Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Saipullah-Atika Terlihat Lebih Faham Fiskal Daerah Dibanding Harun-Ichwan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • print Cetak

Debat publik Pilkada Madina di Paluta, Kamis (14/11/2024) lalu.

 

PALUTA (Mandailing Online) – Paslon Saipullah-Atika dinilai lebih memahami keterbatasan fiskal daerah dibanding paslon Harun-Ichwan saat debat publik Pilkada Madina 2024 yang digelar KPU di Sapadia Hall, Gunungtua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis (14/11/2024) lalu.

Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 1, Harun Mustafa – Ichwan (ON MA) dinilai gagal memahmi masalah fiskal anggaran daerah.

Momen itu terjadi saat moderator debat memberikan kesempatan kepada Paslon Saipullah-Atika (SAHATA) untuk bertanya kepada Paslon 1 ON MA.

Dengan durasi waktu satu menit, Saipullah menanyakan kepada Paslon 1, bagaimana memastikan pembangunan berjalan sementara kekuatan fiskal di daerah tidak cukup.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Harun menjawab harus berjuang mencari dana untuk daerah. Ini adalah tugas untuk memperjuangkan di pemerintah pusat dalam memajukan masyarakat Madina. Harun juga menyebutkan akan bekerja keras untuk membawa pembangunan ke Madina.
Selain itu, dia juga menyebut Partai Gerindra banyak di pemerintah pusat. Sementara diketahui nama Harun Musthafa sendiri tidak ada dalam 350 nama kader Gerindra yang maju pada Pilkada 2024 dalam rilis resmi yang diterbitkan wibsite Gerindra.

Sementara calon wakilnya, Ihcwan, juga tidak memberi jawaban apapun. Sedangkan durasi waktu masih tersisa 1 menit 18 detik dari 2 menit 30 detik yang diberikan.

Menanggapi hal tersebut, Saipullah menyebutkan yang ditanyakan seputar keterbatasan fiskal Madina, yakni bagaimana upaya secara mandiri untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tentu harus dilakukan langkah-langkah strategis. Pertama, melakukan langkah efesiensi terhadap penggunaan anggaran, kemudian harus berfokus pada proyek-proyek yang sangat tepat dan urgen bagi masyarakat,” kata Saipullah.

Saipullah juga mengatakan pihaknya akan menggali PAD semaksimal mungkin dengan melakukan optimalisasi. Juga secara mandiri mengundang investasi melalui proses KPBU.

“Itu bisa digunakan dengan layanan-layanan yang ada di Madina. Dengan sistem konsinyasi dalam konsep 20 tahun, maka ini akan kembali kepada pemerintah,” kata Saipullah.

Keterbatasan fiskal daerah adalah kondisi ketika kemampuan keuangan daerah tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan seperti pembangunan infrastruktur. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan keterbatasan fiskal daerah, di antaranya kapasitas fiskal daerah yang rendah.

Pemerintah daerah yang terlalu bergantung pada pemerintah pusat dapat mengindikasikan ketidakmampuannya dalam melaksanakan urusan otonomi. Semakin banyak daerah otonom baru, ruang fiskal APBN akan semakin kecil.

Kemandirian fiskal daerah merupakan indikator utama untuk mengukur kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai kegiatannya tanpa bantuan dari luar. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Ada Ampun, PUPR Madina Komitmen Tindak Kontraktor Nakal

    Tidak Ada Ampun, PUPR Madina Komitmen Tindak Kontraktor Nakal

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Mandailing Natal, Sumatera Utara berkomitmen menindak tegas para penyedia jasa atau kontraktor yang tidak melaksanakan tugas pembangunan infrastruktur tidak sesuai kontrak dan peraturan yang berlaku. Pj Kepala Dinas PUPR Madina Evi Yanti Harahap menekankan, komitmen itu ditegaskan guna menjamin kualitas dan […]

  • Polres Madina Musnahkan 58 Kg Ganja

    Polres Madina Musnahkan 58 Kg Ganja

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Menyambut bulan suci ramadhan 1433 H, Polres Madina pemusnahan narkoba jenis ganja dan minuman keras di halaman Polres Madina, Rabu (18/7). Ganja yang dimusnahkan dengan cara bakar ini sebanyak 58 kilo gram. Penyambutan ramadan ini juga diisi dengan acara peringatan Israk Mikrat dihadiri Asisten I Pemkab Madina, Sahnan Pasaribu; Kajari Panyabungan, Satiman, […]

  • 12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

    12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

      ULUPUNGKUT (Mandailing Online) – Hingga Sabtu, korban yang ditemuakan wafat sebanyak 12 orang akibat banjir bandang di Desa Muara Saladi, Ulupungkut, Mandailing Natal. Seluruh korban wafat dimakamkan hari ini di pemakaman umum di desa itu, hari ini. Mereka tak dapat menyelamatkan diri saat banjir bandang tiba-tiba menerjang gedung madrasah tempat mereka sedang belajar. Berdasar […]

  • Gudang Milik Desa Sikara-Kara IV Terbakar

    Gudang Milik Desa Sikara-Kara IV Terbakar

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Gudang milik Desa Sikara-kara IV Kecamatan Natal, Mandailing Natal terbakar, Rabu (27/9/2017). Sementara kantor kepala desa yang berada disebelahnya turut dijilat apai. Belum diketahui penyebab kebakaran. Kondisi gudang yang berdinding papan hangus total. Informasi dari Sekretaris Desa Sikara-kara IV, Hendra menyebutkan kebakaran terjadi sekira pukul 3.30. Api dapat terpadamkan satu […]

  • Dokter Ikut Kongres, Poli Dalam RSUD Panyabungan Tutup Seminggu

    Dokter Ikut Kongres, Poli Dalam RSUD Panyabungan Tutup Seminggu

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga dokter spesialis dalam yang bertugas di RSUD Panyabungan mengikuti Kongres Nasional ke-XVIII Papdi (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) di Semarang. Akibatnya, Poli Dalam rumah sakit milik pemerintah itu pun terpaksa ditutup selama satu minggu hari kerja (12-16 Juli) sebagaimana pengumuman yang ditempelkan di pintu ruangan. Kondisi ini membuat pasien […]

  • DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rapat dengar pendapat membahas kasus Naga Juang gagal dilaksanakan DPRD yang sejatinya dilaksanakan pada Senin (01/04/2013 sesuai janji pimpinan DPRD Madina As Imran Khaitamy dan Fakrizal Efendi Nasutioan kepada masyarakat Naga Juang. Rapat itu beragenda meminta keterangan pihak muspida serta pihak PT. Sorikmas Mining (SM) serta masyarakat dalam rangka mencari format […]

expand_less