Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Ummi Kultsum dari Pesantren Abinnur Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning PKS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
  • print Cetak

Ummi Kultsum Saukani menerima hadiah dan tropy dari Ketua DPD PKS Mandailing Natal Wahiddin Arjun disaksikan Sekretris Mahmudin Hasibuan.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Ummi Kultsum Saukani dari pesantren Abinnur Islami, Panyabungan Utara, tampil juara I Lomba Baca Kitab Kuning yang diselenggarakan PKS Mandailing Natal, Sumut.

Dia mengumpul poin 235 pada tiga kategori lomba, yakni Qiroatul Kutub, Nahwu Shorof, dan Penguasaan Adab dan Etika.

Juara II diraih Laila Safitri Siregar juga dari pesantren Abinnur Islami. Mengumpul 230 poin.

Juara III adalah Lailah Saadah dari pesantren Musthofawiyah Purba Baru. Mengumpul poin 226.

Juara Harapan I diraih Ilman Hidayat Husin dari Musthofawiyah Purba Baru. Mengumpul poin 224.

Juara Harapan II diraih Ulya Muthomainnah Siregar dari pesantren Darul Ikhlas, Panyabungan. Mengumpul poin 220.

Juara Harapan III Feni Awaliyah dari pesantren Abinnur Islami. Mengumpul poin 219.

Lomba berlangsung sejak Sabtu (26/11/2022) di sekretariat DPD PKS Mandailing Natal, Jl. Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan. Final dan penyerahan hadiah berlangsung hari ini, Senin (28/11).

Juri berasal dari unsur independen, yakni ustad Syamsir, ustad Zulkarnain dan ustad Abdul Rahman.

Lomba Baca Kitab Kuning ini adalah edisi-6, merupakan agenda tahunan untuk Hari Santri yang diprakarsai dan disponsori Fraksi PKS DPR RI secara nasional.

Khusus di Mandailing Natal, ini adalah kali kedua dilakukan.

Ketua panitia, Abdurrahman Nasution kepada wartawan, Selasa, menyatakan peserta yang mengikuti lomba mencapai 60 orang, yakni para santri dari berbagai pesantren di Kabupaten Mandailing Natal.

“Alhamdulillah, Lomba Baca Kitab Kuning selesai pada hari ini. Insyaallah pemenang akan dipertandingkan di tingkat wilayah, yakni Provinsi Sumatera Utara,” kata Ketua DPD PKS Mandailing Natal, Wahiddin Arjun didampingi Sekretaris Mahmudin Hasibuan, Senin.

Para pemenang yang akan dipertandingkan di tingkat wilayah kemungkinan juara I, II dan III. Dijadwal akan berlangsung tanggal 4 Desember 2022.

Dia berharap kontingen dari Mandailing Natal bisa meraih juara di wilayah untuk dapat menembus tingkat nasional, mengingat daerah ini adalah gudangnya pesantren di Sumatera Utara (Sumut).

“Insya Allah. Kita berharap do’a dan dukungan dari masyarakat Mandailing Natal,” harapnya.

Berikut foto foto penyerahan hadiah kepada juara II hingga juara harapan III (dari atas ke bawah)

Juara II Laila Safitri Siregar. Hadiah diserahkan Anggota DPRD Madina dari PKS, Ahmad Budiman Borotan.

Juara III Lailah Saadah.  Hadiah diserahkan Anggota DPRD Madina dari PKS, Hamdani.

Juara Harapan I Ilman Hidayat Husin. Hadiah diserahkan Ustad Zulkarnain (salah satu juri).

Juara Harapan II Ulya Muthomainnah Siregar. Hadiah diserahkan ustad Syamsir Batubara (salah satu juri).

Juara Harapan III Feni Awaliyah. Hadiah diserahkan Bendahara DPD PKS Madina.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneh, Pemkab Madina Tidak Miliki Dokumen Forensik Kebakaran Pasar Baru 5 Tahun Lalu

    Aneh, Pemkab Madina Tidak Miliki Dokumen Forensik Kebakaran Pasar Baru 5 Tahun Lalu

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Aneh, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) ternyata tidak memiliki dokumen hasil Forensik Kepolisian terkait kebakaran yang melanda pusat pasar baru panyabungan yang terjadi 16 Juni 2018 lalu apakah pasar tersebut dibakar atau terbakar. Hal ini diakui Kepala Dinas Perdagangan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Parlin Lubis saat dikonfirmasi Selasa 22/5) […]

  • Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Forum NGO lingkungan se-Kabupaten Mandailing Natal menilai laporan SLP Conservation International Indonesia tak masuk akal. Forum NGO lingkungan di Madina menilai bahwa laporan Conservation International Indonesia (CII) yang mengklaim sebanyak 4.700 petani Madina mendapatkan manfaat ekonomi dari peningkatan praktik-praktik pertanian yang dilakukan dalam program Sustainable Landscapes Partnership (SLP) CII. “Mereka membuat laporan […]

  • Harga Sejumlah Bahan Pokok di Madina Masih Stabil

    Harga Sejumlah Bahan Pokok di Madina Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2013, harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) relatif stabil. Meski begitu, beberapa hari ke depan bisa saja berubah saat akan libur panjang. Demikian disampikan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Prindag Pemod Kopresi dan UKM Madina Ikhwan Nasution kepada wartawan, Rabu […]

  • Lagi-lagi KKB Berulah, Kapankah Papua Aman?

    Lagi-lagi KKB Berulah, Kapankah Papua Aman?

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Sebanyak sembilan tenaga kesehatan (nakes) korban kekerasan yang dilakukan KKB (kelompok kriminal bersenjata) di Puskesmas Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin lalu, saat ini sedang menjalani pemulihan trauma dan pengobatan. (19/7). Pelayanan kesehatan dihentikan, seraya menunggu jaminan keamanan dari pemerintah untuk para tenaga kesehatan yang bertugas. Namun hingga […]

  • Jalan Amblas :

    Jalan Amblas :

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jalan Amblas : Jalan penghubung Panyabungan Gunung Baringin dititik Sidaing amblas. Minimnya parit jalan membuat jalan menuju ibu kota Panyabungan Timur ini banyak yang rusak.(Hol)

  • Jika Kalau Bahwa

    Jika Kalau Bahwa

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlan Batubara Di media massa sering terjadi kesalahan penempatan kata “jika” dan kata “kalau“. Dua kata ini kerap menggantikan kata “bahwa“. Kata “jika” dan kata “kalau” adalah kata penghubung untuk menandai syarat (syarat-harapan). Juga berfungsi sebagai “soal-jawaban“. Tergolong dalam Konjungsi Subordinatif Syarat. Sedangkan kata “bahwa” adalah kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian […]

expand_less