Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

Irigasi Batang Gadis “Sekarat”, 11 Desa Krisis Air di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
  • print Cetak

Ini adalah saluran Irigasi Batang Gadis titik lintas Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan. Diabadikan Sabtu (5/6/2021). Foto: Dahlan Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Volume air di Saluran Kanan Irigasi Batang Gadis di Mandailing Natal telah bertahun-tahun “sekarat”.

Akibatnya, petani di dua kecamatan menjerit. Yaitu Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Utara.

Para petani dari dua kecamatan ini yang diwawancarai dalam dua pekan terakhir (tanggal 3 hingga 17/6/2021) mengungkapkan kesulitan ini telah berlangsung hampir 10 tahun, lalu mengalami “sekarat” dalam 3 tahun terakhir.

“Pasokan air tak ada lagi dari irigasi,” ungkap Hanun, petani yang menggarap sawah di Gunung Tua Jae Kecamatan Panyabungan, Sabtu (5/6/2021).

Saba Palas Indah, Saba Palas Tonga, Saba Palas Jae, Saba Olat-olat sudah bertahun-tahun krisis air sawah. Ini kawasan Sipolu-polu, Panyabungan Jae, Panyabungan Tonga, Adian Jior, ujar Seri Lubis keluarga petani di Panyabungan Jae, Rabu (16/6/2021).

“Hamparan di Saba Jambu dan Iparbondar betul-betul krisis air sawah,” ujar Kadek Jakoje petani yang menggarap sawah di kawasan perbatasan Iparbondar dan Saba Jambu, Minggu (13/6/2021).

Berdasar investigasi wartawan dalam sepekan terakhir, setidaknya terdapat puluhan hamparan persawahan pada sedikitnya 11 desa dan kelurahan di Panyabungan dan Panyabungan Utara yang mengalami krisis air akibat irigasi yang “sekarat”.

Yakni, Desa Panyabungan Tonga, Panyabungan Jae, Adian Jior dan Kelurahan Sipolu-polu, Desa Iparbondar, Kampung Padang, Saba Jambu, Gunung Tua Jae, Gunung Barani, Sarak Matua dan Mompang Julu.

Arus air yang normal hanya sampai di titik pintu Sipolu-polu saja, tepatnya di sebelah rumah makan Adian Paranginan. Yaitu, pintu persimpangan saluran primer dengan saluran sekunder Sipolu-polu.

Dari titik ini, volume air sudah “sekarat” menuju kawasan Desa Iparbondar, Kampung Padang, Saba Jambu, Gunung Tua Jae, Gunung Barani, Sarak Matua dan Mompang Julu.

“Air hanya sampai di pintu Sipolu-polu saja. Seterusnya tak lagi normal sampai ke kawasan Gunung Tua, Saba Jambu, Gunung Barani. Apalagi Mompang,” kata petani marga Nasution dari Gunung Tua Jae.

Petani menduga, volume air irigasi yang “sekarat” ini disebabkan rendahnya volume air yang masuk dari pintu utama yang berada di bendungan Batang Gadis.

Akibatnya air hanya cukup untuk sekitar seperdelapan dari total panjang seluruh badan primer dan sekunder Saluran Kanan Irigasi Batang Gadis.

Kondisi itu menyebabkan petani menjerit, banyak sawah yang kekeringan akut bertahun-tahun.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemhan Pantau Isu Penyadapan Rombongan KTT G-20

    Kemhan Pantau Isu Penyadapan Rombongan KTT G-20

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Isu penyadapan terhadap rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam KTT G-20 di Inggris tak hanya didalami Badan Intelijen Negara (BIN). Kementerian Pertahanan (Kemhan) juga meneliti kasus ini agar tidak menjadi ancaman nasional. “Kita sekarang masih dalami. Supaya harus jelas, harus dilacak darimana sumber awal informasinya itu,” ujar Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dalam […]

  • Kasus Taman Raja Batu : Pemkab Madina Bentuk Pengacara

    Kasus Taman Raja Batu : Pemkab Madina Bentuk Pengacara

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pemkab Madina telah membentuk Tim pengacara untuk mendampingi para pejabat tersangka kasus Taman Raja Batu. Itu diungkapkan Kabag Hukum Sekretariat Pemkab Mandailing Natal (Madina), Munawar SH menjawab pertanyaan wartawan di ruang kerjanya, Selasa (23/7/2019). Pembentukan tim pengacara itu menyusul penetapan 3 tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jum’at pekan […]

  • Alumni dan Civitas Akademis SMAN 2 PLUS Halal bi Halal dan Reuni Akbar

    Alumni dan Civitas Akademis SMAN 2 PLUS Halal bi Halal dan Reuni Akbar

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam suasana bulan syawal ini, tentu masih hangat suasana idul fitri, yaitu saling bersilaturrahim dan bermaaf-mafan. Momentum inilah yang dimanfaatkan alumni dan civitas akademis SMAN 2 PLUS untuk mengadakan acara halal bi halal dan reuni akbar di SMAN 2 PLUS Panyabungan, Rabu (27/7). Acara ini selain diikuti alumni, siswa dan […]

  • Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    Jalan ke Sawah Hancur, Warga Hutapuli Tuntut CV Reza Ratu Contraktor

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Masyarakat Desa Huta Puli Kecamatan Siabu merasa kesal kepada manajemen CV Reza Ratu Contraktor yang mengerjakan pekerjaan Rehabilitasi Normalisasi Saluran di Desa Huta Puli Kecamatan Siabu Madina, pasalnya pihak Kontraktor melewati jalan sentra Produksi mereka dan lahan pertanian mereka sehingga menyebabkan hancurnya jalan dan lahan persawahan masyarakat di Desa tersebut. Kekecewaan […]

  • Sofwat-Zubeir Masih yang Tersolid

    Sofwat-Zubeir Masih yang Tersolid

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – “Diantara semua balon yang kini diperbincangkan publik saya berkeyakinan bahwa balon yang paling siap dari berbagai sisi adalah pasangan Sofwat – Beir”. Itu ungkapan Zulkifli Lubis, perantau Mandailing di Jakarta yang lama berkecimpung di dunia jurnalis, saat bincang-bincang dengan Mandailing Online via WhatsApp, Kamis (11/6/2020). “Dan sangat wajar partai politik patut […]

  • Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan akhirnya angkat bicara soal pemberian “tiket” kepada putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Solo yang disebut-sebut bagian dari dinasti politik. Pencalonan Gibran telah melalui proses politik elektoral sejak di internal PDI Perjuangan dan […]

expand_less