Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode

Leher Pengusaha Kopi Nyaris Putus Dibacok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


BATUBARA-
Nasib tragis dialami Nasrul alias Yuyun ( 43 ) warga Dusun VI, Desa Perkebunan Sei Balai, Kecamatan Sei Balai, Batubara, tewas dengan leher nyaris putus setelah dibantai Hermanto alias Anto (45) dan Ilham (19), Rabu malam (25/5) sekira pukul 22.00 WIB.

Menurut keterangan warga, pengusaha kedai kopi ini, tewas karena hal sepela. “Gara-gara sepele saja, hingga terjadi peristiwa ini,” cetus warga.

Awalnya, ungkap warga sekitar, pada siang itu korban mendatangi tersangka yang berpropesi sebagai tukang las. Dia menayakan pesanannya, namun entah bagaimana, pesanannya tidak ada, sehingga terjadi perang mulut dikeduanya.
Tak mau ribut dirumah tetangganya itu, korban pun pulang ke rumahnya. Ternyata, cekcok pada siang itu menjadi awal petaka bagi korban.

Menurut Yuni (34) pelayan kedai kopi di warung korban mengatakan, tersangka Hermanto datang ke warung dalam keadaan mabuk sekitar pukul 20.00 WIB. Kebetulan, korban sedang makan malam.
Tersangka yang datang dengan marah-marah, membuang piring yang digunakan korban hingga sisa nasinya berserakan ditanah.

Melihat itu, Rina Yanti (40) istri korban jatuh pingsan, diperkirakan karena shock menyaksikan ulah tersangka terhadap suaminya.

Melihat istrinya pingsan, spontan korban mendorong tersangka hingga tersungkur. Tersangka pun pergi meninggalkan warung kopi Nasrul.

Berselang 2 jam, tepatnya sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka Anto datang kembali bersama anaknya Ilham. Tanpa banyak bicara keduanya menyerang korban dengan menggunakan sebila golok dan besi. Korban sempat menangkis tebasan golok yang dilayangkan Anto, kemudian berusaha melarikan diri. Naas, korban terjatuh dan akhirnya langsung dimanfaatkan tersangka dengan menebas leher korban hingga nyaris putus dan korban pun tewas ditempat.
Kapolres Asahan AKBP Marzuki dikonfirmasi melalui Kapolsek Labuhan Ruku AKP M Matondang didampingi Kanit Reskrim Iptu A Siringoringo membenarkan peristiwa tersebut.

“Kasus ini sudah kita tangani dan kami sedang melakukan pengejaran terhadap dua tersagka, bapak dan anak,” terangnya.

Untuk memenuhi persyaratan pemeriksaan, pihak Kepolisian serta keluarga memboyong jasad korban ke RSUD Kisaran. (mag-02/smg)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ulu Pungkut Siapkan Festival Gordang Sambilan

    Ulu Pungkut Siapkan Festival Gordang Sambilan

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal saat ini tengah mempersiapakan Festival Gordang Sambilan dan Moncak yang rencananya dilaksanakan pada 23 hingga 24 Agustus. Lokasi festival akan berlangsung di pelataran Bagas Godang, Desa Huta Godang, Ulu Pungkut. Festival ini bersegmen festival rakyat, karena diselenggarakan oleh rakyat dalam upaya pelestarian dan pengembangan […]

  • Wabup Atika: Saya Masih Harus Belajar dan Butuh Doa Masyarakat

    Wabup Atika: Saya Masih Harus Belajar dan Butuh Doa Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengaku masih harus belajar banyak hal dan butuh doa masyarakat agar istiqamah dalam mengemban amanah memimpin Madina. Hal itu Atika utarakan pada laman facebook-nya Atika Azmi Utammi pada Kamis (18/11) malam. “Saya sadar masih banyak yang perlu saya pelajari dalam mengambil langkah […]

  • Usut Korupsi di Dinkes dan Dishub Madina

    Usut Korupsi di Dinkes dan Dishub Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepolisian dan kejaksaan didesak menyelidiki kasus korupsi di 2 instansi Pemkab Madina. Kedua instasi itu adalah Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Dugaan korupsi di Dinas Kesehatan meliputi pengendapan dana BPJS, BOK, Rekonsiliasi dan suap penerimaan bidan PTT. Sedangkan di Dinas Perhubungan dugaan korupsi pembelian lahan untuk terminal di Panyabungan. Desakan […]

  • Tak gampang menguasai saham PT Inalum

    Tak gampang menguasai saham PT Inalum

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi D DPRD Sumut, Tunggul Siagian. mengatakan, kalau memang rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) serius untuk membeli 58,88 persen saham PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), ini merupakan sebuah prestasi bagi Pemprov Sumut. Pernyataan ini diutarakan Tunggul terkait pernyataan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, yang menyatakan, Pemprov […]

  • KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    KSAD: Status Waspada jika Selisih Hasil Pilpres Kurang dari Lima Persen

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TNI menyebut status waspada jika selisih suara hasil pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli besok antara pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK hanya di bawah lima persen. "Kalau selisih nya dibawah lima persen kita waspada, kalau di atas lima persen aman," jelas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Budiman usai menggelar teleconference bersama KPU, Bawaslu dan 17 Pangdam […]

  • SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 1)

    SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Ketika kota tua mulai dipenuhi perang persepsi, mutasi, dan koalisi senyap. Padangsidimpuan sedang memasuki fase yang tidak sederhana. Di permukaan, kota ini tampak biasa: aktivitas berjalan, kantor pemerintahan tetap sibuk, dan elite masih saling tersenyum di acara resmi. Tetapi di bawah permukaan, suhu politik mulai berubah. Mutasi pejabat dibaca […]

expand_less