Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Tahu Dimana Ngarijan Salim & Linda Kodrat? Laporkan!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
  • print Cetak

Medan,

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisnu AS meminta bantuan masyakarat Provinsi Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, agar memberitahukan keberadaan pasangan suami istri, Ngarijan Salim dan Linda Kodrat, yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polri dan buronan Interpol 182 Negara sejak Tahun 2006.

“Kita berharap bantuan seluruh masyarakat agar memberitahukan keberadaan pasangan suami istri itu, sehingga kasus perampasan aset Pemprovsu berupa lahan eks Studio Film di Jalan Sunggal Medan, dapat jelas,” kata Kapoldasu melalui Direktur Reskrim Poldasu Kombes Pol Agus Andrianto di Medan, Rabu (23/03/2011).

Ngarijan Salim menjadi DPO sesuai No Pol: DPO/34/VII/2006, sedangkan istrinya Linda Kodrat dengan No Pol: DPO/35/VII/2006/Dit Reskrim Poldasu, terkait “perampasan” aset Pemprovsu seluas 7.170 m2 dan 42.830 m2 di Jalan Sunggal, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

“Walau DPO sudah berlangsung sejak 5 tahun lalu, tapi bukan berarti DPO itu tidak ditindaklanjuti. Kita akan membuka kasus DPO atasnama Ngarijan Salim dan Linda Kodrat. Karena itu, masyarakat di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan diharapkan memberikan informasi keberadaan Ngarijan Salim dan Linda Kodrat untuk dilakukan penangkapan,” tegas Agus.

Sebelumnya, Pjs Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hery Subiansauri mengatakan, Ngarijan Salim dan Linda Kodrat belum pernah diperiksa, maka DPO akan tetap berlaku sampai kapan pun.

“DPO tetap berlaku sampai kapanpun bila yang bersangkutan belum pernah diperiksa. Kalau penyidik Poldasu tidak menindaklanjuti surat DPO yang sudah dikeluarkan, maka penyidik telah melanggar hukum,” tegas Kombes Hery yang juga Direktur Binmas Poldasu.

Kombes Hery meminta, siapapun yang terlibat dan diyakini bisa memberikan keterangan agar kasus itu jelas, harus diperiksa, termasuk Hardi Mulyono, Anggota DPRD Sumut dari Partai Golkar.

“Tidak ada yang kebal hukum di Negara Indonesia ini, semua manusia sama statusnya dihadapan hukum, jadi jangan penyidik Poldasu ragu-ragu,” ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Pusat Informasi Anggaran Rakyat (PINTAR) Uliyansyah Nasution didampingi Ketua Divisi Investigasi Fakhruddin meminta kepada Kapoldasu secepatnya menginstruksikan Dirreskrim Poldasu agar memeriksa “penjaga tanah” Hardi Mulyono.

Sebab, Hardy Mulyono selaku penerima kuasa dari Ngarijan Salim sebagai penjaga tanah eks lahan studio film bisa saja mengetahui keberadaan bosnya (Ngarijan Salim) itu.

“Kita sangat berharap kepada Kapoldasu secepatnya meminta Direktur Reskrim Poldasu Kombes Pol Agus Andrianto, harus memeriksa keterlibatan Hardi Mulyono,” ujarnya.

Alasannya, kata Fakhruddin membeberkan, pada 29 April 2006 di Kantor DPD Partai Golkar dilakukan “penyidangan” terhadap Hardi Mulyono sebagai Ketua Komisi A DPRD Medan ketika itu.

Selanjutnya, dalam pemeriksaan di Kantor DPD Partai Golkar Medan itu, dan dihadapan Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan OK Chaidir dan sejumlah fungsionaris Partai Golkar lainnya, Hardi Mulyono mengatakan, “Saya diminta Ngarijan Salim untuk menjaga tanah itu”.

