Senin, 25 Mei 2026
light_mode

Kasus CPNS Medan dibawa ke KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Medan, yang namanya muncul di website, tapi tidak lulus di pengumuman media massa mengadukan nasibnya ke DPRD dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Kondisi ini memunculkan penerimaan CPNS di lingkungan Pemko Medan beraroma “suap”. LBH Medan sendiri yang menerima pengaduan itu secara resmi membawa kasus dugaan korupsi/suap penerimaan CPNS Pemko Medan itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami sudah mempersiapkan laporan tertulis, rencananya besok (Kamis, red) pengaduan kami sudah dimasuk ke KPK,” kata Tim Advokasi LBH Medan, Irwandi Lubis, hari ini.

Irwandi mengatakan itu ketika berkunjung ke Waspada, yang diterima Wapenjab Harian Waspada, Sofyan Harahap, Redaktur Kota Medan Muhammad Thariq dan wartawan hukum, M Perdinan Sembiring.

Irwandi Lubis mengatakan, selain melaporkan kasus ini ke KPK, LBH juga menempuh upaya hukum lain, yakni mengajukan gugatan citezen lawsuit ke pengadilan dan menyurati Universitas Sumatera Utara (USU) agar transparan memberikan data hasil ujian CPNS ke publik.

Irwandi menegaskan, LBH mencium adanya dugaan permainan suap dalam penerimaan CPNS Pemko Medan. Hal ini sesuai bukti-bukti yang diserahkan para korban CPNS ke LBH.

“Untuk membongkar kasus ini, dinilai hanya KPK yang bisa menuntaskannya secara cepat dan transparan, disamping lembaga itu memiliki alat deteksi teknologi cangggih yang membongkar ‘permainan’ penerimaan CPNS melalui dunia maya,” tegasnya.

Tentang ketidaktransparan USU yang sampai saat ini enggan membeberkan hasil ranking CPNS, Irwandi menambahkan, pihaknya sudah mengingatkan USU agar dalam kondisi seperti ini lembaga pendidikan terbaik Sumut itu harus menjaga independensinya dan tidak dipengaruhi kepala daerah.

“Jangan gara-gara kepentingan kepala daerah dalam pengumuman CPNS ini, nama besar USU tercoreng, para pimpinan akademisi USU harus pertimbangkan itu,” tegasnya.

Menurutnya, jika USU tidak memberikan hasil ranking itu, maka secara otomatis USU telah melanggar hukum dan UU keterbukaan informasi publik, dimana sanksinya pidana.

Sementara anggota tim advokasi lainnya, Bonardi, mengatakan sebelum melakukan langkah hukum, LBH Medan akan lebih dulu melayangkan surat somasi (peringatan hukum, red) baik ke Walikota Medan maupun ke USU.

Bonardi menjelaskan, somasi merupakan sebuah peringatan bagi penitia penyelenggaran penerimaan CPNS, atau pemerintah agar melaksanakannya secara transparan tidak merugikan para peserta CPNS.

“Pengumumanpun berbeda antara koran dan website Pemko, ini juga yang akan kita permasalahkan. Pemko Medan harus berlaku adil. Kalau para peserta itu memang lulus, maka harus diterima. Jangan yang tidak lulus, akhirnya dinyatakan lulus,” sendirnya.

Bonardi menjelaskan, sudah 17 peserta testing CPNS Pemko Medan tahun 2010 yang memberikan kuasa hukum ke LBH Medan. Para peserta CPNS yang melapor itu antara lain, Tintin Mariani, Sari Rahmaniah, Agrefina Sembiring, M. Fahmi, Maria Arbina Tarigan, Magdayanta Sembiring, Selamat Untung, Sabrina, Basana Lestari, Indri Andalta Sitepu, Sari Rahmania dan Kamalia Siregar.
Sumber :Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dahlan Hasan Nasution Akrab Dengan Masyarakat Bawah

    Dahlan Hasan Nasution Akrab Dengan Masyarakat Bawah

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution dinyatakan sangat akrab dengan masyarakat kalangan bawah. Itu sering dijumpai di setiap kunjungannya ke desa-desa. Setiap kunjungan, Dahlan Hasan sering bercengkrama dengan kaum ibu, kaum bapak dan bahkan anak-anak. Kedekatan dengan kalangan bawah ini menjadi salah satu ciri khas di setiap kunjungannya ke desa. Peliput  : Tim Editor    […]

  • Miniatur Gordang Sambilan

    Miniatur Gordang Sambilan

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    DUA MINIATUR MANDAILING – Dua gadis Mandailing memamerkan dua unit miniatur gordang sambilan yang tersusun di naungan bangunan berupa sopo, di base camp Kampoeng Kaos Madina, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Kampoeng Kaos Madina sejauh ini tak henti mengembangkan industri kreatif berbasis kebudayaan. Selain pengembangan ekonomi kreatif, semangat yang disusung juga upaya mempopulerkan aksesoris-aksesoris kebudayaan Mandailing […]

  • Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) – Pengendara dihimbau berhati-hati bila melintas di Jalan Willem Iskander titik Kayu Jati, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), pasalnya jalan protokol di titik ini ada lobang menunggu. Ahmad Husein , warga setempat kepada wartawan, Minggu (19/10/2014) manyatakan bahwa kondisi jalan yang berlubang ini sangat rawan kecelakaan sehingga masyarakat berinisiatif membuat tanda. Munculnya lobang […]

  • Ketika Azan Mesjid Dikelilingi Pemilik Banyak Uang Tanjung Balai

    Ketika Azan Mesjid Dikelilingi Pemilik Banyak Uang Tanjung Balai

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kolom Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Ketika zaman kian menempatkan posisi uang di segala garis edar pergerakan manusia, maka mereka yang memiliki banyak uang akan mudah berenang di arus pergerakan aktivitas di peradaban bumi. Ketika zaman kian menempatkan posisi uang sebagai energi nafas menggerakkan arus aktivitas manusia, maka si pemilik banyak uang akan lebih […]

  • Saparuddin Haji : Ingin Perubahan Madina Lebih Baik, Pilihannya Harus-Ichwan

    Saparuddin Haji : Ingin Perubahan Madina Lebih Baik, Pilihannya Harus-Ichwan

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online): “Kabupaten Mandailing Natal membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki mentalitas membangun dan mensejahteraan masyarakat lewat berbagai program peningkatan perekonomi. Saya melihat strategi ini sda ditangan pasangan calon bupati dan wakil bupati nonor 1 Harun-Ichwan,” kata Saparuddin Haji ( Akong ). Menurut mantan Ketua Kadin Madina itu, mentalitas pembangunan yang baik dapat ditandai dengan […]

  • Pentingnya Menjaga Lisan

    Pentingnya Menjaga Lisan

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Suatu hari, perawi hadits, Abdullah bin Mubarak, menunaikan ibadah haji. Ketika berziarah ke makam Rasulullah SAW, Dia bertemu dengan wanita tua. Setiap kali Abdullah bertanya selalu dijawab wanita itu dengan ayat-ayat Alquran. Abdullah, Assalamualaikum. Wanita tua, Salamun qaulan min rabbi rohim (salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih. QS Yasin 58). Abdullah, ”Semoga Allah merahmati […]

expand_less