Senin, 1 Jun 2026
light_mode

Sumut Bakal Pecah Lima

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


Medan, Sumatera Utara bakal pecah menjadi lima provinsi yakni Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Tapanuli (Protap), Aslab, Sumatera Tenggara (Sutra) dan Nias. Hal ini sesuai data pengajuan pemekaran yang telah diterima Pansus Pemekaran Provinsi Sumatera Utara DPRD Sumut.

“Dari empat pengajuan usulan pemekaran provinsi, ada dua berkas yang direkomendasikan oleh pansus pemekaran yakni Protap dan Sutra untuk dilakukan pembahasan dan segera diparipurnakan,” ujar Koordinator Pansus DPRD Sumut Chadir Ritonga kepada wartawan disela-sela seminar pemekaran wilayah dan dampak pembentukan daerah otonom di Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel Grand Antares, Medan, Rabu (22/12/2010).

Nantinya, setelah usulan pembahasan dilakukan oleh pansus selesai maka hasil putusan pansus kemudian dibahas dalam rapat pariupurna DPRD Sumut yang diperkirakan pada Akhir Januari 2011, untuk selanjutnya mengeluarkan rekomendasi yang akan diserahkan kepada Mendagri, Presiden dan DPR RI untuk pengesahan provinsi baru.

DPRD Sumut hanya sebatas memberi rekomendasi dalam pengajuan usulan pemekaran sesuai dengan PP No 78 Tahun 2007 tentang tata cara pembentukan, penghapusan dan pengabungan daerah.

“Jadi kewenangan DPRD Sumut hanya sebatas menerima usulan pemekaran dan memberikan hasil rekomendasi kepada pusat. Dalam hal ini, Mendagri, Presiden dan DPR RI yang memutuskannya,” ucapnya.

Menurutnya, pemekaran usulan Povinsi Sutra dan Protap tengah dilakukan pembahasan. Selain itu sesuai dengan PP 78 Tahun 2007, Sutra sudah memenuhi persyaratan dengan 1 kota dan empat kabupaten, diantaranya Kota Padang Sidimpuan dan Kabupaten Tapsel, Madina, Palas serta Paluta.

Dengan seminar ini diharapkan bisa mencapai tujuan dari program Pemprovsu untuk mengevaluasi daerah pemekaran yang sudah terjadi, karena saat ini Sumatera Utara memiliki 33 kabupaten/kota.

Kegiatan ini juga untuk memproyeksi apa yang disebut dengan grand desaian provinsi ke depannya. “Berapa sih jumlah provinsi yang boleh di Sumatra Utara, kalau melihat grand design yang dilakukan secara nasional dikatakan hanya ada boleh satu disini,” kata Chaidir Ritonga. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rhoma Irama : saya ikhlas dicemooh

    Rhoma Irama : saya ikhlas dicemooh

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Surabaya, (MO) – Raja Dangdut Rhoma Irama mengaku ikhlas menerima cemoohan orang di berbagai media sosial. “Kalau saya menanggapinya santai saja, tidak perlu ditindaklanjuti dan ditanggapi berlebihan. Saya ikhlas kok,” katanya kepada wartawan di Surabaya, Sabtu pagi. Menurut Rhoma, dia sudah melihat macam-macam cemoohan yang dilayangkan orang kepadanya melalui beberapa media sosial seperti Blackberry Messenger […]

  • Pemkab Didesak Bentuk Tim Penyelesaian Perkebunan

    Pemkab Didesak Bentuk Tim Penyelesaian Perkebunan

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Ali Anafiah meminta Pemkab Madina segera membentuk tim penyelesaian sengketa lahan antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat. “Pemkab Madina harus tegas terhadap perusahaan perkebunan yang telah mengabaikan hak-hak masyarakat, terutama terhadap perusahaan yang telah melakukan penyerobotan lahan warga,” ketanya kepada wartawan, Kamis (26/9/2013) diruang kerjanya. Tim yang […]

  • Aktivis Sebut Saipullah Layak Pimpin Madina

    Aktivis Sebut Saipullah Layak Pimpin Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aktivis dan mantan ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Salman Rais menilai H. Saipullah Nasution layak dan tepat memimpin kabupaten paling selatan sumatera Utara ini lima tahun mendatang, karena memiliki kematangan memimpin birokrasi. “Bang Saipullah pulang kampung karena terpanggil untuk membenahi Kabupaten Madina ke arah yang lebih baik,” kata […]

  • Dinas Kehutanan Sita Kayu Olahan di Lokasi PT PSU

    Dinas Kehutanan Sita Kayu Olahan di Lokasi PT PSU

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Manailing Onine) – Dinas Kehutanan Perkebunan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menemukan sekira 10 kubik kayu olahan di lokasi PT Perkebunan Sumatera Utara di Kecamatan Lingga Bayu tanpa dokumen yang sah dan tanpa pemilik. Kabid Kehutanan Dinas Kehutanan Perkebunan Madina, Ahmad Faizal di ruang kerjanya, Senin (28/10/2013) menyatakan kayu olahan itu yang mereka temukan sekitar […]

  • API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 2)

    API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KETIKA KEJAHATAN MENJADI BAGIAN DOMINAN EKOSISTEM EKONOMI   Oleh: Tim Mandailing Epicentrum Masyarakat sering melihat narkotika dan rokok ilegal sebagai kasus yang berdiri sendiri. Padahal keduanya bisa menjadi bagian dari satu ekosistem ekonomi gelap yang sedang menguasai denyut kehidupan warga. Ketika ekonomi legal melemah, logikanya, ekonomi ilegal mulai tumbuh. Ketika lapangan kerja menyempit, jalur […]

  • Menunggak, Telepon Kantor Walikota Medan Diblokir

    Menunggak, Telepon Kantor Walikota Medan Diblokir

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Telepon di Kantor Walikota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No 2, Medan, tidak bisa digunakan. Pasalnya, rekening telepon belum dibayar. Informasi yang diperoleh di Kantor Walikota Medan, Selasa (29/03/2011), telepon di kantor orang nomor satu di Medan tersebut sudah tidak bisa digunakan dalam dua minggu terakhir. Dampaknya, setiap urusan dinas para staf terpaksa harus […]

expand_less