Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

JANJI YANG TERLUPAKAN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 25 Sep 2018
  • print Cetak

Cerpen

JANJI YANG TERLUPAKAN

Karya : WAHYUNI LUBIS

 

 

Entah apa yang paling menyakitkan dari janji yang terlupakan. Awalnya saja yang meyakinkan. Namun akhirnya berahir juga dengan kata selamat tinggal.

Untukmu nama yang pernah kusebut dalam do’a. Kau sungguh ahli dalam luka. Dengan sengaja kau membuat hatiku patah untuk yang kedua. Aku tidak tau apa yang terlintas di benakmu dengan mudahnya kau ludahi semua janji kita. Ku kira kau serius dalam hubungan ini. Nyatanya aku kau anggap hanya sekedar persinggahan saja .

Sungguh ini di luar kuasa. Kau pergi di saat semuanya menjatuhkanku. Kau pergi di saat keadaan membenciku. Kau pergi di saat waktu memojokkanku. Hanya karna diamku sampai hati kau memvonisku  jika aku memang tidak pantas untuk hidupmu. Padahal jika kau pahami aku hanya ingin dimengerti olehmu. Aku hanya ingin kau berpihak padaku. Setidaknya aku punya alasan untuk tidak terlalu memikirkan mereka yang selalu menjatuhkanku.

Masih terngiang di ingatan, saat ku bertanya kenapa sikapmu berubah padaku. Ku kira kau akan memperbaiki cara berfikirku. Nyatanya dengan sigap kau umumkan pada khalayak ramai jika aku bukanlah wanita yang baik untukmu. Tanpa kau fikirkan bagaimana perasaanku saat itu. Bahkan saat ku meminta penjelasanmu, kau malah menganggap jika tangisku hanya sebagai candaan.

Ah….,aku tidak habis pikir. Entah berapa wanita lagi yang akan kau jadikan korban.

Untuk kata maaf pun tidak ada kau tinggalkan sebagai pertanda jika kau sudah mulai bosan. Kau hanya terdiam membisu dengan seribu bahasa yang tidak kumengerti. Dan tiba-tiba tanpa sebab musabab kau berlalu dan pergi.

Kau pergi tanpa meninggalkan pesan perpisahan. Kau menggores kembali luka yang belum kering itu. Kau ucap seribu janji dan dengan sengaja kau sendiri yang mengingkari.

Untuk yang kesekian kali, aku jatuh di lobang yang sama namun pada waktu yang berbeda.

***

Aku menyesal telah salah suguh  padamu. Seharusnya bukan hati yang kusuguhkan padamu. Kuhidangkan sebakul sayang. Tapi kau malah memberiku setangkai belati yang membuat sakit  hati.

Aku sempat bertanya padamu, apakah kau sungguh-sungguh mencintaiku. Dengan lihai, kau berkata “jika kau akan selalu bersamaku apapun keadaaannya dan seburuk apapun situasinya”.

Seperti itu kan pernyataan yang pernah terlontar dari bibir manismu. Nyatanya sekarang hanya tinggal ucapan yang mati begitu saja dan mayatnya dengan paksa kukubur dalam hati berbatunisankan kecewa.

Kau memang sulit untuk diterka. Setiap kata yang keluar dari mulutmu, tidak lebih dari dusta. Kau tanam janji berbuahkan luka. Hingga membuatku jadi merana.

Aku tidak tahu entah di bagian mana lagi harus kusebut namamu. Bahkan saat ku meletakkan namamu dalam aminku. Dengan sengaja kau leburkan semua anganku.

Semudah hari kemarin kau mengukir bahagia dan  sesederhana hari ini kau memberi luka. Singkat bukan? Tidak butuh waktu lama. Hanya sekejap kita kembali asing di hati masing-masing. Kau dengan tawa lepasmu dan aku dengan tangis piluku.

Satu yang mesti kau tahu – ku tegaskan padamu – jangan sebut namaku Rani jika aku tidak bisa melupakanmu Riki. Sudah cukup untuk hari ini. Bila esok kita berjumpa lagi, anggap saja jika kita tidak pernah saling menyayangi.

