut

    Ogah Larut di Isu “Siti Mawarni”, Bobby Fokus Gas Sumut

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Di akhir pekan ini, publik bolek pilih santai. Ogah bicara soal politik. Tapi, politik hari ini tidak selalu keras, ketus atau sarkas. Kebijakan politis juga punya sisi human interest. Karena itu, ngobrol soal politik tak harus tegang. Bisa santai. Tergantung sudut pandang. Seperti juga Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif […]

expand_less