Selasa, 28 Jul 2026
light_mode

Aswan Hasibuan: Saipullah Itu Multitalenta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
  • print Cetak

M. Aswan Hasibuan. (foto:istimewa)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lagi-lagi dukungan memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus bergulir. Kali ini dukungan datang dari M. Aswan Hasibuan, SH, kepala Bapeda Madina pada masa pemerintahan Bupati Amru Daulay.

Pensiunan yang juga pernah menjabat kepala Bappeda Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, ini menilai calon bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution merupakan sosok yang memiliki multitalenta.

“Dari jejak digital yang saya ikuti, Saipullah sosok seorang yang serba-bisa (multitalenta). Baca Al Qur’an dia bisa, jadi imam pun bisa, doa pun bisa, olahraga pun bisa. Memberikan kuliah di depan mahasiswa juga bisa,” sebut pria bergelar Baginda Batang Taris itu kepada wartawan, Senin (11/11/2024).

Selain mantan birokrat, menurut alumni USU ini, banyaknya kelebihan Paslon SAHATA membuat dirinya bergabung dengan tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut dua ini.

Dia menjelaskan, tagline yang diusung Paslon Saipullah-Atika (SAHATA) dalam perhelatan Pilkada Madina 2024, yakni Sahata, Madina Maju, Madina Madani, sangat pas untuk Madina saat ini dan singkron dengan program nasional.

Frasa SAHATA sendiri merupakan akronim Saipullah-Atika. Sedangkan ‘Madina Maju’ mengartikan pasangan Saipullah-Atika akan membawa kabupaten ini sejajar dengan daerah lainnya di Sumatera Utara dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

“Madina Madani diartikan Madina yang memiliki masyarakat sosial dalam kedudukannya yang bermartabat. Madani adalah bumi yang penuh dengan ibadah, islamiyah dan relijius,” katanya.

Mantan pejabat di sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Madina ini mengungkapkan, untuk membangun Kabupaten Madina diperlukan sosok yang memiliki ilmu pengetahuan dan berpengalaman dalam birokrasi.

“Saipullah merupakan birokrat murni. Dilihat dari perjalanan kariernya ini merupakan calon pemimpin duniawi dan ukhrowi. Selama kariernya, dia sudah beberapa kali menjabat kepala Kanwil Bea Cukai. Beliau bintang tiga menjadi direktur di Bea Cukai. Ini kan suatu hal pengalaman yang luar biasa,” jelasnya.

Dia juga mencontohkan semasa kepemimpinan Bupati Amru Daulay. Bupati pertama Madina itu merupakan birokrat senior dan pada masanya banyak yang dia torehkan prestasi dalam membangun kabupaten ini.

“Saat ini Kabupaten Madina sangat memerlukan hal yang demikian. Mengerti birokrasi. Saya anggap Paslon Saipullah-Atika yang saat ini mampu menata kabupaten ini sehingga lebih maju lagi kedepannya,” ujarnya.

Selain itu, Aswan juga melihat Atika Azmi Utammi sebagai sosok calon wakil bupati yang berhasil. Meski demikian, dia memaklumi jika Atika selama menjabat wakil bupati Madina belum selesai mewujudkan semua program pembangunan dalam waktu tiga tahun enam bulan, apalagi ada masa pandemi Covid-19 selama satu tahun enam bulan.

“Beliau sudah berhasil membangun infrastruktur jalan dan sebagainya,” katanya.

Aswan memaklumi bahwa seorang pemimipin tidak akan mampu memuaskan keinginan seluruh masyarakat. Namun, kata dia, Atika tetap berupaya peduli terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat dan rajin membantu warga yang sakit. (rel/dahlan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Majelis Kehormatan Akan Periksa Akil Mochtar di KPK

    Majelis Kehormatan Akan Periksa Akil Mochtar di KPK

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Mandailing Online) – Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi akan memeriksa Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar terkait dugaan pelanggaran kode etik. Pemeriksaan Akil rencananya akan dilakukan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. “Kita hanya sekadar menanyakan hal-hal tentang informasi untuk mengambil putusan tentang pelanggaran kode etik. Kemungkinan besar (periksa Akil) di sini (KPK),” […]

  • Geliat Pastap Julu, Ekowisata Hingga Agribisnis (2)

    Geliat Pastap Julu, Ekowisata Hingga Agribisnis (2)

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Sumber Daya Alam (SDA) Desa Pastap Julu boleh dikata nyaris serupa dengan desa desa sekitar. Tetapi desa Pastap Julu menjadi menarik kajian, karena potensi potensi desa itu mampu diurai dan dipeta secara tepat oleh kepala desa-nya. Pemukiman desa yang dikelilingi alam hutan yang asri, dibelah sungai jernih, kesejukan cuaca serta kebersahajaan […]

  • Snowden Bisa Kantongi Amnesti

    Snowden Bisa Kantongi Amnesti

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    WASHINGTON – Edward Snowden bakal bisa menikmati kebebasan. Kemarin (16/12) seorang pejabat Badan Keamanan Nasional (NSA) menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah mempertimbangkan amnesti terhadap pria 30 tahun tersebut. Syaratnya, Snowden harus berhenti membocorkan rahasia intelijen. “Menurut saya, peluang itu (memberikan amnesti) layak dibahas lebih lanjut,” kata Richard Ledgett dalam wawancara dengan stasiun televisi […]

  • 10,5 Hektar Sawah dan Kebun Terendam, Satu Unit Jembatan Ambruk di Tapsel

    10,5 Hektar Sawah dan Kebun Terendam, Satu Unit Jembatan Ambruk di Tapsel

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Akibat guyuran hujan selama dua hari dua malam, 10,5 hektar sawah dan kebun siap panen, terendam air di Dusun Goa Asom Desa Janji Matogu Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (3/11). Pantauan Analisa, terendamnya sawah 6 Ha berumur 1 bulan, kebun cabe 1,5 Ha dan jagung 3 Ha siap panen ini, disebabakan […]

  • Karyawati BRI Mati Dibunuh

    Karyawati BRI Mati Dibunuh

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Karyawati Bank BRI Syariah Medan, Wahyuni Simangunsong (26), ditemukan tewas dalam kondisi tangan terikat, mulut dilakban di Pangururan, Kabupaten Samosir, Selasa (02/08/2011). Jenazahnya sempat dikirim ke Rumah Sakit Umum (RSU) Djasamen Saragih, Pematang Siantar, dalam status tidak dikenali atau Mrs X. Menurut adik kandung korban, Ridho, jenazah korban akhirnya dikenali pihak keluarga setelah foto […]

  • Massa di Tabuyung Bakar Rumah Terduga Pengedar Narkoba. JAMPI Sumut Nilai Sebagai Akumulasi Kekesalan Masyarakat

    Massa di Tabuyung Bakar Rumah Terduga Pengedar Narkoba. JAMPI Sumut Nilai Sebagai Akumulasi Kekesalan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batang Gadis ( Mandailing Online ): bentuk kekecewaan terhadap Kepolisian, emak emak di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batanggadis, Kabupaten Mandailing Natal terus bersuara. Mereka menilai polisi tidak mampu memberantas para pelaku pengedar narkoba di wilayah nya. ” bagai mana kami yakin pada polisi, para pelaku pengedar narkoba terus merusak anak anak kami di desa […]

expand_less