Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi (foto 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2014
  • print Cetak

Foto: Gunung Sorik Marapi dibidik dari bukit Paya Loting, Panyabungan

Tympanum Novem Films, media pemberdayaan sosial yang berbasis Mandailing, pekan lalu mengirimkan tim ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi. Ekspedisi bersama dengan Naposo Nauli Bulung Desa Simaninggir Kecamatan Siabu ini bertujuan untuk membuka tabir kawasan eksotis ini.

Berada di ketinggian 2.142 meter dan cuaca dikisaran 16 derajat celcius, daerah ini dapat dikunjungi dengan pendakian melalui Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Gunung yang menyimpan berbagai kisah ini, amat dekat dengan ingatan orang di Mandailing Natal dan bekas kabupaten Tapanuli Selatan. Betapa tidak, pernah tujuh kali memuntahkan laharnya pada tahun 1830, 1879, 1892, 1893, 1917, 1970, 1986 dan yang terakhir pada tahun 1987.

Letusan tahun 1917 mengubah banyak hal dalam geografis Mandailing. Letusan itu memporak-porandakan Pesantren Musthafawiyah yang pada saat itu masih berlokasi di Kayu Laut. Karena itu dipindahkan ke Desa Purba Baru. Bencana ini juga menimbulkan migrasi hunian masyarakat ke daerah-daerah yang relatif aman dari jangkauan letusan.

Selain wisata sejarah, Gunung Sorik Marapi tentu menjadi pusat kawasan Taman Nasional Batang Gadis. Kawasan sekitar yang dilingkari hutan tropis, menyimpan keragaman hayati, baik flora maupun fauna. Lumut tebal yang menempel pada batu dan batang tumbuhan, menandai keaslian hutan. Dalam radius seratus meter persegi, kita bisa menyaksikan ratusan spesies tumbuhan langka.

“Itu luar biasa. Bahkan beberapa spesies ada yang masih belum ditambahi keterangan dalam kamus Botani,” demikian diungkapkan Askolani, Chief Executive Organizer (CEO) Tympanum Novem. Kita berharap semua potensi ini bisa dipublikasikan, sehingga bisa ditandai sebagai ikon kunjungan wisata di Indonesia, tambahnya.

Hal senada juga disebut Erwin Parsaulian Lubis, pimpinan ekspedisi. Hamparan batu vulkanik yang ditumbuhi perdu menjadi pemandangan yang luar biasa. Apalagi di sisi sebelah kawah juga terdapat danau berair jernih.

“Sayang kalau kawasan ini tidak dipublikasikan,” katanya.

Kawasan yang menjadi pusat TNBG ini memang tampak menyimpan eksotisme. Hutan tropis Mandailing diyakini syorga bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan.

“Saya percaya pada apa yang dilansir TNBG,” tambah Askolani.

Hutan ini menyimpan berbagai spesies langka semacam amfibi tak berkaki (Ichtyopis glutinosa) yang merupakan jenis satwa purba dan katak bertanduk tiga (Megophyris nasuta), dan lain-lain. Karena itu, begitu ekspedisi mencapai puncak Sorik Marapi, semua berdecak kagum, ini “syorga.”

Tympanum Novem Films berharap ada usaha-usaha yang signifikan untuk memancing kunjungan wisata ke kawasan ini. Terutama dengan membuka jalur pendakian yang lebih efektif. Juga tentu dengan promosi dan publikasi ke biro-biro perjalanan wisata. Hanya dengan begitu potensi kawsan ini berdampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat sekitar, begitu kata Askolani.

Narasi/foto : Tympanum Novem Films
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buntut Kurang Bermasyarakat, Bupati Akan Copot Lurah Panyabungan III

    Buntut Kurang Bermasyarakat, Bupati Akan Copot Lurah Panyabungan III

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution akan segera mencopot Andi Bugis dari jabatan Lurah Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina. Pasalnya, warga Panyabungan menilai kinerja Andi Bugis buruk dan enggan bersosialisasi dengan warganya, terutama saat acara-acara keagamaan dan sosial kemasyarakatan lainnya. “Insya Allah, akan ditindak-lanjuti aspirasi warga Panyabungan III,” […]

  • Kemitraan Polda Sumut Dengan Masyarakat Dinilai Makin Berkurang

    Kemitraan Polda Sumut Dengan Masyarakat Dinilai Makin Berkurang

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Direktur Eksekutif Institute of Security and Defense Studies (InsideS) M Fadhli Sudiro mengatakan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara mulai mengurangi kemitraannya dengan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban. “Jelas tampak kepemimpinan baru di Polda Sumut kali ini tidak mencerminkan kemitraan antara polisi dan masyarakat,” katanya dalam siaran pers yang diterima di Medan, Senin, […]

  • Dadang Darmawan Salahkan Hendro Susanto Terkait Lolosnya 2 Petahana KPID Sumut yang Bermasalah

    Dadang Darmawan Salahkan Hendro Susanto Terkait Lolosnya 2 Petahana KPID Sumut yang Bermasalah

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Tim seleksi calon anggota KPID Sumut periode 2021-2024 meyesalkan tuduhan negatif Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto atas lolosnya 2 petahana dengan SK yang diduga cacat hukum. Bagi timsel, orang yang tepat disalahkan justru politisi dari PKS tersebut. “Saya kira demikian,” ungkap Dadang Darmawan selaku Timsel, menyambar pertanyaan wartawan, Senin […]

  • Zidan Rizky Ilman Ketua HIPMI Madina yang Baru

    Zidan Rizky Ilman Ketua HIPMI Madina yang Baru

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Mandaililing Natal selenggarakan pelantikan pengurus baru periode 2024 – 2027. Ketua Terpilih, Sekretaris dan Bendahara serta jajaran pengurus terbaru di lantik di Ballroom Ladang Sari, Gunung Tua, Panyabungan. Dalam pengurusan baru itu, Zidan Rizki Ilman sebagai Ketua, Mhd Syafril Wakil Ketua, Roni Margonda sebagai […]

  • Membandingkan Ideologi Islam, Kapitalisme dan Komunisme

    Membandingkan Ideologi Islam, Kapitalisme dan Komunisme

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Dicopy dari : hizbut-tahrir.or.id   Dunia secara umum hari ini berpijak pada dua ideologi besar, ideologi Kapitalisme-Liberalisme dan ideologi Sosialisme-Komunisme. Ideologi lainnya, yakni ideologi Islam, belum begitu tampak. Ideologi Islam masih berada dalam individu-individu Muslim dan belum diwujudkan dalam satu pun negara di dunia. Dalam Kamus Oxford, Kapitalisme (Capitalism) dimaknai sebagai sistem ekonomi […]

  • Aksara Mandailing Butuh Pelestarian

    Aksara Mandailing Butuh Pelestarian

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Aksara tulak-tulak sebagai jati diri orang Mandailing harus dilestarikan semua pihak. Sebab aksara tulak-tulak merupakan produk kebudayaan etnis Mandailing. “Dari 7 jenis aksara yang ada di Indonesia, salah satunya adalah aksara Mandailing yakni aksara tiulak-tulak. Sementara bahasa Mandailing merupakan salah satu bahasa dari 746 bahasa di Indonesia,” ujar budayawan Mandailing, Muhammad […]

expand_less