Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Mengenal Bahasa Mandailing (4-selesai)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Nov 2016
  • print Cetak

Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam)

Almarhum Basyral Hamidi Harahap

Almarhum Basyral Hamidi Harahap

Di bawah ini diberikan beberapa contoh kalimat yang dibentuk dari bahasa daun dengan menggunakan nama daun dan benda-benda lain beserta maknanya menurut daftar di atas.

Hepeng sagodang, bulung ni pandan = taringot tu padanta i, godang situtu do rohangku= mengenai janji kita itu, aku berbesar hati.

Bulung ni sipabolkas, bulung ni tanaon = pabolkas jolo tonangku tu si….. = tolong sampaikan pesan saya ini kepada si……

Bulung ni uban-uban,bulung ni galunggung, hodong = jaru bahat pe bontar uban ujujung laing ko do lungunku = biarpun kepala ku sudah beruban, engkau tetap kurindukan.

Bulung ni sitarak, bulung ni adung-dung, bulung ni sitata, bulung ni sitangis, bulung ni podom-podom, bulung ni pau, = dung do hita na marsarak i, laing najolo tangis do au anso modom = sejak kita berpisah itu, aku selalu menangis barulah tidur.

Gambar ni sige, gambar ni parau, rimbang, hodong,= jaru tu ginjang ho husigei; jaru tu laut ko hulayari; angkon ko do di au = sekalipun kau jauh di atas akan terus kunaiki; sekalipun ke laut aku layari; engkau mesti untukku.

Hodong, bulung ni pau, mare-mare, sontang, pining,= intap ko da angkang di au sumonang do ate-ate, asa utang manjadi singir = sekiranya engkau lah abang menjadi milikku senang lah hatiku, maka utang menjadi piutang.

Bulung ni sitopu, bulung ni sitomu dalan, eme, (sanga bulung ni eme) = mardomu tu dalan ma hita, muda dapot eme on = kita bertemu di jalan setelah panen padi.

Bulung ni dapdap, bulung ni pau, bulung ni hasior, bulung ni salak, simata= mula ditatapko au, sior matamu tu halak = jika engkau menatap aku, tajamkan matamu kepada orang lain.

Bulung ni pandan, bulung ni tuba, gambar ni porda = taringot tu padanta i ulang muba-uba rohamu = mengenai janji kita itu jangan lagi berubah hatimu.

Tali na pudun mate, bulung ni hadapan = taringot tu padanta i, na dung pudun matema rohangku = mengenai janji kita itu, hatiku sudah disimpul mati.

Bulung ni sitarak, bulung ni sibaguri, bulung ni sabi, bulung ni sapot= marsarakma hita sannari, muli-muli mardomu do i sogot= sekarang kita berpisah, kelak akan bertemu juga.

Bulung ni gala-gala, bulung ni bio-bio = intap ku boto na suada,  ngana husuru namangido = seandainnya ku tahu (sesuatu yang ku minta) tidak ada, takkan kusuruh untuk meminta.

Bulung ni gala-gala, bulung ni indot, bulung ni pau, hodong-hodong ni rama-rama = pala giot ko di au, ra ma au di ho = jika engkau cinta kepadaku, akupun mau pada dirimu.

Lidi, batu = muda mate rap mate, muda mangolu rap mangolu = jika mati sama mati, jika hidup sama hidup.

Bulung ni kopi, gambar ni tomboman = nipi muyui do nipingku, jaru paasing-asing  pe podoman = mimpimu itu adalah mimpi ku, walaupun berlainan tempat tidur.

Bulung ni hayu pora, bulung ni sampilulut, bulung ni pau= ulang sai pora-pora hobarmu di au  dibaon dompak marsiluluton au = janganlah engkau berkata-kata lugas kepadaku, sebab aku sedang berduka cita.

Hodong, bulung ni timbako, bulung ni simartampua = tap ko da angkang di au, tilako manjadi tua= sekiranya engkau abang untukku, celaka menjadi tuah.

Bulung ni indot, bulung ni pau, bulung ni tiolu = ingot doba au pinomat sanoli sapanjang mangolu,= kenanglah aku setidaknya sekali selama masih hidup.

Bulung ni hayu  simarmonis-monis, bota= naparayak na samonis, nitadingkon na sabota, = dikejar yang sebesar menir, di tinggalkan yang sebesar  padi.

Bulung ni unte, bulung ni pau, sisik ni siroken = painte au di poken = tunggu saya di (hari) pasar.

Bulung ni jalak-jalak,pau, hodong, sibaguri= laing jalak-jalak au diho natuari = aku terus mencaricari engkau kemarin.

Bulung ni galunggung, bulung ni pau, obuk, hodong,= malungun magotap obuk au diho= aku sangat merindukan kamu..

Bulung ni : sapot, jior, bulu, pau = Incogot rior au  jolo tu julu = Besok aku akan ke hulu, susul aku kesana.

Bulung ni parira, bulung ni sumangge, bulung ni sanggar, bulung ni pau, = maila au mambege hobarmi = aku malu mendengarkan kata – katamu itu .

