Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Hutan Register 89 dirambah secara ilegal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Hutan Lindung Register 86 terletak di desa Siregar Aek Nalas Simarsarudung dan Desa Sampuara Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir, persis di bibir pantai Danau Toba dirambah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Alhasil ekosistem danau toba yang di banggakan sebagai objek wisata Provinsi Sumatera ini terancam, baik erosi dan pendangkalan air danau toba.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ketuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lintas Peristiwa Sumatera Utara (LPSU) Ali Harahap dan ketua tim investigasi Johannes Siregar, pada wartawan Jumat (5/10), perambahan hutan lindung ini sudah berlangsung lama, namun disini pihak Dinas Kehutanan Provinsi sumatera Utara terkesan tutup mata.

Disamping itu, selain perambahan hutan, juga terjadi pengerokan batu dan kerikil, berton-ton dibawa oleh para pelaku menggunakan kapal ke Toba Samosir sehingga dikawatirkan danau toba terancam apa bila hal ini terus berlanjut.

“Hasil dari investigasi kami, pelaku perambahan hutan lindung ini adalah orang yang berpengaruh, kok tidak ada teguran dari pihak intansi terkait, ini yang menjadi pertanyaan kami” kata Ali Harahap.

Sementara hasil dari data, perambahan hutan lindung tersebut, sudah seluas 18 Haktar. Batu, krikil yang sudah digali terus dilakukan dan sebagaian jatuh ke air danau toba.

“Ini sangat membahayakan, bagaimana bisa terjadi pengrusakan di hutan lindung, apa lagi di danau toba sebagai kebanggaab rakyat Sumatera Utara, yang sebentar lagi akan dilakukan pesta danau toba,” tegasnya

Padahal sesuai dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2004 bagian ke lima tentang perlindungan hutan lindung dan konversi alam, dan pasal 50 ayat 3 tentang larangan pengrusakan hutan yang dilindungi Negara. Dari data ini sudah berbanding terbalik, dengan jelas oknum yang mementingkan pribadinya melakukan pengrusakan dengan merambah hutan lindung.

Karena itu kita serukan pada pemerintah, Menteri Kehutanan, termasuk Polda Sumatera Utara, Dinas Kehutanan Sumut melakukan penindakan terhadap pelaku pengrusakan hutan lindung register 86 yang terjadi di Danau Toba, Kabupaten Toba Samosir, tegasnya.

Sementara Kadis Kehutanan Provinsi Sumatera Utara JB. Siringo ringo yang dikonfirmasi, mengatakan pihaknya belum mengetahui. Menurutnya,kalo lokasi penambangan berada dikawasan hutan lindung harus ada izin pinjam pakai kawasan hutan dari Menteri Kehutanan.

“Sejauh ini belum ada pernah ada pinjam pakai kawasan hutan dilakoasi yang disebutkan itu,” jelasnya.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jojon Meninggal Dunia

    Jojon Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pelawak senior, Jojon, meninggal dunia. Pemilik nama asli Djuhri Masdjan itu menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (6/3), pukul 06.10  pagi, di RS Ramsey Premier Jatinegara. Istri almarhum, dr Bunda Henny, menyampaikan kabar, Jojon meninggal karena karena serangan jantung. “Jenazah masih berada di RS Premier Jatinegara akan dibawa ke rumah duka sekitar pukul 11.00 […]

  • Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BARUMUN (Mandailing Online) – Koin berbahan menyerupai emas beremisi 1014 ditemukan di Dusun Tarutung, Desa Hasahatan Julu, Kecamatan, Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Di koin seberat ¼ gram itu tertera tulisan Nidnei Indie dengan tahun 1014. Koin ini ditemukan dalam tanah kedalaman sekitar 1 meter ketika dilakukan penggalian pembuatan tambak ikan di desa itu oleh […]

  • Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

    Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Hidup di perkampungan Transmigrasi SP 2 Desa Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, sangat menyiksa dan derita yang tiada habis. Sebanyak 325 kepala keluarga yang melangsungkan hidup di perkampungan ini sejak ditempatkan sebagai warga transmigran tahun 2004 lalu harus menanggung kemiskinan akibat infrastruktur yang tak bagus dan […]

  • Batu Tunggal Telan Korban Jiwa

    Batu Tunggal Telan Korban Jiwa

    • calendar_month Senin, 18 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Objek wisata Batu Tunggal menelan korban jiwa, Senin (18/2/2019). Seorang remaja bernama Muhammad Hilis (15) tenggelam saat mandi di objek pemandian Batu Tunggal yang berada di Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Malam ini korban disemayamkan di rumah duka Desa Hutapuli. Desa Hutapuli bertetangga dengan Kelurahan Simangambat. Berdasar informasi yang diperolah […]

  • Paket Bahan Pangan dari Pemprovsu Disalurkan di Madina

    Paket Bahan Pangan dari Pemprovsu Disalurkan di Madina

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Sebanyak 1000 paket dari total 54.225 paket bahan pangan untuk rakyat Madina dari Pemprov Sumut mulai disalurkan sejak Kamis (4/6/2020). Penyaluran perdana berlangsung di Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina). Penyerahan dilakukan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumut, Ashar Harahap disaksikan Anggota DPRD Sumut dari Komisi B, H. Fahrizal Efendi Nasution, […]

  • BPBD Madina Cari Korban Hanyut di Aek Galoga

    BPBD Madina Cari Korban Hanyut di Aek Galoga

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim BPBD Madina bersama warga hingga kini masih melakukan pencarian Roni Rizky yang hanyut di Sungai Batang Gadis, titik Aek Galoga, Selasa (13/11/2018). Berdasar informasi yang dihimpun di lapangan, remaja warga Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal itu hanyut ketika melompat ke sungai mengejar bola. Dia dan rekan-rekannya bermain bola di lapangan […]

expand_less