Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

Pencarian Identitas Diri Muslimah Spanyol

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
  • print Cetak

 

 

NEW YORK (Mandailing Onlne) – Kalene Santana (19 tahun) masih tergolong muda saat berani memutuskan berpindah keyakinan dari Katolik menjadi seorang muslimah.

Perempuan Hispanik keturunan Puerto Rico dan Dominika ini merasa kehidupannya kini lengkap. Lantaran ia hidup dan mencintai kehidupan khas Spanyol, berbahasa Inggris, namun beribadah dengan cara Islam.

Santana pun meyakinkan dirinya mampu menghadapi segala tantangan yang menghadang di antara tiga kultur yang dijalaninya. Namun, ia tidak sendirian. Jika Santana baru setahun menjalani kehidupan sebagai muslimah, ada perempuan Hispanik lainnya, Delma Oliveras yang menjadi muslimah sejak tiga tahun lalu.

“Para aktivis di organisasi Islam Nadoona yang membimbingku shalat, mengajarkan akidah dan adab dalam Islam,” ujar Oliveras yang kini bernama Zainab Ismail pada The Huffington Post, Jumat (3/7).

Kedua Latina ini merasakan, meski banyak perbedaan dalam budaya antara Hispanik dan Islam, ada titik persamaan terkait posisi dua budaya ini yang dianggap terlahir dari kelas sosial bawah di Amerika Serikat.

Namun, mereka menguatkan pilihannya karena ada sekitar 40 ribu Muslim Hispanik yang tinggal di AS. Islamic Society of North America mendata bahwa kaum Hispanik banyak yang menjadi Muslim meski kultur Spanyol sangatlah berbeda.

Ismail yang merupakan putri seorang pastur gereja Pentecostal ini menyebutkan beberapa karakter yang berbeda antara kultur Islam dan Hispanik.

Untuk komunitas Hispanik dari Spanyol, Karibia, dan Amerika dikenal dengan sikap individualisme serta kebebasan berganti pasangan. Sehingga keputusan perempuan Hispanik untuk mengenakan hijab dan menutup seluruh auratnya sangat dipandang aneh.

“Aku tidak banyak berdiskusi dengan ayahku karena posisi orang tua dalam Islam adalah orang yang dihormati dan tak layak diajak untuk berdebat. Aku hanya mendoakannya,” tegas Ismail.

Tapi, ia tak menampik bahwa dukungan dari keluarga sangatlah berarti untuk memulai sebuah kehidupan baru. Akhirnya, ia memutuskan untuk menikah dengan seorang pria keturunan Lebanon dua tahun lalu demi menguatkan akidahnya dalam Islam.

“Tidak mendapat dukungan keluarga saat kita baru saja menjadi seorang istri sebenarnya berat. Tapi, itu adalah sebuah proses yang harus dijalani,” ujar Ismail.

Sementara, Santana mengaku masih sedikit mengalami kegamangan karena takut mengalami stigma sosial terkait penampilannya yang berjilbab.

“Aku pernah mengalami beberapa fase. Aku pergi ke masjid, tapi belum mengenakan hijab dan masih pergi ke pesta-pesta. Bahkan saat itu, aku seakan tidak takut laknat Allah SWT.  Aku masih bingung mengatasi perasaan tentang identitas ini, terutama saat berada di ruang publik,” ujar Santana blak-blakan.

Sumber : Rapublika Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarmadi Hasibuan Jadi Kades Ingin Desa Aek Nabara Bangkit Dari Ketertinggalan

    Sarmadi Hasibuan Jadi Kades Ingin Desa Aek Nabara Bangkit Dari Ketertinggalan

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Berawal dari rasa iba melihat kampung halamnnya Desa Aek Nabara, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina ) tertinggal dari desa lain yang ada disekitarnya, Sarmadi Hasibun nekat mencalonkan diri menjadi Kepala Desa. Alhasil pada 21/8/2023 kemaren, Sarmadi Hasibuan berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Desa Aek Nabara. Pada Mandailing Online Kamis […]

  • Visi Misi Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru Dikubur?

    Visi Misi Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru Dikubur?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution sejauh ini tak lagi pernah mengumandangkan visi misi utama Hidayat-Dahlan yakni Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Lapangan Kerja Baru yang telah ditetapkan dalam dokumen Renstra Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pada pidato resmi peringatan Ulang Tahun Kabupaten Madina bulan Maret tahun 2014 lalu, Dahlan Hasan […]

  • Atika Pantau Korve ASN

    Atika Pantau Korve ASN

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memantau secara langsung pelaksanaan pekan kedua korve ASN di Kompleks Perkantoran Pemkab Madina, Jumat (13/2/2026). Korve atau kerja bakti kebersihan yang dilaksanakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowk Subianto dan hasil Rapat Koordinasi Kepala Daerah di […]

  • Ketua KPU larang KPUD publikasikan rekap pilpres

    Ketua KPU larang KPUD publikasikan rekap pilpres

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik melalui suratnya bernomor 1395/KPU/VII/2014 tertanggal 13 Juli 2014, telah meminta KPU/KIP Provinsi dan KPU/KIP Kabupaten/Kota agar tidak mempublikasikan/memberitahukan hasil rekapitulasi data entry , yaitu pemindaian dan perekaman data Formulir Model C, kepada pihak luar manapun. KPU juga menegaskan, bahwa Formulir Model C Pemilu Presiden dan […]

  • Indra Porkas Lubis-Firdaus Nasution Menolak

    Indra Porkas Lubis-Firdaus Nasution Menolak

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sebanyak tiga pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) menandatangani kesepakatan pilkada damai di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Madina, Panyabungan, Kamis (24/02/2011). Ketiga pasangan calon yang menandatangani kesepakatan yakni, Calon Bupati Nomor Urut 2 Aswin Parinduri, Calon Bupati Nomor Urut 5 Arsyad Lubis, Calon Bupati-Wakil Bupati Nomor Urut 6 Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution. Sedangkan […]

  • Ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi (foto 2)

    Ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi (foto 2)

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Foto: Kawah Gunung Sorik Marapi Tympanum Novem Films, media pemberdayaan sosial yang berbasis Mandailing, pekan lalu mengirimkan tim ekspedisi ke Gunung Sorik Marapi. Ekspedisi bersama dengan Naposo Nauli Bulung Desa Simaninggir Kecamatan Siabu ini bertujuan untuk membuka tabir kawasan eksotis ini. Berada di ketinggian 2.142 meter dan cuaca dikisaran 16 derajat celcius, daerah ini dapat […]

expand_less