Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

5 Orang Usia Sekolah Tewas Tertimbun Di Tambang Emas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak sembilan orang tertimbun longsor, 5 diantaranya tewas di tambang emas tepian sungai Batang Natal, Dusun Simarombun, Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina), Kamis (26/06/2014).

Peristiwa terjadi sekira pukul 16:30 WIB ketika anak-anak yang masih usia sekolah itu sibuk mencetek biji emas di lobang tambang tersebut.

Nama-nama yang meninggal dunia adalah Ardi Nasution (16), Gunawan Rangkuty (18), Koir (18), Rahmad (18), Mastap (18). Sementara korban luka- luka Kholid (25), Uddin Nasution, Hera Susanto Lubis (23) dan Dedi (18). Mereka luka ringan.

Seorang saksi mata, Sopian yang juga warga Kelurahan Simpang Gambir menerangkan saat kejadian longsor kelima korban tewas berada di dalam lobang tambang emas yang kedalamannya sekitar 5 meter. Sementara 4 orang luka-luka terebut tak jauh berada dari reruntuhan karena sedang menunggu antrian masuk lobang.

Diungkapaknya, begitu cekungan tambang runtuh, air sungai pun langsung menggenangi reruntuhan sehingga pertolongan cepat pun terhambat, diperparah mesin penghisap air yang masih berada di titik lokasi tak bisa dihidupkan.

“Kami hanya hendak mengais rejeki pada waktu libur sekolah,” ucapnya.

Sejauh ini masih simpang siur informasi soal status tambang ini apakah sudah ditinggalkan pemiliknya atau masih berstatus beroperasi.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Madina, Rizfan Zuliardi mengatakan korban tewas berhasil dievakuasi setelah satu jam setelah longsor. Evakuasi dilakukan oleh BPBD bersama warga setempat.

Kasat Reskrim Polres Madina AKP Wira, Sik di hari yang sama menyatakan pihaknya masih terus menyelidiki tambang ini serta penyebab longsor.

Tetapi nama pemilik tambang sudah dikantongi polisi, yakni Asdan atau biasa dipanggil Kedan (37) warga Kelurahan Simpang Gambir, sedangkan pemilik tanah atas nama Rizal,Sp.

“Kita masih terus menyelidiki peristiwa tersebut, hingga saat ini Polres Madina masih terus memeriksa para saksi-saksi, untuk memberikan penjelasan,” ungkapnya.

Peliput: Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harapan Parbetor untuk Paslon SAHATA

    Harapan Parbetor untuk Paslon SAHATA

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (Paslon) Saipullah-Atika (SAHATA) tidak hanya didukung kaum elite. Rakyat akar rumput (grassroots) pun bergerak untuk mendukung dan memilih SAHATA agar menjadi bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) periode 2025-2030. Kali ini dukungan akar rumput itu disuarakan oleh para pejuang nafkah keluarga dari kalangan pengemudi becak motor (Parbetor). Mereka […]

  • Pemkab Madina Aneh, Panggil Wartawan Karena Berita Tambang Emas Ilegal Diduga Melibatkan Kades

    Pemkab Madina Aneh, Panggil Wartawan Karena Berita Tambang Emas Ilegal Diduga Melibatkan Kades

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Pemkab Madina mulai berlagak aneh, untuk memenuhi unsur pemeriksaan terhadap Kepala Desa Simpang Banyak dengan dugaan keterlibatan kegiatan Penambangan Tanpa Izin (PETI) lewat Inspektorat Madina memanggil wartawan untuk dimintai keterangan. Melalui surat nomor : 700/1185/Insp/2025 Tanggal 14 Agustus 2025, bersifat Penting, memanggil Sahren Hasibuan salah satu wartawan media online di Madina. hal […]

  • Pemukulan wartawan sangat memalukan

    Pemukulan wartawan sangat memalukan

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Berbagai organisasi jurnalistik mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oknum perwira TNI AU pada saat sejumlah wartawan di lokasi jatuhnya Hawk 200 di Pasir Putih, Pandau, Pekanbaru, Riau, hari ini. Berbagai lembaga kewartawanan di tanah air pun turut angkat bicara mengecam tindakan memalukan yang dilakukan oknum anggota TNI angkatan udara tersebut. “Ini merupakan […]

  • Rampok Pegadaian Bawa Brangkas Bernilai Rp900 Juta

    Rampok Pegadaian Bawa Brangkas Bernilai Rp900 Juta

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada lebih dari 200 buah perhiasan emas. Jakarta, (MO)- Petugas Polsek Metro Jagakarsa masih melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan di kantor cabang Pegadaian yang terletak di Jalan Raya Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Perampok diketahui membawa satu berangkas yang berisi emas dan uang. Kapolsek Metro Jagakarsa, Komisaris Arsalam mengatakan, pihak pegadaian telah mengalkulasi kerugian atas […]

  • Ketika Anatra Tak Hiraukan Nyawa Penumpang, Siapa Bertangungjawab?

    Ketika Anatra Tak Hiraukan Nyawa Penumpang, Siapa Bertangungjawab?

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kecelakaan demi kecelakaan yang merenggut nyawa penumpang angkutan umum Anatra di Mandailing Natal (Madina) terus terjadi. Jika dirunut, kecelakaan umumnya terjadi di pagi jam berangkat anak-anak ke sekolah, siang aplusan murid sekolah dan sore pulang sekolah. Dan para korban, selain penumpang dewasa dan kenderaan lain yg kontra dengan Anatra, juga didominasi pelajar. Peristiwa Anatra meneyeruduk […]

  • PMII Sumut Minta Kapoldasu Evaluasi Kapolres Madina

    PMII Sumut Minta Kapoldasu Evaluasi Kapolres Madina

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sumatera Utara meminta Kapolda Sumatera Utara melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres Mandailing Natal (Madina). Itu dicetuskan Wakil Ketua PKC PMII Sumut,  Muhammad Amin Lubis kepada wartawan di Panyabungan, Senin (11/9/201). Amin Lubis menyatakan PMII Sumut menilai Kapolres Madina relatif gagal dalam menjaga kekondusifan Mandailing Natal akhir-akhir […]

expand_less