Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

5 Orang Usia Sekolah Tewas Tertimbun Di Tambang Emas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak sembilan orang tertimbun longsor, 5 diantaranya tewas di tambang emas tepian sungai Batang Natal, Dusun Simarombun, Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina), Kamis (26/06/2014).

Peristiwa terjadi sekira pukul 16:30 WIB ketika anak-anak yang masih usia sekolah itu sibuk mencetek biji emas di lobang tambang tersebut.

Nama-nama yang meninggal dunia adalah Ardi Nasution (16), Gunawan Rangkuty (18), Koir (18), Rahmad (18), Mastap (18). Sementara korban luka- luka Kholid (25), Uddin Nasution, Hera Susanto Lubis (23) dan Dedi (18). Mereka luka ringan.

Seorang saksi mata, Sopian yang juga warga Kelurahan Simpang Gambir menerangkan saat kejadian longsor kelima korban tewas berada di dalam lobang tambang emas yang kedalamannya sekitar 5 meter. Sementara 4 orang luka-luka terebut tak jauh berada dari reruntuhan karena sedang menunggu antrian masuk lobang.

Diungkapaknya, begitu cekungan tambang runtuh, air sungai pun langsung menggenangi reruntuhan sehingga pertolongan cepat pun terhambat, diperparah mesin penghisap air yang masih berada di titik lokasi tak bisa dihidupkan.

“Kami hanya hendak mengais rejeki pada waktu libur sekolah,” ucapnya.

Sejauh ini masih simpang siur informasi soal status tambang ini apakah sudah ditinggalkan pemiliknya atau masih berstatus beroperasi.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Madina, Rizfan Zuliardi mengatakan korban tewas berhasil dievakuasi setelah satu jam setelah longsor. Evakuasi dilakukan oleh BPBD bersama warga setempat.

Kasat Reskrim Polres Madina AKP Wira, Sik di hari yang sama menyatakan pihaknya masih terus menyelidiki tambang ini serta penyebab longsor.

Tetapi nama pemilik tambang sudah dikantongi polisi, yakni Asdan atau biasa dipanggil Kedan (37) warga Kelurahan Simpang Gambir, sedangkan pemilik tanah atas nama Rizal,Sp.

“Kita masih terus menyelidiki peristiwa tersebut, hingga saat ini Polres Madina masih terus memeriksa para saksi-saksi, untuk memberikan penjelasan,” ungkapnya.

Peliput: Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debu Vulkanik Sinabung Makin Dekat

    Debu Vulkanik Sinabung Makin Dekat

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KABANJAHE, – Debu vulkanik yang keluar dari kawah Gunung Sinabung terus menebal dan semakin hitam. Sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (16/9), debu vulkanik mulai terasa bertebaran di udara hingga di Desa Tiga Pancur, tempat Tribun melakukan pantauan. Padahal sehari sebelumnya, ketika pertama kali erupso terjadi, debu tersebut tidak menjangkau Desa Tiga Pancur. Pengamanan di posko […]

  • Stadion Sahala Muda Pakpahan Telantar

    Stadion Sahala Muda Pakpahan Telantar

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Stadion Sahala Muda Pakpahan di Dusun Tanjung Medan, Desa Pahae Aek Sagala, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terkesan ditelantarkan. Padahal, stadion ini yang merupakan satu-satunya yang memiliki lapangan berstandart nasional di Kecamatan Sipirok. Beberapa warga sekitar menyebutkan, sejak tahun 2008 lalu, kondisinya terkesan tanpa perawatan. Rumput yang tumbuh di sekeliling stadion menambah kesemrawutan […]

  • FPI juga protes istilah 'sapi berjanggut'

    FPI juga protes istilah 'sapi berjanggut'

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Front Pembela Islam (FPI) angkat bicara soal istilah Sapi Berjanggut yang digunakan untuk mengaitkan kasus dugaan suap dalam impor daging sapi. Ketua FPI DKI Jakarta Habib Salim Umar Al Attas alias Habib Selon menilai istilah tersebut tidak tepat. Janggut merupakan syariat Islam yang tidak boleh dilecehkan. “Istilah daging terlalu melecehkan umat Islam, […]

  • Listrik Padam Massal, 4 Provinsi di Sumatera Terdampak

    Listrik Padam Massal, 4 Provinsi di Sumatera Terdampak

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG (Mandailing Online) – Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat (22/5/2026) malam. Gangguan tersebut berdampak pada wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Riau. Dikutip Kompas, General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim, mengatakan gangguan terjadi akibat terpisahnya sistem Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT). “Mohon maaf […]

  • Infrastruktur Air Bersih Baru 5 Persen

    Infrastruktur Air Bersih Baru 5 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari total 23 kecamatan di Mandailing Natal (Madina), baru 4 kecamatan yang memiliki infrastruktur air bersih, atau baru mencapai sekitar 5 persen. Data itu terungkap pada pertemuan antara Pemkab Madina dengan Dinas Tarukim Sumatera Utara di aula kantor bupati Madina, Kamis (18/10). Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution […]

  • Gagasan Ketahanan Produksi di Madina Masa Covid-19

    Gagasan Ketahanan Produksi di Madina Masa Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saat ini pemerintah pusat hingga daerah, juga DPR hingga DPRD “memproklamirkan” bantuan langsung tunai (BLT) dan Sembako untuk rakyat mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi Corona (Covid-19). Pertanyaannya: apakah BLT dan sembako itu cukup mengatasi krisis ekonomi rakyat? Berapa lama ketahanan sembako itu? Cukupkah untuk 3 bulan pertama? Lalu setelah 3 bulan pertama berlalu, apakah negara […]

expand_less