Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

Ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi (foto 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2014
  • print Cetak

Foto: Gunung Sorik Marapi dibidik dari bukit Paya Loting, Panyabungan

Tympanum Novem Films, media pemberdayaan sosial yang berbasis Mandailing, pekan lalu mengirimkan tim ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi. Ekspedisi bersama dengan Naposo Nauli Bulung Desa Simaninggir Kecamatan Siabu ini bertujuan untuk membuka tabir kawasan eksotis ini.

Berada di ketinggian 2.142 meter dan cuaca dikisaran 16 derajat celcius, daerah ini dapat dikunjungi dengan pendakian melalui Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Gunung yang menyimpan berbagai kisah ini, amat dekat dengan ingatan orang di Mandailing Natal dan bekas kabupaten Tapanuli Selatan. Betapa tidak, pernah tujuh kali memuntahkan laharnya pada tahun 1830, 1879, 1892, 1893, 1917, 1970, 1986 dan yang terakhir pada tahun 1987.

Letusan tahun 1917 mengubah banyak hal dalam geografis Mandailing. Letusan itu memporak-porandakan Pesantren Musthafawiyah yang pada saat itu masih berlokasi di Kayu Laut. Karena itu dipindahkan ke Desa Purba Baru. Bencana ini juga menimbulkan migrasi hunian masyarakat ke daerah-daerah yang relatif aman dari jangkauan letusan.

Selain wisata sejarah, Gunung Sorik Marapi tentu menjadi pusat kawasan Taman Nasional Batang Gadis. Kawasan sekitar yang dilingkari hutan tropis, menyimpan keragaman hayati, baik flora maupun fauna. Lumut tebal yang menempel pada batu dan batang tumbuhan, menandai keaslian hutan. Dalam radius seratus meter persegi, kita bisa menyaksikan ratusan spesies tumbuhan langka.

“Itu luar biasa. Bahkan beberapa spesies ada yang masih belum ditambahi keterangan dalam kamus Botani,” demikian diungkapkan Askolani, Chief Executive Organizer (CEO) Tympanum Novem. Kita berharap semua potensi ini bisa dipublikasikan, sehingga bisa ditandai sebagai ikon kunjungan wisata di Indonesia, tambahnya.

Hal senada juga disebut Erwin Parsaulian Lubis, pimpinan ekspedisi. Hamparan batu vulkanik yang ditumbuhi perdu menjadi pemandangan yang luar biasa. Apalagi di sisi sebelah kawah juga terdapat danau berair jernih.

“Sayang kalau kawasan ini tidak dipublikasikan,” katanya.

Kawasan yang menjadi pusat TNBG ini memang tampak menyimpan eksotisme. Hutan tropis Mandailing diyakini syorga bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan.

“Saya percaya pada apa yang dilansir TNBG,” tambah Askolani.

Hutan ini menyimpan berbagai spesies langka semacam amfibi tak berkaki (Ichtyopis glutinosa) yang merupakan jenis satwa purba dan katak bertanduk tiga (Megophyris nasuta), dan lain-lain. Karena itu, begitu ekspedisi mencapai puncak Sorik Marapi, semua berdecak kagum, ini “syorga.”

Tympanum Novem Films berharap ada usaha-usaha yang signifikan untuk memancing kunjungan wisata ke kawasan ini. Terutama dengan membuka jalur pendakian yang lebih efektif. Juga tentu dengan promosi dan publikasi ke biro-biro perjalanan wisata. Hanya dengan begitu potensi kawsan ini berdampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat sekitar, begitu kata Askolani.

Narasi/foto : Tympanum Novem Films
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 30 Tahun Beroperasi, Izin Galian C PT KPPN Langkat Mati

    30 Tahun Beroperasi, Izin Galian C PT KPPN Langkat Mati

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selesai, Izin lokasi pertambangan galian C milik PT Karsa Prima Permata Nusa (KPPN) sudah tidak berlaku lagi alias mati. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Langkat Iskandarsyah di Stabat, Rabu (09/02/2011). Kata Iskandar, pihaknya telah menyurati pihak PT KPPN supaya memperpanjang izinnya. Jika surat tersebut tidak diindahkan, Pemkab Langkat akan menurunkan tim […]

  • Beca kotanopan

    Beca kotanopan

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menakjubkan…. jarang-jarang pespa dijadikan becak… Hanya di Kotanopan. Ini objek wisata yang sangat menarik

  • Tergantung Keuangan Daerah

    Tergantung Keuangan Daerah

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Perintah Mahkamah Konstitusi kepada KPU Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk melakukan pemungutan suara ulang sangat tergantung kemampuan keuangan daerah. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay di rumah dinasnya di Panyabungan, Selasa (14/12/2010), menepis anggapan sejumlah kalangan bahwa pemungutan suara ulang diperlambat. Dikatakannya, sejauh ini DPRD masih mempersiapakan pembahasan RAPBD 2011. […]

  • Warga Sipirok Masuk Islam Di Panyabungan

    Warga Sipirok Masuk Islam Di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 9 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Parlan (33) warga Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan secara sadar dan tanpa ada paksaan menyatakan dirinya masuk Islam. Dia mengucap dua kalimat sahadat serta proses untuk menjadi seorang muslim di Mesjid Nur ‘Ala Nur, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jum’at (6/7). Parlan menyatakan, dia memeluk islam atas kesadaran yang timbul dalam dirinya. Tidak […]

  • Jajaran Pemkab Madina Pererat Silaturahmi Lewat Halalbihalal

    Jajaran Pemkab Madina Pererat Silaturahmi Lewat Halalbihalal

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jajaran Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mulai dari kepala daerah sampai honorer/TKS mempererat silaturahmi lewat acara halalbihalal yang dilaksanakan di Masjid Agung Nur Alan Nur Aek Godang Panyabungan. Momen saling meminta dan memberi maaf ini dihadiri oleh Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Sekda […]

  • Inilah Rumah Orangtua Mochtar Lubis di Kotanopan, Mandailing, Sumut

    Inilah Rumah Orangtua Mochtar Lubis di Kotanopan, Mandailing, Sumut

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Selama ini publik Indonesia mengatahui Mochtar Lubis lahir di Padang, Sumatera Barat. Tak banyak yang tahu bahwa sastrawan dan jurnalis pejuang ini berdarah bangsawan Mandailing. Pun, sangat sedikit yang tahu rumah orangtua Mochtar Lubis. Ternyata rumah itu berada di Kotanopan, Mandailing Julu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. “Kaget ketika akhirnya saya berada di rumah […]

expand_less