Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Kasus CPNS Medan dibawa ke KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Medan, yang namanya muncul di website, tapi tidak lulus di pengumuman media massa mengadukan nasibnya ke DPRD dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Kondisi ini memunculkan penerimaan CPNS di lingkungan Pemko Medan beraroma “suap”. LBH Medan sendiri yang menerima pengaduan itu secara resmi membawa kasus dugaan korupsi/suap penerimaan CPNS Pemko Medan itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami sudah mempersiapkan laporan tertulis, rencananya besok (Kamis, red) pengaduan kami sudah dimasuk ke KPK,” kata Tim Advokasi LBH Medan, Irwandi Lubis, hari ini.

Irwandi mengatakan itu ketika berkunjung ke Waspada, yang diterima Wapenjab Harian Waspada, Sofyan Harahap, Redaktur Kota Medan Muhammad Thariq dan wartawan hukum, M Perdinan Sembiring.

Irwandi Lubis mengatakan, selain melaporkan kasus ini ke KPK, LBH juga menempuh upaya hukum lain, yakni mengajukan gugatan citezen lawsuit ke pengadilan dan menyurati Universitas Sumatera Utara (USU) agar transparan memberikan data hasil ujian CPNS ke publik.

Irwandi menegaskan, LBH mencium adanya dugaan permainan suap dalam penerimaan CPNS Pemko Medan. Hal ini sesuai bukti-bukti yang diserahkan para korban CPNS ke LBH.

“Untuk membongkar kasus ini, dinilai hanya KPK yang bisa menuntaskannya secara cepat dan transparan, disamping lembaga itu memiliki alat deteksi teknologi cangggih yang membongkar ‘permainan’ penerimaan CPNS melalui dunia maya,” tegasnya.

Tentang ketidaktransparan USU yang sampai saat ini enggan membeberkan hasil ranking CPNS, Irwandi menambahkan, pihaknya sudah mengingatkan USU agar dalam kondisi seperti ini lembaga pendidikan terbaik Sumut itu harus menjaga independensinya dan tidak dipengaruhi kepala daerah.

“Jangan gara-gara kepentingan kepala daerah dalam pengumuman CPNS ini, nama besar USU tercoreng, para pimpinan akademisi USU harus pertimbangkan itu,” tegasnya.

Menurutnya, jika USU tidak memberikan hasil ranking itu, maka secara otomatis USU telah melanggar hukum dan UU keterbukaan informasi publik, dimana sanksinya pidana.

Sementara anggota tim advokasi lainnya, Bonardi, mengatakan sebelum melakukan langkah hukum, LBH Medan akan lebih dulu melayangkan surat somasi (peringatan hukum, red) baik ke Walikota Medan maupun ke USU.

Bonardi menjelaskan, somasi merupakan sebuah peringatan bagi penitia penyelenggaran penerimaan CPNS, atau pemerintah agar melaksanakannya secara transparan tidak merugikan para peserta CPNS.

“Pengumumanpun berbeda antara koran dan website Pemko, ini juga yang akan kita permasalahkan. Pemko Medan harus berlaku adil. Kalau para peserta itu memang lulus, maka harus diterima. Jangan yang tidak lulus, akhirnya dinyatakan lulus,” sendirnya.

Bonardi menjelaskan, sudah 17 peserta testing CPNS Pemko Medan tahun 2010 yang memberikan kuasa hukum ke LBH Medan. Para peserta CPNS yang melapor itu antara lain, Tintin Mariani, Sari Rahmaniah, Agrefina Sembiring, M. Fahmi, Maria Arbina Tarigan, Magdayanta Sembiring, Selamat Untung, Sabrina, Basana Lestari, Indri Andalta Sitepu, Sari Rahmania dan Kamalia Siregar.
Sumber :Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerimaan CPNS Pemprov Sumut Dimulai Oktober 2010

    Penerimaan CPNS Pemprov Sumut Dimulai Oktober 2010

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Proses penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk pemprov Sumut dijadwalkan akan mulai dilakukan pada pertengahan Oktober 2010 mendatang. Maka untuk itu, masyarakat yang ingin melamar sudah bisa menyiapkan berkas-berkasnya. Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang Pengadaan dan Pembinaan pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sumut, Pandapotan Siregar. “Pertengahan Oktober ini sudah bisa berjalan […]

  • Dianiaya guru, murid SD lumpuh

    Dianiaya guru, murid SD lumpuh

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAYURMATINGGI – Ilhamuddin Lubis, warga Dusun Batu Godang, Desa Bange, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, selama tiga tahun harus mengalami kelumpuhan, akibat diduga dianiaya dengan cara dipukul guru kelasnya hingga dia tak dapat bersekolah lagi. Ilhamuddin, anak dari Masruddin Lubis dan Riyanti, keduanya sehari-hari bekerja di kebun milik warga untuk menyadap karet. Ketika ditemui, Yanti […]

  • Kejaksaan Diminta Usut Proyek PNPM di Namo Tualang

    Kejaksaan Diminta Usut Proyek PNPM di Namo Tualang

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Biru-biru, Proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Dusun IV, Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, disoal warga dan BPD setempat. Pasalnya, proyek PNPM berupa pembangunan mandi cuci kakus (MCK) dan pengeboran sumur bor, ambruk hingga nyaris memakan korban, Sabtu (06/05/2011). Hal ini diungkapkan Serda Sembiring (45) didampingi Josep Sembiring (52) selaku […]

  • El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    El Sisi dan Kebijakan Anti-Ikhwanul Muslimin Mesir

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengadilan Pidana Kairo pada Senin, 30 Mei 2016 memvonis Mohammed Badie dan 35 anggota Ikhwanul Muslimin dengan hukuman penjara seumur hidup terkait dengan kasus yang dikenal sebagai “Peristiwa Ismailia” di pertengahan 2013. “Peristiwa Ismailia” mengacu pada dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota-anggota Ikhwanul Muslimin di kota Ismailia menyusul kudeta militer tahun 2013 yang menggulingkan […]

  • Rokok Dari Lintingan Daun Emas

    Rokok Dari Lintingan Daun Emas

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada-ada saja ulah orang kaya untuk memenuhi obsesinya terhadap emas. Setelah makanan mengandung emas, kini ada rokok yang terbalut emas 24 karat. Rokok bernama Shine Papers ini diklaim terbuat dari lintingan daun emas 24 karat yang aman dikonsumsi. Satu pack berisi 12 batang rokok dihargai USD 65 atau setara Rp752 ribu dan bisa dipesan online. […]

  • Bangun Kepercayaan Publik

    Bangun Kepercayaan Publik

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Riani,S.Pd.I Guru tinggal di Medan Sudah genap setahun sejak maret 2020 virus corona masuk ke indonesia, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebarannya, namun hingga kini corona belum juga sirna, malah muncul mutasi varian baru corona B117. Setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kini akan diterapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM […]

expand_less