Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Galakkan Reboisasi, Tanam Pohon di jalan-jalan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
  • print Cetak


MADINA- Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis bekerja sama dengan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dan sejumlah organisasi lingkungan lainnya, melakukan program reboisasi lahan. Penanaman pohon dilakukan di ruas kiri dan kanan jalan di Kelurahan Dalan Lidang dan Jalan Lintas Timur, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Penanaman pohon dimulai dari Jalinsum Kelurahan Dalan Lidang atau di sekitar kantor TNBG oleh Pj Bupati Madina Ir H Aspan Sofian Batubara MM melalui Plt Sekdakab Madina, Gozali Pulungan SH MM yang dihadiri oleh unsur Muspika Panyabungan, sejumlah kepala desa dan lurah dan beberapa organisasi konservasi lingkungan di Madina dan juga Kepala TNBG, Kuswaya.

Ketua panitia reboisasi sekaligus Ketua Forum DAS Batang Gadis, Awaluddin Pulungan didampingi Sekretaris, Ir Syahrul Nasution dalam laporannya menyampaikan, tujuan kegiatan adalah melakukan rehabilitasi lahan dengan penanaman jenis kayu dan tanaman buah di kawasan DAS Batang Gadis, juga untuk membangun gerakan masyarakat guna meningkatkan kapasitas dalam mengelola sumber daya alam, dan berkesinambungan antara masyarakat desa, dan stake holder terkait.

Awaluddin juga menyebutkan bahwa reboisasi penanaman pohon juga dilakukan di sepanjang Jalan Lidang dan Jalan Lintas Timur. Diperkirakan sepanjang 8 kilometer yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan mulai dari tahun 2010 hingga tahun 2015 nantinya. Bibit yang akan ditanam dan dibagi kepada masyarakat melalui kepala desa dan lurah lebih kurang 4 ribu batang dengan jenis bibit tanaman mahoni, manggis, durian, petai dan mangga.

Plt Sekdakab Madina, Gozali Pulungan mengatakan, bahwa acara yang diprogramkan tersebut merupakan langkah tepat dalam melestarikan iklim dalam menghadapi pemanasan gelobal (global warming) . Dia berharap, kegiatan seperti itu supaya berjalan terus-menerus sehingga alam lestari untuk anak cucu dapat diwujudkan.

“Dan yang terpenting adalah gerakan tanam pohon kita yakini mampu meyelamatkan keutuhan dan iklim di Batang Gadis dan sekitarnya,” sebut Gozali Pulungan.

Pada kesempatan itu, Kepala TNBG, Kuswaya menyampaikan apresiasi terhadap Forum DAS Batang Gadis yang eksis memantau dan memelihara lingkungan di wilayah Kabupaten Madina.

“Kami berharap semua pihak dapat membantu dan menjaga keseimbangan alam karena menjaga itu adalah kewajiban dan tanggung jawab semua pihak bukan hanya terpatri pada satu golongan saja,” ujar Kuswaya. (wan)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Siap Berdialog Tentang Batas TNBG

    Warga Siap Berdialog Tentang Batas TNBG

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga desa-desa di ring Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) siap berdialog dengan pemerintah soal tapal batas TNBG yang hingga kini masih rancu. Tapal batas TNBG yang belum difinalkan telah mengganggu aktivitas penduduk berkebun. Forum Keluarga Besar Batang Natal (FKBBN) Mara Halim Nasution kepada wartawan, Minggu (7/7/2013) di Panyabungan menyatakan warga siap […]

  • Terdakwa Kasus Penipuan CPNS Dituntut 30 Bulan Penjara

    Terdakwa Kasus Penipuan CPNS Dituntut 30 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sidang kasus penipuan 51 orang pelamar CPNS Pemkab Deli Serdang Formasi Tahun 2007/2008 dengan terdakwa Ermaida Tambunan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (15/03/2011), kembali memanas. Dewi, anak salah seorang terpidana yang sudah diputus dalam kasus yang sama pada persidangan sebelumnya, mengamuk ketika mendengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irma Hasibuan menuntut Ermaida Tambunan, pegawai […]

  • Direktur RSU Panyabungan Perang Mulut Dengan Ibu Kandung Korban

    Direktur RSU Panyabungan Perang Mulut Dengan Ibu Kandung Korban

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Komisi IV Masih Gagal Mediasi Kasus Mal Praktek PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mediasi yang dilakukan Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina) terhadap kasus dugaan mal praktek di RSU Panyabungan, masih gagal mendamaikan keluarga korban dengan pihak rumah sakit. Pertemuan antara Komisi IV, pihak keluarga korban dan pihak RSU Panyabungan di ruang komisi IV, Selasa (7/1/2014) […]

  • Menghitung Energi Sahata di 100 Hari Pertama

    Menghitung Energi Sahata di 100 Hari Pertama

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Ludfan Nasution* Memang, pertempuran 1-100 harinya belum mulai. Baru persiapan. Baru sosialisasi, pra aktualisasi. Justru karena itu, coba kita hitung-hitung berapa besar energi Sahata dan segenap timnya. Jangan sampai energi itu malah menyublim (menguap) ketika “perang” kian memanas. Sahata selaku pasangan bupati dan wakil bupati Madina (Mandailing Natal) 2025-2030 adalah satu paket […]

  • Ini Pihak-pihak yang Berpotensi Jadi Tersangka UPS

    Ini Pihak-pihak yang Berpotensi Jadi Tersangka UPS

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mabes Polri kembali menegaskan, ada tiga pihak yang berpotensi menjadi tersangka dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2014.  Kabag Penum Polri Kombes Rikwanto menegaskan, tiga pihak yang berpotensi tersangka itu adalah oknum DPRD, Pemerintah, dan swasta.  Menurut Rikwanto, mereka inilah penggagas program UPS supaya bisa masuk ke […]

  • Fraksi Golkar Melihat Tampungan RKPD Hanya Diisi Satu Pihak

    Fraksi Golkar Melihat Tampungan RKPD Hanya Diisi Satu Pihak

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) dalam pandangan fraksi yang disampaikan pada Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2022 melihat tampungan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hanya diisi oleh satu pihak saja. Adanya pernyataan pemerintah yang tidak mengambil kesempatan untuk mengubah RKPD menimbulkan pertanyaan sensitivitas pemerintah terhadap […]

expand_less