Bekas memar ini, akan kurawat dengan ikhlas hati. Tidak perlu cemas, aku tidak akan mengutuk pertemuan kita dahulu. Aku yang salah, karna telah menaruh angan terlalu tinggi padamu sehingga membuatku jatuh di bebatuan yang mengakibatkan hatiku retak berantakan.

Maafkan aku, jika dulu aku pernah menyebut namamu dalam aminku. Pergilah jika bagimu aku bukan pemberhentian. Tidak mengapa, aku di sini saja menunggu hujan reda. Maksudku bukan di kotaku tapi di kelopak mataku.***

WAHYUNI LUBIS adalah penyiar radio, tinggal di Mandailing Natal. Karya-karyanya dalam bentuk cerpen banyak diterbitkan di surat kabar dan media online.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendataan Pasar Selesai, Mahasiswa Peroleh Piagam Penghargaan dari Bupati Madina

    Pendataan Pasar Selesai, Mahasiswa Peroleh Piagam Penghargaan dari Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sepuluh mahasiswa dari dua perguruan tinggi memperoleh piagam penghargaan dari bupati Mandailing Natal (Madina) atas partisipasi mereka melakukan pendataan pluktuasi jumlah pedagang di seluruh pasar tradisional dan pasar rakyat yang ada di Madina. Piagam penghargaan diserahkan para pejabat Dinas Perdagangan Madina usai buka puasa bersama yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Madina di […]

  • IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Medan – Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Hasan, dicopot dari jabatannya dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Rorena Polda Sumut. Hal itu tertuang dalam Telegram Rahasia Kapolda Sumut nomor ST/1208/X/2015, tertanggal 16 Oktober 2015. Menanggapi hal itu Ketua Presidium Indonesi‎a Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan bahwa Kompol M Hasan dimutasi, […]

  • Kapolres Diajukan Sebagai Ketua Saber Pungli Madina

    Kapolres Diajukan Sebagai Ketua Saber Pungli Madina

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal, AKBP Rudy Ripani, S.Ik diajukan untuk mengetuai Satgas Sapu Bersih Pungli di Mandailing Natal. Hal itu dikatakan Kepala Inspektorat Mandailing Natal (Madina) Marwan Bakti Siregar yang merangkap Sekretaris Satgas Saber Pungli Madina kepada Mandailing Online, Rabu (2/11/2016) via telefon selular.   Sementara itu, Kapolres Madina AKBP Rudy Ripani, […]

  • Irigasi Batang Gadis “Sekarat”, 11 Desa Krisis Air di Madina

    Irigasi Batang Gadis “Sekarat”, 11 Desa Krisis Air di Madina

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Volume air di Saluran Kanan Irigasi Batang Gadis di Mandailing Natal telah bertahun-tahun “sekarat”. Akibatnya, petani di dua kecamatan menjerit. Yaitu Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Utara. Para petani dari dua kecamatan ini yang diwawancarai dalam dua pekan terakhir (tanggal 3 hingga 17/6/2021) mengungkapkan kesulitan ini telah berlangsung hampir 10 tahun, lalu […]

  • Kapalnya Dihantam Ombak di Tamang, 14 ABK Nelayan Sibolga Selamat

    Kapalnya Dihantam Ombak di Tamang, 14 ABK Nelayan Sibolga Selamat

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATAHAN( Mandailing Online ): Kapal nelayan asal Tapanuli Tengah ( Sibolga ) dihantam ombak di perairan pulau tamang, Batahan, Mandailing Natal.Sebanyak 14 penumpang kapal berhasil selamat dan sudah di evakuasi. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Mandailing Natal Muksin Nasution menjelaskan, kejadian sekitar 6.00 wib pagi tadi Senin 14/8/2023. Kapal nelayan itu dihantam […]

  • Makna Kemenangan di Idul Fitri

    Makna Kemenangan di Idul Fitri

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mengapa Idul Fitri disebut-sebut sebagai ‘Hari Kemenangan’ ?: Pertama, dari kata idul fithri itu sendiri yang berarti kembali ke fitrah, yakni ‘asal kejadian’, atau ‘kesucian’, atau ‘agama yang benar’. Maka setiap orang yang merayakan idul fitri dianggap sebagai cara seseorang untuk kembali kepada ajaran yang benar, sehingga dia bisa memperoleh kemenangan. Kedua, dari kata ‘minal […]

expand_less