Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Kasus CPNS Medan dibawa ke KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Medan, yang namanya muncul di website, tapi tidak lulus di pengumuman media massa mengadukan nasibnya ke DPRD dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Kondisi ini memunculkan penerimaan CPNS di lingkungan Pemko Medan beraroma “suap”. LBH Medan sendiri yang menerima pengaduan itu secara resmi membawa kasus dugaan korupsi/suap penerimaan CPNS Pemko Medan itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami sudah mempersiapkan laporan tertulis, rencananya besok (Kamis, red) pengaduan kami sudah dimasuk ke KPK,” kata Tim Advokasi LBH Medan, Irwandi Lubis, hari ini.

Irwandi mengatakan itu ketika berkunjung ke Waspada, yang diterima Wapenjab Harian Waspada, Sofyan Harahap, Redaktur Kota Medan Muhammad Thariq dan wartawan hukum, M Perdinan Sembiring.

Irwandi Lubis mengatakan, selain melaporkan kasus ini ke KPK, LBH juga menempuh upaya hukum lain, yakni mengajukan gugatan citezen lawsuit ke pengadilan dan menyurati Universitas Sumatera Utara (USU) agar transparan memberikan data hasil ujian CPNS ke publik.

Irwandi menegaskan, LBH mencium adanya dugaan permainan suap dalam penerimaan CPNS Pemko Medan. Hal ini sesuai bukti-bukti yang diserahkan para korban CPNS ke LBH.

“Untuk membongkar kasus ini, dinilai hanya KPK yang bisa menuntaskannya secara cepat dan transparan, disamping lembaga itu memiliki alat deteksi teknologi cangggih yang membongkar ‘permainan’ penerimaan CPNS melalui dunia maya,” tegasnya.

Tentang ketidaktransparan USU yang sampai saat ini enggan membeberkan hasil ranking CPNS, Irwandi menambahkan, pihaknya sudah mengingatkan USU agar dalam kondisi seperti ini lembaga pendidikan terbaik Sumut itu harus menjaga independensinya dan tidak dipengaruhi kepala daerah.

“Jangan gara-gara kepentingan kepala daerah dalam pengumuman CPNS ini, nama besar USU tercoreng, para pimpinan akademisi USU harus pertimbangkan itu,” tegasnya.

Menurutnya, jika USU tidak memberikan hasil ranking itu, maka secara otomatis USU telah melanggar hukum dan UU keterbukaan informasi publik, dimana sanksinya pidana.

Sementara anggota tim advokasi lainnya, Bonardi, mengatakan sebelum melakukan langkah hukum, LBH Medan akan lebih dulu melayangkan surat somasi (peringatan hukum, red) baik ke Walikota Medan maupun ke USU.

Bonardi menjelaskan, somasi merupakan sebuah peringatan bagi penitia penyelenggaran penerimaan CPNS, atau pemerintah agar melaksanakannya secara transparan tidak merugikan para peserta CPNS.

“Pengumumanpun berbeda antara koran dan website Pemko, ini juga yang akan kita permasalahkan. Pemko Medan harus berlaku adil. Kalau para peserta itu memang lulus, maka harus diterima. Jangan yang tidak lulus, akhirnya dinyatakan lulus,” sendirnya.

Bonardi menjelaskan, sudah 17 peserta testing CPNS Pemko Medan tahun 2010 yang memberikan kuasa hukum ke LBH Medan. Para peserta CPNS yang melapor itu antara lain, Tintin Mariani, Sari Rahmaniah, Agrefina Sembiring, M. Fahmi, Maria Arbina Tarigan, Magdayanta Sembiring, Selamat Untung, Sabrina, Basana Lestari, Indri Andalta Sitepu, Sari Rahmania dan Kamalia Siregar.
Sumber :Waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    Pengrajin Kolang Kaling Mulai Menggeliat

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang bulan Ramadhan, para pengrajin kolang kaling di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai meningkatkan produksi. Pantauan di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, kaum perempuan mulai disibukkan membuat kolang kaling untuk dijual kepada pedagang pengumpul. Pengrajin musiman juga terlihat aktif. Pekerjaan musiman ini memang hampir dilakoni banyak warga di desa itu. Sementara kaum […]

  • Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal PT Jaya Kontruksi

    Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Penggunaan Galian C Ilegal PT Jaya Kontruksi

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- meski berlebel proyek Nasional pembangunan jalan nasional di wilayah Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) Provinsi Sumatera Utara, ternyata diduga menggunakan material galian C ilegal. Polres Madina pun segera akan melakukan gelar perkara terhadap dugaan tersebut. Kasat Reskrim Polres Madina AKP Prastiyo Triwibowo, SIK, Senin (17/07/23), mengatakan dugaan penggunaan material galian C […]

  • Pengusaha Jepang Kunjungi Kebun Kopi Mandailing

    Pengusaha Jepang Kunjungi Kebun Kopi Mandailing

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sejumlah pengusaha dari Jepang meninjau perkebunan kopi Mandailing di Mandailing Natal, Sumut. Peninjauan ini sebagai satu tahap untuk berinvestasi di bidang pembelian biji kopi Mandailing. Pengusaha itu bernama Usman Naito, Yoneyama dan Ishihara. Mereka didampingi Ketua Umum Kamar Dagang dan Insdustri Sumatera Utara, Khairul Mahaly melakukan tinjauan ke […]

  • LANGKAH STRATEGIS DALAM MENGATASI PENGURANGAN DANA TRANSFER KE DAERAH TAHUN 2026

    LANGKAH STRATEGIS DALAM MENGATASI PENGURANGAN DANA TRANSFER KE DAERAH TAHUN 2026

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay* Kita menyadari sepenuhnya bahwa keberlangsungan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan dana yang bersumber dari pemerintah pusat. Dana transfer ke daerah seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Desa yang selama ini menjadi tulang punggung pembiayaan kegiatan pemerintahan dan pelayanan […]

  • Kadin Sumut : 600 Perda Hambat Dunia Usaha dan Laju Investasi

    Kadin Sumut : 600 Perda Hambat Dunia Usaha dan Laju Investasi

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Ivan Iskandar Batubara mengungkap sebanyak 600 peraturan daerah di Sumut menghambat dunia usaha dan laju investasi. Peraturan daerah yang sering berubah-ubah juga menjadi penyebab ketidakjelasan dan ketidakpastian bagi dunia usaha. Selama ini, lanjutnya, setiap ganti kepala daerah atau rezim pemerintahan maka berubah […]

  • Mahasiswa Tuntut Kepala Inspektorat Dicopot

    Mahasiswa Tuntut Kepala Inspektorat Dicopot

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli (AMP) Madina kembali berunjuk rasa di depan kantor Inspektorat Kabupaten Madina, Rabu (1/6). Mereka menuntut Kepala Inspektorat Madina, Sayuti Lubis dicopot. Koordinator aksi Faisal Ardiyansyah dalam orasinya menyampaikan hasil pengumuman tim verifikasi dan validasi pengangkatan Sekretaris Desa (Sekdes) menjadi CPNS di Madina diindikasikan ada manipulasi data. […]

expand_less