Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Sabtu, Dana PSKS Dicairkan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
  • print Cetak

SIDIMPUAN – Mulai Sabtu (11/4), sebanyak 82.359 Rumah Tangga Sasaran (RTS) untuk wilayah Tabagsel yang dimulai dari Kota Padangsidimpuan sudah bisa mencairkan dana kompensasi yang disebut Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Selanjutnya akan disusul oleh  kabupaten lainnya, seperti  Tapsel, Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta) dan Mandailing Natal (Madina) di Kantor Pos setempat.

“Untuk pencairan kali ini, masing-masing penerima akan mendapatkan Rp600 ribu untuk jatah Januari-Maret 2015, berbeda dengan periode November-Desember tahun lalu yang hanya sebesar Rp400 ribu,” kata Kepala Kantor Pos Besar Kota Psp Rachmady Sirait didampingi sejumlah Satgas PSKS saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/4).

Lanjutnya, adapun jumlah RTS yang akan menerima dana PSKS dalam bentuk simpanan Giro Pos itu, untuk wilayah Tabagsel mencapai 82.359 RTS dengan rincian, Padangsidimpuan jumlah RTS tercatat sebanyak 8.189 dengan dana yang diberikan berjumlah Rp4.913.400.000, untuk wilayah Tapsel dengan jumlah RTS sebanyak 19.877 dan dana PSKS nya sebesar Rp11.926.200.000.

Sambung Rachmady, begitu juga untuk wilayah Paluta dengan jumlah RTS mencapai 12.087 akan mendapat pembayaran PSKS dalam bentuk Giro Pos sebesar Rp7.252.200.000, wilayah n Palas dengan jumlah RTS 12.440 akan mendapat sebesar Rp7.464.000.000 dan untuk Madina dengan jumlah RTS 29.766 juga kebagian pencairan dana PSKS sebanyak Rp17.252.200.000.

“Dan khusus untuk Padangsidimpuan, mulai Sabtu (11/4), para pemilik Kartu Perlindungan Sosial sudah bisa mencairkannya dengan mendatangi Kantor Pos setempat sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan kepada masing-masing kecamatan, ataupun kelurahan dan desa yang ada,” ujarnya.

“Begitu juga untuk daerah lainnya, seperti Tapsel akan kita mulai pada 15 April dan berlanjut ke daerah Palas, Paluta dan Madina yang juga akan dimulai pada 18 April nanti,” sambungnya.

Untuk pelayanannya, Rachmady menjelaskan, akan dibuka mulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. “Dan untuk melayani masyarakat yang ingin mencairkan dana PSKS, kami akan siap melayaninya mulai pukul sembilan pagi sampai dengan pukul lima sore sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan. Dan, begitu juga dengan hari Minggu, kami tetap buka khusus untuk menyalurkan dana tersebut nantinya,” tukas Rachmady.

Untuk prosedurnya, ia juga menerangkan, agar dapat melakukan penguangan simpanan Giropos di Kantor Pos nantinya, RTS datang ke Kantor Pos bayar dengan membawa dan menunjukkan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dan kartu identitas diri asli ke petugas pencocokan yang ada di Kantor Pos.

“Jadi kami hanya melayani setiap warga yang datang dengan membawa dan menunjukkan KPS yang ada sesuai dengan data diri baik itu KTP, SIM ataupun identitas diri lainya,” tukasnya.

Untuk mengendalikan agar pencairan PSKS ini berjalan aman dan lancar, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait lainnya di antaranya Dinas Sosial, Camat dan Lurah, Koramil serta pihak kepolisian. “Dan kami harap, pencairan ini nantinya akan berjalan dengan tertib dan aman, begitu juga untuk pengamanannya kami akan melibatkan pihak-pihak terkait seperti TNI, polisi dan pemerintahan setempat,” tutupnya. (yza)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dahlan Hasan Optimis PAD Tercapai Hingga Akhir Tahun

    Dahlan Hasan Optimis PAD Tercapai Hingga Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga 20 Oktober capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mandailing Natal (Madina) masih Rp 27, 4 milyar rupiah atau 58,50 persen dari target yang ditetapkan sebesar 47 miliar. Pun begitu, Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengaku masih optimis capaian PAD masih terkejar. Dia mengaku masih ada peluang. Peluang ini menurut Dahlan […]

  • 17 % anggota DPR tak pernah bicara

    17 % anggota DPR tak pernah bicara

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SEMARANG – Masih banyak anggota DPR RI yang belum pernah berkomentar bahkan tidak pernah menyampaikan gagasan dan ide yang sebenarnya menjadi salah satu tugas para wakil rakyat itu sejak dilantik pada 2009. “Jumlahnya sekitar 17 persen anggota DPR tak pernah bicara,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Pramono Anung di Semarang, siang ini. Padahal, menurut […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (3)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (3)

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KRITIK PEDAS BUYA HAMKA Disunting: Dame Ambarita Hamka pernah menjadi sahabat Parlindungan. Namun, suatu ketika, mereka berselisih tentang Tuanku Rao. Hamka menuliskan pendapatnya dalam Antara Fakta dan Khayal Tuanku Rao. Di tahanan, Buya Hamka banyak membaca dan menulis. Waktu itu, tahun 1964, Hamka berada di rumah tahanan kepolisian Mega Mendung. Sebagai salahsatu fungsionaris Partai Masyumi, […]

  • Tiga Sektor Keuangan Negara Butuh Perbaikan Radikal

    Tiga Sektor Keuangan Negara Butuh Perbaikan Radikal

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pendapatan negara dari sektor pajak, APBN yang bocor sekitar 25 persen dan subsidi yang tidak tahu kemana rimbanya, merupakan penyakit yang berdampak pada kerugian negara. Jika ketiga sektor ini diperbaiki secara radikal dipastikan akan sengat berdampak luar biasa bagi kemajuan negara dan capaian kesejahtraan rakyat. Itu diungkapkan Ketua DPD Partai Grindra […]

  • Itak Poul-poul Tradisi “Pamijur Danak”

    Itak Poul-poul Tradisi “Pamijur Danak”

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Warga Mandailing memproduksi itak poul-poul biasanya ketika hajatan “pamijur danak” (harfiahnya menurunkan bayi-suatu tradisi di Mandailing membawa bayi pertama kali keluar rumah). Sang bayi belum boleh digendong ke luar rumah sebelum usia seminggu. Acara “pamijur danak” dipestakan dengan memproduksi itak poul-poul oleh para gadis dan dibagikan kepada tetangga keluarga si bayi. […]

  • Breaking News : 3 orang Tertimbun Dilokasi PETI Dompeng Desa Simanguntong, 2 Meninggal Dunia

    Breaking News : 3 orang Tertimbun Dilokasi PETI Dompeng Desa Simanguntong, 2 Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ||Mandailing Online – Innalillahi Wainna Ilaihi roji’un, telah terjadi musibah di Lokasi PETI Dompeng, desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu 18/3/2026. Laporan yang diterima, 3 orang tertimbun di lokasi tersebut, dan 2 orang di antaranya meninggal dunia, sedangkan 1 orang lainnya selamat. Sejauh ini belum terkonfirmasi identitas korban. Camat Batangnatal […]

expand_less