Rabu, 28 Okt 2026
light_mode

Irigasi Batang Gadis “Sekarat”, 11 Desa Krisis Air di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
  • print Cetak

Ini adalah saluran Irigasi Batang Gadis titik lintas Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan. Diabadikan Sabtu (5/6/2021). Foto: Dahlan Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Volume air di Saluran Kanan Irigasi Batang Gadis di Mandailing Natal telah bertahun-tahun “sekarat”.

Akibatnya, petani di dua kecamatan menjerit. Yaitu Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Utara.

Para petani dari dua kecamatan ini yang diwawancarai dalam dua pekan terakhir (tanggal 3 hingga 17/6/2021) mengungkapkan kesulitan ini telah berlangsung hampir 10 tahun, lalu mengalami “sekarat” dalam 3 tahun terakhir.

“Pasokan air tak ada lagi dari irigasi,” ungkap Hanun, petani yang menggarap sawah di Gunung Tua Jae Kecamatan Panyabungan, Sabtu (5/6/2021).

“Saba Palas Indah, Saba Palas Tonga, Saba Palas Jae, Saba Olat-olat sudah bertahun-tahun krisis air sawah. Ini kawasan Sipolu-polu, Panyabungan Jae, Panyabungan Tonga, Adian Jior, ujar Seri Lubis keluarga petani di Panyabungan Jae, Rabu (16/6/2021).

“Hamparan di Saba Jambu dan Iparbondar betul-betul krisis air sawah,” ujar Kadek Jakoje petani yang menggarap sawah di kawasan perbatasan Iparbondar dan Saba Jambu, Minggu (13/6/2021).

Berdasar investigasi wartawan dalam sepekan terakhir, setidaknya terdapat puluhan hamparan persawahan pada sedikitnya 11 desa dan kelurahan di Panyabungan dan Panyabungan Utara yang mengalami krisis air akibat irigasi yang “sekarat”.

Yakni, Desa Panyabungan Tonga, Panyabungan Jae, Adian Jior dan Kelurahan Sipolu-polu, Desa Iparbondar, Kampung Padang, Saba Jambu, Gunung Tua Jae, Gunung Barani, Sarak Matua dan Mompang Julu.

Arus air yang normal hanya sampai di titik pintu Sipolu-polu saja, tepatnya di sebelah rumah makan Adian Paranginan. Yaitu, pintu persimpangan saluran primer dengan saluran sekunder Sipolu-polu.

Dari titik ini, volume air sudah “sekarat” menuju kawasan Desa Iparbondar, Kampung Padang, Saba Jambu, Gunung Tua Jae, Gunung Barani, Sarak Matua dan Mompang Julu.

“Air hanya sampai di pintu Sipolu-polu saja. Seterusnya tak lagi normal sampai ke kawasan Gunung Tua, Saba Jambu, Gunung Barani. Apalagi Mompang,” kata petani marga Nasution dari Gunung Tua Jae.

Petani menduga, volume air irigasi yang “sekarat” ini disebabkan rendahnya volume air yang masuk dari pintu utama yang berada di bendungan Batang Gadis.

Akibatnya air hanya cukup untuk sekitar seperdelapan dari total panjang seluruh badan primer dan sekunder Saluran Kanan Irigasi Batang Gadis.

Kondisi itu menyebabkan petani menjerit, banyak sawah yang kekeringan akut bertahun-tahun.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benarkah Negara Nyasar di Arse Tapsel?

    Benarkah Negara Nyasar di Arse Tapsel?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epcentrum   Ada bincang-bincang di Grup WA “Kami Sumut Bersatu dan Bersaudara”. Tajam, hiperbolis dan emosional. Muncul Pertanyaan tentang negara yang terlalu lama tersesat di jalan negara, jalan miliknya sendiri. Sekaligus mohon izin, kami angkat topik seru ini ke media. Teorinya, agenda media bisa jadi sama dengan agenda negara. Kadang-kadang, kegelisahan […]

  • Sumatera Tenggara Dibahas

    Sumatera Tenggara Dibahas

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Rencana pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara sepertinya akan memulai babak baru. Sejumlah tokoh nasional dari Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) direncanakan akan menggelar pertemuan besok, Sabtu (22/01/2011) di Hotel JW Marriot, Medan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyatukan persepsi seluruh masyarakat Tabagsel terkait strategi untuk mempercepat pembangunan di kawasan tersebut. Ketua Panitia Pertemuan Chaidir Ritonga mengatakan, pertemuan […]

  • RI paling korup di Asia

    RI paling korup di Asia

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BERLIN, (MO) – Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia sepertinya membutuhkan usaha yang lebih keras. Indeks tingkat korupsi di Indonesia dilaporkan naik dari peringkat 100 menjadi 118 pada 2012. Tingkat korupsi tersebut merupakan laporan hasil survei lembaga Transparansi Internasional (TI) yang berkedudukan di Berlin, Jerman. Dari situs resmi TI, Indonesia dilaporkan mendapat nilai 32 dari 0 […]

  • Massa Geruduk Poldasu Desak Pemilik PT Sago Nauli Ditangkap

    Massa Geruduk Poldasu Desak Pemilik PT Sago Nauli Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN – Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Hukum Indonesia melakukan unjuk rasa di Poldasu, Kamis (28/5) siang. Mereka menuntut Kapoldasu Irjen Eko Hadi Sutedjo menangkap IS selaku pemilik PT Sago Nauli, yang dinilai melakukan propaganda dan teror terhadap Paijan dan keluarganya di Desa Muara Pertemuan, Kecamatan Batahan, Mandailing Natal. Tindakan hukum yang […]

  • Masjid Agung Nur Alannur, Kebanggaan Masyarakat Madina Diresmikan

    Masjid Agung Nur Alannur, Kebanggaan Masyarakat Madina Diresmikan

    • calendar_month Sabtu, 28 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Berbiaya Rp38 M, Bisa Tampung 2.250 Orang Setelah selama kurang lebih lima tahun masa pembangunan, Masjid Agung Nur Alannur Kabupaten Mandailing Natal akhirnya diresmikan Bupati H Amru Daulay SH didampingi seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Madina, Kamis (26/8) malam usai salat tarawih bersama. Peresmian masjid yang terletak di Desa Parbangunan Aek Godang, Kecamatan Panyabungan […]

  • Gaji Ke-13 Cair Bulan Juli

    Gaji Ke-13 Cair Bulan Juli

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Gaji ke-13 PNS di lingkungan pemerintah provinsi Sumut dipastikan akan dicairkan pada bulan Juli 2011. Gaji ke-13 notabanenya sudah jelas dan tidak bisa diganggu gugat, karena telah dianggarakan di APBN. “Pasti dicairkan, namun hingga kini belum ada kita peroleh,” kata Assisten Bagian Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sumut, Djaili Azwar kepada www.tribun-medan.com melalui telepon, […]

expand_less