Bulung ni bulu tolang, bulung ni silinjuang, bulung ni sanggar, bulung ni pau = Ngada tarjuang au hobar ni tulangta i = aku tak dapat membantah kata –  kata pamanku itu.

Bulung ni andarohot, bulung ni pau, bulung ni pege, hodong = Dohot do au muda kehe ho = Kalau engkau pergi, aku ikut.

Bulung ni unte, bulung ni pau, bulung ni sapot, bulung ni bargot = Painte au incogot di toru ni bargot an = Tunggu aku besok di bawah pohon enau itu.

Jika berbagai daun dan barang  – barang lain disusun sesuai urutan pesan, maka penerima pesan tidak akan mengartikan lain dari yang dimaksud oleh pengirim pesan.

Contoh di atas menunjukkan, bahwa pesan- pesan yang disampaikan merupakan pesan pribadi yang secara khas membudaya di kalangan muda-mudi.

Pengirim pesan yang  lebih  serius dapat dilakukan juga dengan mengirimkan atau meletakkan seperangkat benda- benda yang memiliki simbol yang khas, unik. Contohnya adalah ultimatum perang yang disampikan dengan menempatkan cabai, dan tiga ranting daun yang dibakar. Maknanya adalah pernyataan ultimatum perang dalam waktu tiga hari.  Pesan itu dapat diletakkan di  perbatasan jalan menuju kampung yang  hendak diperangi, atau diletakkan  di dalam  wadah, kemudian dihanyutkan. Yang disebut  terakhir bisa dilakukan, jika kampung  yang  menyatakan  perang itu  ada di hulu satu sungai yang mengalir di dua kampung itu.***

Dikutip dari : buku Madina Madani (2004)

(Almarhum Basyral Hamidi Harahap semasa hidupnya adalah Sejarahwan Mandailing)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembangan Kebudayaan Melalui Inklusif Museum

    Pengembangan Kebudayaan Melalui Inklusif Museum

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal sudah saatnya didorong mengkonversi kebudayaan melalui pola inklusif museum. Itu diungkapkan dosen di Universitas Utrecht, Blanda, Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M kepada Mandailing Online, usai berkunjung ke KKM, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Inklusif museum itu adalah model pengembangan dan media pembelajaran bagi masyarakat, dimana setiap anggota masyarakat […]

  • Siswa Diajak Tanam Pohon

    Siswa Diajak Tanam Pohon

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lakukan Penghijauan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis Lintas Kabupaten terus menginisiasi gerakan penghijauan hingga ke sekolah melalui penanaman pohon. Ini sebagai wujud kepedulian generasi muda bangsa terhadap kondisi alam sekitar. Kegiatan ini sekaligus bukti nyata dukungan pelaksaanaan program gerakan penanaman 1 miliar pohon untuk dunia. Penanaman pohon dilaksanakan, Selasa (10/1) di SMPN 4, […]

  • Kartu Indonesia Pintar dari Presiden

    Kartu Indonesia Pintar dari Presiden

    • calendar_month Sabtu, 25 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BERSAMA PELAJAR – Presiden Jokowi bersama pelajar di Tapian Sirisiri, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (25/3/2017). Selain sejumlah agenda lain, kunjungan Jokowi ke Mandailing Natal ini juga menyerahkan Kartu Indonesia Pintar kepada pelajar. Berdasar data yang diperoleh dari Kementerian Pendidikan, sebanyak 2.690 pelajar tingkat SD, SMP dan SMA yang mendapat KIP, sejumlah diantaranya diserahkan […]

  • Tokoh Agama Aek Galoga Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Pengubur Jasad Bayi 

    Tokoh Agama Aek Galoga Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Pengubur Jasad Bayi 

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) penemuan jasad bayi berjenis kelamin perempuan di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal pada Rabu 5/7/2023 masih misteri. Sampai hari ini, polisi terkesan menutup nutupi informasi seputar penyelidikan kasus ini. Ustadz Ahmad Husein tokoh agama lorong aek galoga pada Mandailing Online Jum’at 7/7/2023 mengatakan, polisi harus […]

  • Gerindra belum ada kesepakatan koalisi

    Gerindra belum ada kesepakatan koalisi

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sudah melakukan komunikasi politik dengan partai lain dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Sumatera Utara, 2013 mendatang. Namun, partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut belum ada melakukan kesepatakan. Ketua Tim Penjaringan dan Pendaftaran Cagubsu/Cawagubsu Partai Gerindra Sumut, Yantoni Purba mengatakan, sejauh ini Gerindra sudah membuka pembicaraan koalisi dengan hampir semua partai […]

  • Doa yang Paling Penting untuk Seorang Muslim

    Doa yang Paling Penting untuk Seorang Muslim

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah, S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Kota Medan   Mayoritas ulama Salaf menganjurkan bagi kaum muslimin untuk berdoa salam beberapa doa yang penting. Doa itu adalah doa yang terpenting. Lebih penting dan paling berharga bagi manusia. Berharga untuk kehidupannya yang abadi di akhirat. Sebab kehidupan di dunia memang hanya sementara. Tentu tak […]

expand_less