Uliyansyah dan Fakhruddin mendukung Poldasu membuka kembali kasus penguasaan lahan eks Studio Film tersebut. Karena itu, diminta pihak Poldasu jangan ragu- untuk melakukan tindakan pemeriksaan dan pengusutan tuntas. Poldasu juga harus proaktif menyikapi kasus ini, sebab dalam kasus ini terdapat unsur tindak pidana. (BS-022)
SUMBER : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Dapat Mengusulkan Pemberhentian Hidayat Batubara Secara Permanen

    DPRD Madina Dapat Mengusulkan Pemberhentian Hidayat Batubara Secara Permanen

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) dapat mengusulkan pemberhentian secara permanen Hidayat Batubara dari jabatannya sebagai bupati non aktif menyusul vonis penjara 5,5 tahun kepada Hidayat oleh Pengadilan Negeri Medan. Jika menunggu sampai putusan perkara Hidayat Batubara inkracht atau berkekuatan hukum tetap, maka Dahlan Hasan Nasution akan menjabat sebagai Pelaksanan tugs (Plt) bupati […]

  • Perceraian, Rapuhnya Ikatan Rumah Tangga di Negara Sekuler

    Perceraian, Rapuhnya Ikatan Rumah Tangga di Negara Sekuler

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Pengadilan Agama Kelas II Tanah Grogot menangani perkara perceraian di Kabupaten Paser selama 2024 sebanyak 507 perkara, terdiri dari cerai gugat dan cerai talak. Jumlah perkara ini meningkat dibanding 2023 yang hanya 497 kasus. “Penyebab perceraian bermula dari pertengkaran antara suami-istri. Selain itu permasalahan ekonomi, perselingkuhan, dan masih lainnya,” kata […]

  • Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Negara Rp 500 Juta ke Kejari

    Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Negara Rp 500 Juta ke Kejari

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanjungbalai, Tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan biaya operasional kepala daerah, mantan Walikota Tanjungbalai Dr.H SH SpOG mengembalikan uang negara sebesar Rp 500 juta dari total Rp 947 juta yang diduga diambil secara melawan hukum dari APBD Tanjungbalai 2001-2004 kepada tim penyidik Kejari Tanjungbalai, Kamis (23/12). Informasi diperoleh di kantor Kejari Tanjungbalai menyebutkan, seyogianya penyidik kejaksaan melakukan […]

  • Pengamat Hukum: Jaksa Jangan Langsung Percaya Surat Sakit Terpidana 

    Pengamat Hukum: Jaksa Jangan Langsung Percaya Surat Sakit Terpidana 

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : Terkait belum di eksekusinya terpidana kasus pertambangan yang telah di putuskan Pengadilan Negeri Mandailing Natal ( Madina )  14 maret 2023 lalu atas nama Zulkifli alias Jaopuk oleh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal dengan alasan kejaksaan menerima surat sakit dan diagnosa dokter terpidana, Pengamat Hukum Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera […]

  • Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 23Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan penduduk Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerbu Mapolsek Panyabungan, Jumat sore (20/9/2013) Warga merusak sebagian fisik kantor Mapolsek. Kaca penyekat ruangan di bagian pos pecah. Sementara kantor Unit Lantas Panyabungan yang berjarak sekira 200 meter dari mapolsek juga kena sasaran amuk massa. Saat massa melewati unit lantas ini […]

  • Pemkab Kurang Berani Berinvestasi Di Sektor Perkebunan

    Pemkab Kurang Berani Berinvestasi Di Sektor Perkebunan

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) dinilai kurang berani membuka perkebunan milik pemkab. Padahal potensi perkebunan sangat hebat meningkatkan pendapatan daerah menuju otonomi daerah yang lebih mandiri. “Fakta yang ada ternyata sampai sekarang Pemkab Madina belum pernah mengalokasikan anggaran belanja-nya untuk belanja modal secara serius, terencana dan terukur untuk investasi di bidang perkebunan,” […]

expand_less