Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Warga Banjar Losung Mengeluh, Sumber Air Bersih Bau Detergen

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online). – Warga Banjar Losung di Kelurahan Kayu Jati, Mandailing Natal ( Madina) keluhkan sumber air bersih mereka yang setahun belakangan berbau detergen. Warga pun terpaksa membeli ar beraih setiap hari untuk menutupi kebutuhan minum.

Sumur tua peninggalan belanda yang menjadi sumber air bersih warga banjar losung itu memang puluhan tahun telah dimanfaatkan warga untuk mengambil air bersih, setahun terakhir, meski kondisi air tetap jernih, namun mengeluarkan bau detergen.

“sumber mata air itu telah digunakan puluhan tahun oleh masyarakat sekitar, kini sudah tak dapat digunakan lagi, sebab warga takut jika mengkonsumsi air itu dapat menimbulkan penyakit,” kata Hotnidah warga setempat.

Ia dan warga lainnya mengeluhkan kondisi itu kepada Lurah Kayu Jati, alhasil sampai saat ini belum ada jawaban pasti mengenai keluhan warga di Banjar Losung.

Untuk kebutuhan air minum sendiri, warga sekitar kata Hotnida terpaksa memanfaatkan sumur bor milik warga yang secara suka rela diberikan oleh pemilik nya.

Sementara itu, Lurah Kayu Jati yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah melaporkan kasus ini pada Dinas Lingkungan Hidup Madina.

“Iya benar air di Banjar Losung diduga tercemari limbah, namun untuk memastikannya kami sudah melaporkan hal ini ke DLH Madina untuk di uji sample,” Katanya. Selasa 26/9/2023.

Kepala Bidang Amdal Dinas DLH Madina Ahmad Fauzi yang dikonfirmasi justru mengaku telah memberikan hasil pemeriksaan kepada Lurah Kayu Jati.

“Kami sudah lakukan pemeriksaan ke sumber air bersih itu, hasilnya bukan karena kebocoran dari limbah Rumah Sakit yang ada didekat sumber air, melainkan ada deterjen yang menumpuk didalam sumur, sehingga air berbau deterjen, dan hasil pemeruksaan laboratoriumnya sudah diserahkan pada Lurah Kayu Jati ” jelas Fauzi.

Meski pemeriksaan laboratorium sudah di lakukan, namun sajauh ini belum ada upaya untuk melakukan perbaikan sunyr tersebut, padahal sumur air beraih ini salah satu kebutuhan penting warga sekitar.( fikri )

 

 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

    Kampung Mandailing di Kedah, Malaysia Dikukuhkan

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KEDAH, MALAYSIA (Mandailing Online) – Tidak banyak yang mengetahui keberadaan masyarakat suku Man­­dailing di Kampung Je­rung Atas, Sg Petani, Negeri Kedah, Malaysia. Masyarakat Mandailing telah bertempat tinggal di Kedah sejak 1880. Kedah merupakan salah satu negeri di Malaysia yang berdekatan perbatasan dengan Thailand. Untuk memeriahkan kem­bali suasana perkampungan masyarakat Mandailing itu, satu aktivitas menarik […]

  • Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan pematangan lahan untuk relokasi Pasar Baru Panyabungan sudah berjalan sekitar sebulan. Namun, sember dananya hingga kini masih misteri. Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti mengaku belum ada pencairan dana untuk biaya relokasi sementara Pasar Baru Panyabungan itu. Estimasi biaya untuk relokasi ini juga belum diumumkan Pemkab Madina. Namun, […]

  • Papua Terpuruk, SDA Dikeruk, Tinggalkan Dampak Buruk Lingkungan

    Papua Terpuruk, SDA Dikeruk, Tinggalkan Dampak Buruk Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Pemerhati umat Dilalui garis khatulistiwa, dengan bentangan alam yang menghijau, negeri ini telah menjadi cagar alam dunia. Tapi sesaat saja, keteduhan alam tersebut sirna berganti kerusakan alam parah. Pengelolaan SDA salah kaprah membawa dampak buruk kerusakan lingkungan dan sangat merugikan kehidupan ekosistem kedepannya. Mekanisme yang buruk pada akhirnya seperti bom waktu, menunjukkan […]

  • DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rapat dengar pendapat membahas kasus Naga Juang gagal dilaksanakan DPRD yang sejatinya dilaksanakan pada Senin (01/04/2013 sesuai janji pimpinan DPRD Madina As Imran Khaitamy dan Fakrizal Efendi Nasutioan kepada masyarakat Naga Juang. Rapat itu beragenda meminta keterangan pihak muspida serta pihak PT. Sorikmas Mining (SM) serta masyarakat dalam rangka mencari format […]

  • Atika Korbankan Masa Muda Demi Madina

    Atika Korbankan Masa Muda Demi Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) tampil menyala dan menginspirasi pada debat publik Pilkada Madina 2024 yang dihelat di ballroom Hotel Sapadia Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (14/11/2024) malam. Pada segmen penutup, […]

  • Masyarakat 4 Kecamatan Minta Bupati Tapsel Jangan Hanya Pikirkan Sipirok

    Masyarakat 4 Kecamatan Minta Bupati Tapsel Jangan Hanya Pikirkan Sipirok

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Masyarakat empat kecamatan di Kabupaten Tapuli selatan masing-masing Batang Toru, Muara Batang Toru, Marancar, dan Batang Angkola meminta Bupati H. Syahrul M Pasaribu jangan hanya memikirkan kepentingan warga Kecamatan Sipirok. “Kami juga bagian dari Tapsel, namun kok Bupati sepertinya belakangan ini hanya sibuk memikirkan kritik yang timbul pasca penetapan lokasi perkantoran di Sipirok. […]

expand_less