Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Dua Jet Tempur Pesanan dari Korsel Tiba di Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2013
  • print Cetak

MAGETAN, — Dua jet latih tempur T-50i Golden Eagle yang dipesan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dari Korean Aerospace Industries (KAI) tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (11/9/2013). Pesawat yang akan berada di bawah koordinasi TNI Angkatan Udara ini dipesan untuk meningkatkan kekuatan alat utama sistem persenjataan atau alutsista Indonesia.

“Dua unit dari 16 pesawat yang dipesan sudah datang. Sisanya bertahap,” ujar Panglima Komando Operasi Angkatan Udara II Marsekal Muda TNI Agus Supriatna di Magetan.

Sementara itu, lanjutnya, 14 pesawat lain akan tiba secara berkala dalam dua pekan sekali. Pihaknya berharap hingga akhir 2013 nanti semua pesawat T-50i Golden Eagle sudah masuk di Skuadron 15 Lanud Iswahjudi.

Menurut Agus, pesawat T-50i Golden Eagle akan menggantikan pesawat Hawk Mk-53. Adapun belasan pesawat Hawk MK-53 yang dibeli pemerintah pada tahun 1980-an mayoritas sudah tua. Hingga saat ini hanya dua unit yang masih dioperasikan karena dinilai masih layak.

“Pesawat Hawk MK-53 tidak akan digunakan lagi karena sudah tua dan kami mulai kesulitan mencari suku cadangnya. Kalaupun masih ada, umumnya harganya mahal,” kata dia.

Karena itu, pesawat Hawk MK-53 secara keseluruhan akan diganti dengan 16 pesawat T-50i Golden Eagle. Belasan pesawat itu akan digunakan untuk melatih penerbang tempur muda lulusan sekolah penerbang sebelum mereka mengoperasikan pesawat Sukhoi, F-16, F-5, ataupun Hawk 100/200.

Ia menjelaskan, T-50i Golden Eagle telah dilengkapi dengan persenjataan yang dapat digunakan dalam berbagai misi. Di antaranya AIM-9 Sidewinder, bom MK-82, BDU-33, AGM-65 Maverick, MK-20 Cluster Bomb Unit, dan bom pintar JDAM.

“Meski digunakan untuk latihan, ini juga bisa berfungsi sebagai pesawat tempur. Kami istilahkan pesawat T-50i Golden Eagle ini adalah adiknya pesawat F-16,” terang Agus Supriatna.

Sementara itu, Vice President KAI Kim Kyuhak mengatakan, pihaknya telah memiliki hubungan baik dengan TNI AU. Karena itu, KAI bersedia membuatkan pesawat T-50i Golden Eagle dengan kualitas baik. Pihaknya merasa senang dapat membuat TNI puas dengan pesawat buatannya.

Sesuai kontrak dengan Pemerintah Indonesia, KAI akan menyediakan teknisi pesawat di Skuadron 15 Lanud Iswahjudi selam dua tahun untuk pelaksanaan pengawasan dan operasional penerbangan.

Kedatangan pesawat T-50i Golden Eagle disambut meriah para pejabat TNI AU, perwakilan KAI, dan tamu undangan yang datang ke Skuadron 15 Lanud Iswahjudi. Kian semarak, dua pesawat T-50i Golden Eagle tersebut dan dua pesawat HAWK MK-53 melakukan atraksi di udara.(kompas)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Harajaan Hutasiantar memprotes Kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) priode sekarang. Pasalnya, pemilihan pengurus tidak sesuai anggaran dasar BPA. Raja Harajaan Hutasiantar, Hasanul Arifin Nasution, S.Sos Gelar Patuan Mandailing, mengaku terkejut setelah mengetahui pengurus baru BPA Madina sudah terbentuk dan sudah pula dikukuhkan. Diungkapkannya, selaku raja Harajaan Hutasiantar, […]

  • Seribuan Kaum Muda Penonton Final PORTA CUP IX Tamiang Teriakkan ONMA

    Seribuan Kaum Muda Penonton Final PORTA CUP IX Tamiang Teriakkan ONMA

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan( Mandailing Online ) : Seribuan penonton dari kalangan milenial (kaum Muda) teriakkan ONMA saat menyaksikan laga final sepakbola PORTA CUP XI Tamiang Kecamatan Kotanopan kabupaten Mandailing natal, Minggu (13/10). Teriakan itu semakin menggema saat calon Bupati Mandailing Natal nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution menyerahkan piala dan uang pembinaaan serta pengalungan medali kepada tim […]

  • Bupati: Di Masa Kepemimpinan Saya Roda 4 Harus Masuk Sulangaling

    Bupati: Di Masa Kepemimpinan Saya Roda 4 Harus Masuk Sulangaling

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SULANGALING (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan di masa kepemimpinannya roda 4 (empat) harus masuk ke wilayah Sulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis. Hal itu disampaikan Bupati ketika mengunjungi masyarakat di wilayah tersebut pada Kamis (20/1). “Terkait jalan menuju empat desa ini saya pastikan di era kepemimpinan saya kenderaan […]

  • Atika Korbankan Masa Muda Demi Madina

    Atika Korbankan Masa Muda Demi Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) tampil menyala dan menginspirasi pada debat publik Pilkada Madina 2024 yang dihelat di ballroom Hotel Sapadia Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (14/11/2024) malam. Pada segmen penutup, […]

  • Rumput Laut Strategis sebagai Bahan Bakar Utama

    Rumput Laut Strategis sebagai Bahan Bakar Utama

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Komoditas rumput laut dinilai sangat strategis dijadikan sebagai bahan bakar nabati utama dan Indonesia harus menetapkan strategi penggunaan rumput laut sebagai bahan bakar nabati utama. Kepala Pusat Data, Statistik dan Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Soen`an H Poernomo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat menyebutkan, rumput laut harus dijadikan prioritas antara […]

  • Selayang Pandang Pertautan Bahasa Melayu, Bahasa Inggris, dan Lainnya

    Selayang Pandang Pertautan Bahasa Melayu, Bahasa Inggris, dan Lainnya

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : TM. Dhani Iqbal Tiada bahasa yang dapat berdiri sendiri lepas dari pengaruh bahasa lain. Selagi masih digunakan dan manusia masih berlalu lalang di muka bumi, tindakan pengaruh mempengaruhi pada bahasa adalah sesuatu yang niscaya. Di Amerika Serikat, gairah keingintahuan terhadap bahasa, dan juga kesusastraan, menjadi alas berdirinya suatu lembaga yang bernama Modern Languange […]

expand_less